Beberapa negara di dunia termasuk Indonesia menerapkan aturan 'karantina rumah' bagi mereka yang baru saja kembali dari tempat yang terinfeksi virus Corona COVID-19. Bahkan pemerintah Indonesia pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan mudik guna menekan tingkat penyebaran virus Corona COVID-19.
Mengutip Nation Thailand, sebuah kasus di Thailand membuktikan betapa pentingnya menjalani karantina rumah sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Seorang wanita Thailand diketahui menyebarkan virus Corona COVID-19 pada ibunya setelah menolak untuk melakukan karantina rumah padahal ia baru saja kembali dari luar negeri.
dr Opass Putcharoen, Kepala Emerging Infectious Diseases Clinical Center Chulalongkorn University menyampaikan informasi ini melalui Facebook pada Selasa (7/4/2020). Ia mengatakan sebagian besar orang yang datang dari luar negeri tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda infeksi awal. Karenanya perlu untuk melakukan karantina rumah.
Sementara itu beberapa kasus bahkan diketahui terkait seseorang yang masih bisa menularkan virus Corona COVID-19 tanpa menunjukkan gejala apa pun. Begitu juga yang terjadi pada wanita ini, ia tidak menunjukkan gejala virus Corona Covid-19 dan merasa baik-baik saja.
Sehingga ia memilih untuk tidak mengisolasi dirinya sendiri. Dia pulang ke rumah, melakukan kontak dekat dengan dengan ibunya, dan tanpa sadar menularkan virus Corona COVID-19 pada ibunya.
"Wanita ini baru mulai menunjukkan gejalanya saat ibunya terinfeksi virus Corona COVID-19. Sang ibu mengidap flu selama enam hari meskipun hasil rontgen paru-parunya tampak normal," kata dr Opass.
Namun, ia mengalami kesulitan bernapas beberapa hari kemudian dan harus dirawat di unit perawatan intensif (ICU). dr Opass kemudian menekankan pentingnya karantina sendiri dan mendesak semua orang untuk mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Kenali 10 Gejala Infeksi Virus Corona yang Kerap Ditemui
Hingga kini para ilmuwan di berbagai negara tak henti-hentinya mempelajari virus Corona COVID-19. Bahkan beberapa gejala baru dari penyakit ini pun mulai ditemui oleh para ilmuwan.
Demam, batuk, dan sesak napas merupakan gejala umum yang kerap ditemui dari setiap kasus virus Corona. Berikut ini adalah sepuluh gejala yang bisa mengindikasikan seseorang terinfeksi COVID-19, seperti dikutip dari CNN.
1. Sesak napas
Umumnya sesak napas bukanlah gejala awal dari infeksi virus Corona, tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Jika dada terasa sesak dan tidak bisa mengambil napas cukup dalam, sebaiknya perlu bertindak cepat untuk segera konsultasikan ke dokter.
2. Demam
Demam merupakan gejala umum dari infeksi virus Corona. Suhu tubuh yang sudah melebihi angka 37,7 derajat celcius, maka patut diwaspadai.
Dr William Schaffner, seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine mengatakan pengambilan suhu tubuh yang paling baik adalah pada saat sore hari.
"Salah satu gejala demam yang paling umum adalah suhu tubuh Anda naik di sore hari, dan sore hari itu adalah cara umum dari virus untuk menghasilkan demam," jelas Schaffner.
3. Batuk kering
Batuk kering merupakan gejala umum lainnya dari virus Corona. Batuk itu terasa mengganggu dan sakit di bagian dalam dada.
"Itu berasal dari tulang dada yang mengatakan tabung bronkial (saluran pernapasan) Anda meradang atau teriritasi," ucap Schaffner.
4. Menggigil
Menurut para ahli, tidak semua orang memiliki reaksi yang parah dari infeksi virus Corona. Beberapa mungkin tidak menggigil atau sakit sama sekali.
Orang lain mungkin mengalami kedinginan, kelelahan, sakit pada sendi dan otot, yang dapat membuatnya sulit untuk mengidentifikasi apakah ini hanya flu biasa atau karena virus Corona.
Jika gejala menggigil ini dirasakan selama lebih dari seminggu, maka patut diwaspadai dan segera konsultasi ke dokter.
5. Linglung
Pusat Pencegahan dan pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan perasaan linglung atau ketidakmampuan untuk fokus dan waspada mungkin bisa menjadi tanda-tanda serius bahwa perawatan darurat perlu dilakukan. Terlebih jika dibarengi dengan ciri-ciri seperti bibir kebiru-biruan dan sesak napas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar