Cuitan seorang dokter bernama dr Gia Pratama yang mengajak seorang pasien dalam pengawasan (PDP) untuk diisolasi di rumah sakit, viral di media sosial. Kisah ini ia bagikan melalui akun Twitter pribadi miliknya @GiaPratamaMD, Senin (6/4/2020).
"3 hari lalu saya menangani PDP, masih umur 20an, saya minta dia utk isolasi di rs, dia menolak keras, padahal masih ada satu ruangan lagi," tulis dr Gia pada postingannya di Twitter yang sudah di retweet lebih dari 2.600 kali hingga Rabu (8/4/2020).
"Saya jelasin abis2an tentang penularan. Tetap Ngotot bgt minta isolasi di rumah, Sampe tanda tangan perjanjian utk bener2 isolasi di rmh," lanjutnya.
dr. Gia Pratama
@GiaPratamaMD
3 hari lalu saya menangani PDP, masih umur 20an, saya minta dia utk isolasi di rs, dia menolak keras, padahal masih sisa satu ruangan lagi.
Saya jelasin abis2an tentang penularan.
Tetap Ngotot bgt minta isolasi di rumah, Sampe tanda tangan perjanjian utk bener2 isolasi di rmh.
Lihat gambar di Twitter
2.455
19.31 - 6 Apr 2020
Info dan privasi Iklan Twitter
2.965 orang memperbincangkan tentang ini
Namun sayangnya, pasien itu tidak menepati janji untuk melakukan isolasi di rumah. dr Gia pun cukup mengecewakan hal itu, karena perilaku seperti ini jika dibiarkan bisa berdampak pada kelangsungan penyebaran virus Corona di Indonesia.
"Magrib tadi, pulang dari RS, saya melihat laki2 yang sama, sdg naik motor berdua sama seorang perempuan, ktawa ketiwi, tanpa masker sama sekali," ucap dr Gia.
"Rasanya kyk patah hati. Brp byk yg kyj gini. Isolasi diri hnya tinggal janji. Tibat2 pesimis corona bisa segera pergi dari negeri ini," tuturnya.
Positif Corona, Kakek-Nenek Ini Meninggal Sambil Berpegangan Tangan
Sepasang kekasih kakek-nenek asal Mississippi, Amerika Serikat, meninggal dunia setelah berpegangan tangan untuk yang terakhir kalinya akibat infeksi virus Corona COVID-19.
Dikutip dari New York Post, Jerry Austin Williamson dan istrinya, Frances Jewel Bond Williamson, keduanya berusia 72 tahun dan meninggal bersama pada hari yang sama hanya berjarak selama enam menit.
Sepasang kekasih ini telah menjalani pernikahan selama lebih dari 50 tahun. Mereka berdua dikenal sebagai pasangan tua yang suka berlayar, bahkan dalam waktu setahun bisa melakukan 20 kali perjalanan.
"Mereka sering berlayar, dan jika saya tidak salah sepertinya setiap kali mereka pulang dari kapal pesiar, mereka akan jatuh sakit," kata Pastor Gereja Baptis Pantai Long Utara, Rick Clark.
Jadi ketika kerabat dan teman-temannya mengetahui pasangan itu terkena sakit setelah pulang dari berlayar, mereka menganggap itu adalah hal yang normal.
"Tetapi ketika kami mengetahui bahwa Frances memakai ventilator, Jerry memanggil saya tepat setelah itu terjadi dan kamu bisa melihat air mata di wajahnya," ujar Clark.
Sepasang kekasih itu pun pada akhirnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Keduanya di rawat di Rumah Sakit Gulfport Memorial, hingga akhirnya meninggal dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar