Minggu, 12 April 2020

Cara Seru Traveling di Argentina (2)

3. Wine Murah Meriah

Argentina adalah produsen anggur terbesar kelima di dunia! Sama seperti makanan, budaya nge-wine ini awalnya di bawa orang Spanyol. Selama penjajahan Spanyol, anggur dibawa untuk di kembangkan ke daerah bernama Santiago del Estero pada tahun 1557. Karena banyak lahan di Argentina yang subur dan cocok dengan tanaman anggur, maka perkebunan anggur pun tersebar luas di negara ini.

Awalnya Argentina fokus produksi minuman wine pada kuantitas dan bukan kualitas. Namun karena sadar bahwa harga impor bisa lebih mengguntungkan bila kwalitas wine di tingkatkan, maka secara nasional produksi wine pun difokuskan pada kwalitasnya. Makanya jangan heran kalau ke restaurant, menu wine lebih murah dari harga air mineral.


4. Lokasi Taman Jepang Terbesar di Luar Jepang

Sewaktu keliling area hits di Buenos Aires, Palermo, saya kaget ketemu taman ala-ala Jepang yang gede banget. Ternyata itu adalah taman Jepang terbesar di luar Jepang bernama JardÃn Japonés de Buenos Aires. Taman ini diresmikan pada tahun 1967 bertepatan dengan kunjungan kaisar Jepang, Akihito, dan istrinya Michiko.

Seperti taman ala Jepang pada umumnya, berbagai elemen taman dirancang untuk menciptakan keseimbangan dan harmoni alias Zen. Ada berbagai macam tanaman, kolam dengan ikan mas (koi), pulau kecil buatan dengan jembatan, dan patung-patung kepercayaan Jepang.

Bahkan pengunjung dapat membeli kerjajinan tangan yang dibuat oleh pengrajin origami Jepang, makanan ala Jepang hingga pohon bonsai di taman ini. Keliling taman berukuran 2 hektar ini benar-benar membuat kamu berasa sedang di Jepang dan bukan di Amerika Selatan! Wajib cobain pokoknya!

5. Recoleta Cemetry (Tempat Pemakaman Unik)

Sesuai dengan namanya, area pemakaman paling unik sedunia ini berlokasi di Recoleta yakni area kelas menengah di Buenos Aires. Recoleta Cemetery resmi ditetapkan sebagai tempat pemakaman umum kota pertama pada tahun 1822.

Meskipun ini adalah area kuburan, tempat ini sama sekali tidak mirip dengan tempat pemakaman biasa yang gelap dan menakutkan. Tempat ini penuh dengan karya seni seperti batu dan kayu yang di ukir rumut, pilar megah dan struktur rumah dan kamar yang indah.

Sebagian besar makam disini adalah milik kaum berada atau kelas menengah yang ingin memiliki memori indah orang kesayangannya yang telah tiada. Salah satu tokok terkenal yang di makamkan di sini adalah mantan ibu negara Evita Peron yang dokumentasi hidupnya pernah di filmkan serta di pernakan oleh Madonna.

1. Bahasa Spanyol Campur Italia

Seperti sebagian besar negara Amerika Latin, bahasa resmi Argentina adalah bahasa Spanyol. Meskipun begitu dialog Spanyol penduduk Buenos Aires sedikit berbeda dengan dialog orang latin pada umumnya.

Hal ini karena penduduk Buenos Aires berbicara dengan dialek lunfardo Spanyol. Ini adalah bahasa gaul dengan akar Italia yang awalnya di bawa oleh imigran Italia yang pindah ke Buenos Aires di abad ke 19.

Makanya kalau berbicara sehari-hari pasti kamu sadar kalau orang Argentina menggunakan bahasa Italia, misalnya bilang 'cia' dan bukan 'adios' untuk say goodbye atau menggunakan 'birra' dan bukan 'cerveza' untuk bir. Kalau kamu bisa bahasa Spanyol atau Italia, jangan malu celoteh aja di jalan, karena di Argentina gak banyak yang bisa berbhasa Inggris.

2. Wajib Cobain Steak Argentina

Siapa yang kenal bistik Argentina, yang konon katanya bistik paling enak sedunia. Apa sih rahasia di balik rasa gurihnya? Ternyata berbeda dengan ternak sapi di negara lain yang banyak di kasih biji-bijian, sebagian besar ternak sapi Argentina memakan rumput yang subur di lahan yang luas dan subur. Alhasil, sapinya mengandun g banyak asam lemak dan omega-3. Artinya selain daging sapi Argentina lebih sehat karena sedikit risiko kolesterol atau penyakit jantung, rasanya pun lebih gurih!

Eits, setelah asik mencobai bistik Argentina, jangan lupa memberikan ektra tip 10 percent di tagihan kamu ya. Karnea ada aturan tidak tertulis untuk tip minimal 10% di semua restoran, kafe, dan pub. Meskipun tidak wajib, tapi kita kudu ikut kaedah sosial masyarakat setempat untuk menghargai waiters yang melayani kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar