Saat bercinta, mencapai klimaks dan orgasme merupakan hal penting untuk merasakan kenikmatan seksual. Tak hanya dapat membuat puas, orgasme ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan.
Pasalnya, saat orgasme tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang memiliki banyak manfaat. Menurut studi yang diterbitkan di Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, oksitosin berperan untuk meningkatkan fungsi fisiologis dan patologis.
Dikutip dari laman Mind Body Green, berikut 5 manfaat rutin orgasme bagi kesehatan tubuh.
Kulit glowing
Usai bercinta, kamu mungkin sering kali merasa kulit menjadi lebih bercahaya. Ternyata, hal tersebut bukan imajinasi atau hanya sekadar sugesti, lho. Orgasme dapat melepaskan oksitosin yang mengurangi kortisol. Di sisi lain, kortisol merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.
Meningkatkan siklus menstruasi
Sejumlah studi menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara seksual dilaporkan memiliki siklus menstruasi yang lebih teratur. Sebaliknya, seseorang yang tidak aktif secara seksual diketahui memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek.
Meningkatkan sistem imunitas
Rutin berhubungan intim dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sebab, saat seseorang berhubungan seks dan mencapai orgasme, mereka akan melepaskan hormon penyebab stres. Stres sendiri merupakan penyebab umum yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.
Meningkatkan kualitas tidur
Manfaat lain yang mungkin sering kamu dan pasangan sadari setelah melakukan hubungan intim adalah lebih mudah tertidur. Hal ini disebabkan oleh orgasme yang melepaskan hormon oksitosin. Saat oksitosin dilepaskan, maka tingkat kortisol akan menurun, sehingga kamu menjadi lebih mudah tertidur. Selain itu, orgasme juga melepaskan vasopresin yang dapat membantu melepaskan hormon melatonin.
Menunda penuaan dini
Hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) merupakan hormon yang dapat meningkatkan kekuatan otot, kepadatan tulang, lemak tubuh, kepuasan seksual, dan kebugaran. Namun, hormon ini akan menurun saat seseorang memasuki usia 20 tahun. Akan tetapi, kabar baiknya adalah orgasme dapat membantu meningkatkan kadar hormon ini, lho.
https://cinemamovie28.com/movies/the-trader/
Sinopharm-Sputnik V, Ini 5 Vaksin Corona yang Segera Dapat Izin Darurat BPOM
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap lima vaksin COVID-19 yang sedang melakukan proses registrasi. Kelima vaksin tersebut di luar vaksin-vaksin Corona yang disetujui dalam pembelian oleh pemerintah.
"Ada juga beberapa vaksin yang sedang berproses dengan BPOM, tapi tidak ada dalam Permenkes yang dikaitkan dengan brand-brand yang disetujui untuk pembelian oleh pemerintah," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam rapat bersama Komisi IX DPR yang disiarkan di Youtube Komisi IX DPR RI, Kamis (8/4/2021).
Berikut 5 vaksin COVID-19 baru yang sedang berproses di BPOM:
AstraZeneca (yang diproduksi di Eropa dan Thailand).
Vaksin Corona AstraZeneca yang berasal dari dua side, yaitu Eropa yaitu di Jerman dan Thailand.
Untuk vaksin yang berasal dari Eropa, data-datanya akan masuk dalam tahap finalisasi. Estimasi pemberian emergency use authorization (EUA) sekitar di minggu kedua bulan April 2021.
Sedangkan untuk vaksin AstraZeneca side Thailand, sudah dalam tahap registrasi, rolling submission dan akan dilakukan inspeksi GMP oleh BPOM pada 19-22 April 2021. Untuk pemberian EUA diperkirakan pada bulan Mei 2021 mendatang.
Sinopharm
Vaksin COVID-19 Sinopharm yang didaftarkan oleh PT Kimia Farma tengah dalam proses evaluasi. Tetapi, masih menunggu data tambahan terkait efikasi, keamanan, dan mutu. Vaksin ini diestimasi akan mendapat EUA pada Mei 2021.
Sputnik V
Vaksin COVID-19 Sputnik V dari Rusia ini didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala. Saat ini, prosesnya masih menunggu data tambahan terkait efikasi, keamanan, dan mutunya.
Penny mengatakan saat ini sudah sekitar 75 persen data terkait vaksin Sputnik V ini yang diterima BPOM. Terkait EUA, diperkirakan bisa diberikan pada akhir April 2021.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar