Sabtu, 18 April 2020

Bintang Film James Bond, Honor Blackman Meninggal di Usia 94 Tahun

Honor Blackman, aktris asal Inggris yang memerankan Pussy Galore dalam film James Bond Goldfinger telah meninggal dunia pada usia 94 tahun.
"Dengan perasaan sedih kami harus mengumumkan kematian Honor Blackman, berusia 94 tahun. Ia meninggal dengan damai karena faktor alamiah di rumahnya di Lewes, Sussex, dan dikelilingi oleh keluarganya," jelas keluarga Blackman dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The Guardian.

Mengutip dari BBC, pihak keluarga mengenang Blackman sebagai sosok ibu dan nenek yang sangat dikagumi. Tak hanya cantik, ia juga dikenal sebagai wanita yang cerdas dan ulet.

"Honor adalah aktris yang sangat berbakat dalam hal kreativitas, dengan kombinasi yang luar biasa antara keindahan, otak, dan kecakapan fisik, bersama dengan suaranya yang unik dan etos kerja yang berdedikasi, ia mencapai status ikon yang tak tertandingi di dunia film dan hiburan," ujar keluarga Blackman.

Selain dikenal sebagai sosok Pussy Galore, Blackman juga dikenal sebagai Cathy Gale di serial TV tahun 1960-an The Avengers.

Cegah Virus Corona, Israel Buat Masker Khusus yang Menutupi Janggut

 Bagi masyarakat Israel, janggut adalah salah satu bentuk ketaatan dalam beragama. Bukannya diarahkan untuk bercukur, tapi pejabat pemerintah setempat memilih untuk membagikan alat pelindung berupa masker khusus yang bisa menutupi seluruh janggutnya.
Menurut Direktur Jenderal Departemen Kesehatan, Itamar Grotto, masker tersebut dibuat sesuai bentuk dan ukurannya dengan janggut para pria di Israel. Masker tersebut pun sudah mulai dibagikan sejak minggu lalu.

"Kami menciptakan sertifikasi industri untuk masker tersebut. Masker tersebut dibuat dan disesuaikan ukurannya dengan kebutuhan. Jadi, yang berjanggut pun bisa menutupi hidung dan mulutnya dengan baik dari virus," jelasnya yang dikutip dari Daily Star.

Selain itu, seorang juru bicara Kepala Rabbi Israel mengatakan bahwa mereka mungkin akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan keputusan terkait hal itu. Mereka sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan orang Yahudi yang berada di sana untuk mencukur jenggotnya jika diperlukan.

Grotto juga sedang mencari jalan keluar dan dispensasi untuk memastikan apakah keputusan tersebut perlu dilakukan atau tidak oleh masyarakat Israel.
https://kamumovie28.com/the-concubine/

Mungkinkah Sakit Mata Jadi Pertanda Virus Corona?

Sebagaimana infeksi pernapasan lainnya, virus corona COVID-19 umumnya ditandai dengan keluhan batuk dan sesak napas. Namun seorang ahli data mengaitkannya juga dengan sakit mata.
Kaitan tersebut terungkap dari hasil analisis pencarian di Google. Di negara bagian Amerika Serikat dengan jumlah kasus corona tinggi, terjadi peningkatan volume pencarian dengan kata kunci 'my eye hurt'.

"Dengan kata lain, saya mengeksplorasi pertanyaan tentang gejala yang dicari dengan jumlah tidak biasa di negara bagian dengan kasus COVID-19 tinggi," jelas Seth Stephens-Davidowitz, dikutip dari New York Times.

Tiga pencarian paling tinggi yang terkait dengan gejala infeksi adalah 'loss of smell' atau kehilangan kemampuan mengendus bau, fever atau demam, dan menggigil.

Sakit mata berada di urutan keempat pencarian paling tinggi di negara bagian dengan jumlah kasus corona paling banyak. Bahkan lebih tinggi dibanding diare dan hidung tersumbat.

Pencarian terkait sakit mata dalam 7 hari terakhir paling tinggi di New York, New Jersey, Connecticut, Lousiana, dan Michigan.

"Pencarian-pencarian tersebut kelihatannya meningkat hampir eksklusif di wilayah tertentu yang memiliki jumlah kasus sangat tinggi," jelasnya.

Apakah berarti bisa disimpulkan sakit mata adalah gejala COVID-19? Ya tentu saja tidak, menurut sang pakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar