Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau para pejabat negara, kepala daerah, hingga petinggi BUMN dan swasta untuk menunaikan zakat. Dia mengingatkan agar membayar zakat juga dilakukan melalui badan amil zakat yang resmi.
"Saya mengimbau seluruh pejabat negara, BUMN, perusahaan swasta, kepala daerah di seluruh tanah air untuk menunaikan zakat melalui amil zakat resmi, untuk membantu mewujudkan kesejahteraan dan juga memberikan keberkahan kepada kita semuanya," ucapnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (15/4/2021).
Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin beserta para Menteri Kabinet Indonesia Maju siang ini juga melakukan penyerahan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hal itu dilakukan bersamaan dengan peluncuran Gerakan Cinta Zakat.
Jokowi, Ma'ruf dan para menterinya terlihat melakukan penyerahan zakat secara langsung melalui petugas penerima zakat yang disediakan Baznas di Istana.
"Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah puasa kita menyempurnakan ketakwaan kita ketaatan kita kepada Allah Subhanahuwataala" tuturnya.
Jokowi mengatakan, berzakat merupakan kewajiban umat Islam yang memiliki rizki yang berlebih. Tujuannya saling berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudara yang membutuhkan.
"Utamanya para mustahiq dan saya harapkan dana zakat yang dihimpun oleh Baznas ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan-kesulitan akibat pada pandemi covid dan juga untuk membantu mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh di negara kita," tambahnya.
Dalam kesempatan itu Jokowi juga meluncurkan secara resmi Gerakan Cinta Zakat. Gerakan ini tujuannya untuk mendorong partisipasi masyarakat agar meningkatkan zakat infaq dan sedekah, serta memastikan penyalurannya tepat sasaran.
"Betul-betul sampai pada saudara saudara kita yang membutuhkan. Gerakan cinta zakat ini sejalan dengan program pemerintah yang memiliki kerja sangat besar untuk mengentaskan kemiskinan. Menangani musibah dan bencana. Serta menuntaskan program-program SDG's," tutupnya.
https://maymovie98.com/movies/miss-fisher-and-the-crypt-of-tears/
Gaji PNS Dipotong Zakat 2,5%, Keppresnya Diajukan ke Jokowi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sedang mengajukan rancangan Keputusan Presiden (Keppres) terkait gaji PNS dipotong 2,5% untuk zakat. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi menyampaikan BSI siap mengelola zakat dari PNS/ASN.
"Saat ini Baznas tengah mengajukan Keppres terkait pembayaran zakat 2,5% oleh PNS/ASN secara potong gaji. Kami siap mendukung pengelolaan zakatnya," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (15/4/2021).
Hery mengatakan dengan banyaknya benefit di masyarakat BSI bisa memberikan informasi yang lebih transparan, sehingga masyarakat juga lebih rajin berzakat dan mendapat berkah dari Allah SWT.
BSI juga berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dan mencapai realisasi potensi zakat Rp 300 triliun, BAZNAS untuk penyediaan produk dan layanan perbankan yang memudahkan masyarakat.
Kerja sama ini adalah bagian dari Gerakan Cinta Zakat yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis 3 Ramadhan 1442 H. Hery mengungkapkan dengan gerakan ini diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mengakses pembayaran zakat dan mendukung pembangunan ekonomi nasional sampai mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan rakyat.
Ketua BAZNAS KH. Noor Achmad mengungkapkan potensi zakat di Indonesia memang besar namun belum maksimal. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang telah bersedia bekerja sama dengan BAZNAS. Ini dalam rangka meningkatkan potensi zakat di Indonesia, yang saat ini belum maksimal," ujar KH. Noor Achmad.
Selain menyepakati layanan baru pembayaran ZIS di BSI, BAZNAS dan BSI juga berharap dapat saling memberi manfaat melalui kerja sama lainnya yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar