Senin, 12 April 2021

Wanita Ini Memiliki 1 Payudara Besar dan 1 Payudara Kecil, Kok Bisa?

 Rebecca tak jarang menjadi bahan olok teman-teman sepermainannya lantaran memiliki payudara 'besar', namun hanya 1 buah. Selama bertahun-tahun, ia hidup pertanyaan mengapa 1 buah payudaranya tak kunjung tumbuh?

"Saya pergi ke dokter pada usia 15 atau 16 tahun, dokter bilang kondisi saya normal, tidak perlu khawatir. Saya hanya mengalami keterlambatan pertumbuhan, saya belum benar-benar pubertas. Saya pikir saya akan bangun suatu hari dan secara ajaib memiliki 2 payudara," ujar Rebecca, dikutip dari Metro UK, Senin (12/4/2021).


Kini, wanita asal Inggris ini berusia 23 tahun. 1 payudara yang tumbuh berukuran cup D, sementara 1 yang lain berukuran cup A.


Berangkat dari pertanyaannya yang tak kunjung terjawab oleh dokter, Rebecca iseng 'Googling' soal kondisi payudara hanya tumbuh 1. Tak diduga, ia menemukan istilah Poland syndrome, kondisi di mana payudara hanya tumbuh 1 buah.


Poland syndrome adalah kondisi cacat lahir yang ditandai gangguan perkembangan otot dada. Memang seringkali, kelainan ini tak terdiagnosa oleh dokter.


Seorang dokter ahli bedah payudara menyarankan Rebecca untuk menjalani operasi penambahan payudara. Akan tetapi, Rebecca menolak. Menurutnya, kondisinya bukanlah suatu kerusakan yang perlu diatasi dengan perbaikan.


"Saya tidak menginginkan bedah payudara. Saya tidak ingin operasi. Saya ingin tahu lebih jelas mengapa saya mengalami kondisi ini. Saya tidak ingin mengubahnya. Saya ingin paham bagaimana saya bisa menjalani hidup dengan kondisi ini," imbuh Rebecca.


Setelah bertahun-tahun hidup dengan pertanyaan, ia memutuskan untuk belajar 'hidup' dengan 1 payudaranya.


Rebecca menyadari, ia pasti bukan satu-satunya wanita dengan kondisi ini di dunia. Maka itu, ia membuat sebuah akun YouTube sebagai tempatnya bercerita soal pengalamannya hidup dengan Poland syndrome.


"Jika saya membicarakannya, mereka akan tahu bahwa mereka bukan satu-satunya. Saya membuat video YouTube karena saya tidak ingin wanita-wanita lain merasa sendirian menjalaninya," ujarnya.

https://maymovie98.com/movies/bosomy-front-house-girl/


Benarkah Sering Ciuman Bisa Bikin Bibir Jadi Lebih Tebal? Ini Kata Ahli


Di media sosial beredar anggapan populer orang yang bibirnya tebal berarti sudah pernah atau sering berciuman. Bahkan muncul tren di Tiktok untuk membuktikan hal tersebut dengan menggunakan filter yang diklaim bisa jadi petunjuk seberapa sering seseorang ciuman.

"Filter ini menunjukkan seberapa sering km kissing. Tipis: gapernah Tebel: you know lah," tulis keterangan salah satu video viral yang sudah ditonton lebih dari 8 juta kali.


Benarkah hal tersebut?


Singkatnya menurut ahli berciuman tidak akan membuat bibir jadi lebih besar atau tebal. Memang ketika ciuman dilakukan secara intens, pembuluh darah yang ada bisa melebar sehingga membuat lebih banyak darah mengalir ke area bibir. Dampaknya bibir jadi tampak merah merekah.


Tapi hal ini bukan sesuatu yang permanen. Pada akhirnya kondisi bibir akan kembali seperti semula ketika aliran darah kembali normal.


dr Sami Bahna dari American College of Allergy, Asthma and Immunology menjelaskan bibir yang tampak tebal setelah berciuman juga bisa terjadi karena reaksi alergi. Misalnya seseorang dengan alergi makanan tertentu tanpa sadar berciuman dengan pasangan yang baru saja mengonsumsi makanan tersebut.


"Bila Anda punya alergi makanan, mengalami reaksi alergi setelah berciuman dengan seseorang yang baru saja makan atau mengonsumsi obat tertentu yang menjadi alergi bagi Anda itu bukan hal yang tidak umum," kata dr Sami seperti dikutip dari Medical News Today, Senin (12/4/2021).


"Ada pasien yang bisa memiliki reaksi bahkan setelah pasangannya sudah gosok gigi atau berciuman beberapa jam setelah makan. Ternyata air liur sang pasangan bisa mengabdybg alergen sampai beberapa jam setelah makanan atau obat-obatan diserap tubuh," lanjutnya.

https://maymovie98.com/movies/idol-sex-la-korean-women/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar