Seorang wanita baru menyadari bahwa dirinya memiliki dua vagina di usia 26 tahun. Ia baru mengetahui kondisi tersebut dari perawat yang membantunya saat melahirkan anak pertamanya.
Wanita bernama Brittany Jacobs ini pun membagikan ceritanya di akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, perawat yang merawatnya mengatakan dirinya memiliki dua vagina, dua serviks, dan dua rahim.
"Saya selalu percaya itu adalah selaput dara. Dan seiring bertambahnya usia, saya pikir itu akan hilang suatu saat nanti," kata Jacobs yang dikutip dari New York Post, Jumat (9/4/2021).
Sebelum Jacobs mengetahui kondisi tubuhnya itu, ia selalu merasa beberapa kondisi yang aneh. Saat menstruasi, ia merasa sangat sakit hingga membuatnya menangis.
"Toleransi rasa sakit yang sangat tinggi saat mengalami periode (menstruasi). Rasanya sangat buruk, sehingga saya menangis," lanjutnya.
Selama menstruasi, tampon yang digunakannya bisa penuh dalam waktu beberapa menit saja. Saat melakukan seks pun ia merasakan rasa sakit yang sangat menyiksa.
Untuk mengatasinya, lanjut Jacobs, dokter persalinannya harus melakukan sesuatu untuk membantunya melahirkan anak pertamanya. Dokter akhirnya memotong septum yang memisahkan kedua vaginanya.
"Artinya sekarang saya hanya memiliki satu lubang (vagina) dan bisa melahirkan," ungkapnya.
Kondisi Jacobs ini disebut dengan uterus didelphys atau uterus ganda. Hal ini bukanlah kondisi yang langka dan aneh, karena sebelumnya sudah ada beberapa kasus yang serupa.
"Pada dasarnya, semua ginekolog sudah pernah melihat kondisi ini di beberapa pasien. Kondisi ini tidak aneh dan sudah beberapa kali terjadi. Namun, kondisi tersebut bisa mengganggu kemampuan reproduksi dan menyebabkan masalah pada ginjal," jelas profesor klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Yale Dr Mary Jane Minkin.
https://cinemamovie28.com/movies/lazer-team/
Pangeran Philip Meninggal Dunia di Usia 99, Ini Riwayat Sakitnya
- Pangeran Philip, suami dari Ratu Inggris Elizabeth II, meninggal dunia pada usia 99 tahun. Pangeran yang bergelar Duke of Edinburgh ini meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit.
"Dengan kesedihan yang mendalami, Yang Mulia Ratu telah mengumumkan meninggalnya sang suami tercinta, Yang Mulia Pangeran Philip, Duke of Edinburgh," demikian pernyataan Buckingham Palace pada Jumat (9/4) waktu setempat.
Meski semasa hidupnya cukup aktif di usia yang tak lagi muda, dirinya sempat menjalani beberapa operasi hingga sejumlah penyakit yang perlu dilewati.
Kondisi terakhir sebelum dinyatakan meninggal dunia, Pangeran Philip dibawa ke rumah sakit karena mengidap infeksi kandung kemih hingga penyumbatan arteri koroner.
"Ketika kamu mencapai usia tua, segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik," tutur Pangeran Charles saat mengabarkan ayahnya di rumah sakit Februari lalu.
Dikutip dari Telegraph UK dan The Guardian, berikut riwayat penyakitnya.
Radang sendi
Pangeran Philip mengidap radang sendi di pergelangan tangan kanannya karena hobi berkuda. Ia sempat mencoba menghilangkan rasa sakitnya dengan Butazolodin, tetapi kemudian ia berhenti mengonsumsi tersebut lantaran mengeluhkan sejumlah efek samping.
Pada tahun 1961, ia mengalami patah tulang di pergelangan kaki kirinya akibat benturan di lapangan berkuda dan di tahun 1963, kembali berkuda, ia mengalami luka di lengan kirinya yang membutuhkan tiga jahitan.
Rematik hingga kista
Dia dirawat di rumah sakit beberapa kali dan menjalani operasi pada tahun 1967 untuk mengangkat kista dari pergelangan tangan kanannya. Di tahun 1987, ia menjalani pengobatan hernia, benjolan yang muncul saat bagian otot atau jaringan dalam tubuh tertekan.
Ia juga mengidap rematik di pergelangan tangannya akhirnya memaksanya untuk melepaskan polo pada tahun 1971 - tahun ulang tahunnya yang ke-50 - setelah itu dia memutuskan untuk naik kereta.
https://cinemamovie28.com/movies/the-darkest-minds/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar