Lonjakan angka kejadian yang begitu cepat mendaulat Coronavirus Disease (COVID-19) menjadi pandemi dunia. Kondisi darurat ini juga telah turut mengubah gaya hidup sehari-hari masyarakat Indonesia. Tidak hanya mulai hidup lebih higienis, kegemaran masyarakat Indonesia yang senang kumpul-kumpul sementara waktu harus dihentikan.
Hal ini berlaku sejak imbauan WHO melalui pemerintah untuk melakukan social distancing (menjauhkan diri dari kerumunan), yang sejak Selasa (24/3/2020) lalu ditingkatkan menjadi physical distancing (menjaga jarak fisik antar manusia agar tidak berdekatan).
Dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 ini pula, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Jumat (10/4/2020), yang berlaku hingga 23 April 2020 nanti.
Jakarta Terapkan PSBB, Masyarakat Wajib Batasi Aktivitas di Luar Rumah
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ini dengan tujuan agar masyarakat membatasi kegiatan dan pergerakan manusia atau barang, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran COVID-19, memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat COVID-19 serta menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran COVID-19 ini.
Selama pemberlakuan PSBB ini, warga Jakarta pun diwajibkan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menggunakan masker di luar rumah. Hanya bagi yang bekerja di pemerintahan, 11 sektor usaha strategis, dan vital yang dikecualikan dari penghentian sementara ini.
Kesebelas sektor tersebut di antaranya kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan dan perbankan, logistik, kebutuhan keseharian/retail, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, dan kebutuhan sehari-hari.
Pemberlakuan PSBB ini turut mempengaruhi jam operasional moda transportasi dan penutupan beberapa fasilitas umum. Mengikuti pengajuan PSBB DKI Jakarta yang telah disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, beberapa wilayah mulai dan akan menerapkan PSBB, seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Keluar Rumah Wajib Pakai Masker
Jika sebelumnya imbauan yang diberlakukan WHO adalah orang yang menggunakan masker adalah bagi mereka yang sakit, petugas medis, dan mereka yang merawat orang sakit. Sejak Senin (6/4/2020) mengikuti imbauan WHO pula, Pemerintah telah mengeluarkan imbauan terbaru bahwa setiap warga yang keluar rumah wajib pakai masker.
Hal ini untuk mengurangi ancaman penularan virus. Imbauan ini berlaku bagi masyarakat yang sehat untuk menggunakan masker kain, sedangkan bagi tenaga kesehatan wajib menggunakan masker bedah atau masker N-95. Disarankan penggunaan masker kain pun tidak lebih dari 4 jam, lalu kemudian harus dicuci dengan cara direndam di air sabun kemudian dicuci. Masker kain harus dipastikan bersih sebelum digunakan kembali.
Jika Anda dan keluarga menaati imbauan di atas dan tetap rutin melatih fisik, maka keluarga Anda akan tetap sehat hingga badai COVID-19 ini berlalu. Selain mengupayakan tetap sehat dari luar tubuh, jangan lupa melakukan usaha tetap sehat dari dalam tubuh. Daya tahan tubuh anggota keluarga Anda tidak boleh menurun selama masa tanggap bencana COVID-19 ini. Sebab bisa saja orang yang terinfeksi COVID-19 menunjukkan penyakit yang ringan atau bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda klinis.
Gejala yang sering mengikutinya antara lain demam, batuk kering, dan sulit bernapas (napas pendek). Perlu waspada ketika Anda dan anak-anak mengalami gejala tenggorokan sakit, gatal, atau batuk-batuk. Tidak ada cara lain, selain daya tahan tubuh harus ditingkatkan. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah mengonsumsi jahe merah. Senyawa kimia yang ada dalam jahe merah dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh lini pertama (first line immune system).
Konsumsi Jahe Merah, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Jahe merah dapat menjadi herbal pilihan Anda dan keluarga dalam menjaga stamina tubuh. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan salah satu jenis unggul tanaman rimpang jahe yang ada di Indonesia. Senyawa kimia yang ada dalam jahe merah dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh lini pertama (first line immune system).
Tidak perlu sibuk cari jahe merahdan repot meraciknya. Ada obat batuk herbal Laserin dengan komposisi jahe merah yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan juga kandungan bahan alami lainnya seperti cengkeh, daun sirih, dan kayu manis yang efektif meredakan batuk, menghilangkan rasa gatal, dan memberikan rasa hangat pada tenggorokan. Laserin tersedia dalam berbagai ukuran yang membuatnya praktis dibawa sesuai kebutuhan Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar