Sabtu, 10 April 2021

Pangeran Philip Meninggal Dunia di Usia 99, Ini Riwayat Sakitnya

 - Pangeran Philip, suami dari Ratu Inggris Elizabeth II, meninggal dunia pada usia 99 tahun. Pangeran yang bergelar Duke of Edinburgh ini meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.

"Dengan kesedihan yang mendalami, Yang Mulia Ratu telah mengumumkan meninggalnya sang suami tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Duke of Edinburgh," demikian pernyataan Buckingham Palace pada Jumat (9/4) waktu setempat.


Meski semasa hidupnya cukup aktif di usia yang tak lagi muda, dirinya sempat menjalani beberapa operasi hingga sejumlah penyakit yang perlu dilewati.


Kondisi terakhir sebelum dinyatakan meninggal dunia, Pangeran Philip dibawa ke rumah sakit karena mengidap infeksi kandung kemih hingga penyumbatan arteri koroner.


"Ketika kamu mencapai usia tua, segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik," tutur Pangeran Charles saat mengabarkan ayahnya di rumah sakit Februari lalu.


Dikutip dari Telegraph UK dan The Guardian, berikut riwayat penyakitnya.


Radang sendi

Pangeran Philip mengidap radang sendi di pergelangan tangan kanannya karena hobi berkuda. Ia sempat mencoba menghilangkan rasa sakitnya dengan Butazolodin, tetapi kemudian ia berhenti mengonsumsi tersebut lantaran mengeluhkan sejumlah efek samping.


Pada tahun 1961, ia mengalami patah tulang di pergelangan kaki kirinya akibat benturan di lapangan berkuda dan di tahun 1963, kembali berkuda, ia mengalami luka di lengan kirinya yang membutuhkan tiga jahitan.


Rematik hingga kista

Dia dirawat di rumah sakit beberapa kali dan menjalani operasi pada tahun 1967 untuk mengangkat kista dari pergelangan tangan kanannya. Di tahun 1987, ia menjalani pengobatan hernia, benjolan yang muncul saat bagian otot atau jaringan dalam tubuh tertekan.


Ia juga mengidap rematik di pergelangan tangannya akhirnya memaksanya untuk melepaskan polo pada tahun 1971 - tahun ulang tahunnya yang ke-50 - setelah itu dia memutuskan untuk naik kereta.


Memar akibat kecelakaan

Di tahun 2005, dia terlihat mengenakan kacamata hitam dan mata kirinya memar parah usai terpeleset di bak mandi. Sementara di Mei 2006, ia menarik diri dari pertunangan kerajaan usai mengalami kondisi saraf terjepit.


Infeksi kandung kemih dan operasi perut

Di Agustus 2012, ia menghabiskan lima malam di Aberdeen Royal Infirmary, karena infeksi kandung kemih.


Dia dilarikan ke rumah sakit selama liburan musim panas tahunan bangsawan di Balmoral di Aberdeenshire dan melewatkan upacara pembukaan Paralimpiade di London.


Operasi jantung

Kabar teranyar sebelum dirinya meninggal, ia dirawat di rumah sakit selama empat minggu. Ia dirawat pada 16 Februari dan dua minggu kemudian langsung dipindahkan ke rumah sakit St Bartholomew di London, di sana ia menjalani prosedur operasi jantung pada 3 Maret.


Dia dirawat karena penyumbatan arteri koroner di rumah sakit Papworth di Cambridgeshire dan menjalani prosedur pemasangan stent koroner minimal invasif.

https://cinemamovie28.com/movies/my-all-american/


5 Manfaat Sering Orgasme yang Tak Disangka-sangka


Saat bercinta, mencapai klimaks dan orgasme merupakan hal penting untuk merasakan kenikmatan seksual. Tak hanya dapat membuat puas, orgasme ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Pasalnya, saat orgasme tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang memiliki banyak manfaat. Menurut studi yang diterbitkan di Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, oksitosin berperan untuk meningkatkan fungsi fisiologis dan patologis.


Dikutip dari laman Mind Body Green, berikut 5 manfaat rutin orgasme bagi kesehatan tubuh.


Kulit glowing

Usai bercinta, kamu mungkin sering kali merasa kulit menjadi lebih bercahaya. Ternyata, hal tersebut bukan imajinasi atau hanya sekadar sugesti, lho. Orgasme dapat melepaskan oksitosin yang mengurangi kortisol. Di sisi lain, kortisol merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

https://cinemamovie28.com/movies/day-of-the-dead-bloodline/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar