Minggu, 19 April 2020

WhatsApp Bakal Tambah Jumlah Anggota untuk Panggilan Video Grup

Orang-orang saat ini dipaksa harus melakukan segala aktivitasnya di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Dampaknya, penggunaan layanan telekomunikasi mengalami lonjakan tinggi karena dalam pandemi Corona ini membuat orang-orang harus tetap terhubung dengan keluarga, teman dan rekan kerja.
WhatsApp yang memiliki miliaran pengguna di seluruh dunia, dilaporkan akan meningkatkan kecanggihan layanannya dengan meningkatkan batas panggilan grup audio dan video yang memungkinkan untuk lebih banyak anggota bergabung.

Hal ini diungkapkan oleh WABetainfo mengatakan, WhatsApp sedang berencana untuk meningkatkan jumlah batas panggilan audio dan video grup di perangkat Android dan iOS.

Seperti diketahui, saat ini pengguna WhatsApp hanya dapat melakukan panggilan grup dengan batas maksimal empat orang. Nah, nanti pada pembaruan aplikasi yang akan datang jumlah ini akan dinaikkan menjadi enam orang.

Dilansir detikINET dari Phone Arena pembaruan tersebut belum tersedia di dalam WhatsApp versi beta, namun WABetainfo telah menemukan rangkaian kode untuk fitur tersebut.

Akan tetapi, belum tahu kapan fitur tersebut akan diluncurkan kepada para pengguna setianya. Tentunya, pembaruan ini pun diharapkan akan segera dirilis dan cocok untuk kondisi saat ini yang mengandalkan teknologi untuk berkomunikasi.

'Ramalkan' Corona, Bill Gates Sudah Lama Timbun Makanan

Sudah sejak tahun 2010-an Bill Gates menyuarakan agar dunia waspada akan kedatangan pandemi virus seperti yang pernah terjadi di masa silam. Salah satu keluarga terkaya di dunia inipun sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan.
Salah satunya dengan menyimpan banyak makanan di basement rumah mereka. Itu dilakukan bukan hanya sebagai antisipasi wabah virus corona tapi juga jika ada kejadian buruk lainnya.

"Beberapa tahun silam kami membicarakan bagaimana jika tidak ada air bersih? Bagaimana jika tidak ada cukup makanan? Kemana kita mungkin akan pergi? Apa yang mungkin kita lakukan sebagai keluarga? Maka saya pikir kita harus mempersiapkan hal seperti itu sendiri," sebut istri sang pendiri Microsoft, Melinda.

"Kami telah mempersiapkan diri dan memiliki beberapa makanan di basement jika diperlukan dan sekarang kita semua berada di situasi yang sama," sambungnya dalam wawancara dengan BBC.

Di sisi lain, Melinda bersyukur atas kondisi keluarga mereka yang tentunya tidak pernah kekurangan apapun. "Apa yang banyak kami bicarakan sekarang di rumah setiap malam adalah betapa beruntungnya kami. Kami mengerti privilese kami," cetusnya.

Bill Gates yang sekarang termasuk sosok paling depan dalam membantu pengembangan vaksin COVID-19 sudah cukup lama memperingatkan virus akan menjadi ancaman serius. Misalnya pada tahun 2018 dalam event Massachusetts Medical Society.

"Dunia perlu persiapan untuk pandemi dengan cara serius yang sama seperti persiapan untuk perang," cetusnya saat itu.

"Ketika saya masih kecil, bencana yang paling kami cemaskan adalah perang nuklir. Saat perang nuklir datang, kami diharapkan ke lantai bawah tanah. Saat ini, risiko terbesar malapetaka bukanlah seperti perang nuklir. Akan tetapi infeksi virus," tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar