Sabtu, 11 Januari 2020

Cara Mudah Liburan di Taiwan

Taiwan sedang gencar-gencarnya mempromosikan pariwisatanya ke Indonesia. Ada cara mudah menikmati keindahan Taiwan yang perlu kamu tahu.

Taiwan baru saja meresmikan Taiwan Tourism Information Center di Jakarta, Jumat (19/7/2019) di Intiland Tower Jakarta. Salah satu tujuan diresmikannya pusat informasi ini adalah untuk mempermudah wisatawan Indonesia unuk berlibur ke Taiwan.

Ease Huang, Direktur Internasional Taiwan Tourism Bureau mengungkapkan bahwa banyak destinasi yang bisa dipilih wisatawan asal Indonesia di Taiwan. Juga tidak perlu takut ke Taiwan, karena penduduknya ramah-ramah.

"Taiwan punya alam yang indah, rakyat yang ramah, makanan yang lezat, belanja yang seru dan beragam aktivitas menarik untuk liburan yang mengesan. Semua yang kamu butuhkan untuk liburan bisa ditemui di Taiwan," ungkap Huang.

Huang juga mengungkapkan bahwa sangat mudah bepergian atau keliling Taiwan. Sarana transportasi di Taiwan sangat lengkap untuk memudahkan turis liburan.

"Taiwan punya kereta cepat dan juga jalur kereta yang mengelilingi Taiwan. Kamu bisa memilih paket transportasi mulai dari 3-6 hari. Setiap stasiun kereta saling terhubung. Begitu juga dengan bus, jadi turis tidak perlu khawatir bepergian di Taiwan," tambahnya.

Jika traveler perdana ke Taiwan, Huang punya rekomendasi. Dia menyarankan untuk memulai mengenal Taiwan dari bagian utara.

"Saya merekomendasikan untuk datang ke Taiwan bagian utara, karena sekarang oembangunan dan semua fokus wisata sedang terarah ke Taiwan bagian utara. Dan juga kamu harus singgah ke Sun Moon Lake, pemandangan di danau ini sangat indah. Cocok untuk liburan bersama keluarga," ungkap Huang.

Fanny Low, Direktur Taiwan Visitors Association juga menambahkan bahwa sangat mudah keliling Taiwan. Jika ragu bisa datang ke layanan wisata di Taiwan.

"Seperti yang dikatakan Pak Huang tadi, keliling Taiwan sangatlah mudah. Kita punya jalur kereta yang mengelilingi Taiwan. Jadi kamu bisa berhenti di stasiun tertentu, singgah dan berkeliling. Kemudian melanjutkan lagi perjalanan dengan kereta ke destinasi berikutnya," tutup Fanny.

Mitos Pamali Pakai Baju Hijau di Pantai Parangtritis

Belakangan heboh ajakan untuk menyerbu Pantai Parangtritis dengan baju hijau. Mitos pamali berbaju hijau ini sudah mengakar lama.

Sebuah unggahan di Facebook mengajak masyarakat menyerbu Pantai Parangtritis menggunakan pakaian hijau untuk membuktikan mitos dan pamalisnya. Seruan ini, sama seperti di Amerika Serikat yang ingin pergi ke Area 51 yang misterius.

Memang selama ini, ada mitos legendaris terhadap orang yang berkunjung ke Parangtritis menggunakan baju hijau. Hal tersebut dianggap pamali, karena dapat mendatangkan marabahaya.

Orang mungkin sering mengaitkan dengan mitos Nyi Roro Kidul. Mitosnya, jika memakai baju putih atau hijau, akan terkena bahaya. Hijau adalah warna khas sang penguasa laut selatan.

Ada juga yang mengatakan, bahwa Nyi Roro Kidul akan menculik orang yang berbaju hijau ke dimensi lain. Namun ternyata, ada pejelasan ilmiah mengenai mitos di Pantai Selatan ini.

Sebenarnya sederhana, Pantai Selatan memiliki ombak yang cukup kencang. Hamparan pantainya pun luas, sehingga kecenderungan untuk tertarik gulungan ombak akan lebih besar.

Bahkan, kadang arus-arus kencang juga menerjang Pantai Selatan. Arus yang mematikan ini sering disebut sebagai Rip (Rest in Peace) Current. Arus ini bisa menggerus pasir yang dipijak oleh wisatawan yang berada di kawasan bibir pantai tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar