Rabu, 17 Maret 2021

Ingat! Pastikan Tidur Cukup Sebelum Vaksinasi COVID-19, Ini Alasannya

 Selain mengonsumsi makanan sehat bernutrisi sebelum melakukan vaksinasi, ternyata mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas juga sama pentingnya untuk menjaga daya tahan tubuh.

Mendapat tidur cukup dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh agar tubuh terhindar dari paparan virus. Hal tersebut disampaikan oleh dr Andreas Prasadja, RPSGT dari Snoring & Sleep Disorder Clinic dari RS Mitra Kemayoran pada acara Virtual Media Briefing dalam rangka memperingati World Sleep Day 2021.


"Yang efisiensi tidurnya lebih dari 98 persen, bisa dibilang punya daya tahan tubuh yang kuat terhadap virus," ujar dr Andreas, Selasa (16/3/2021).


Menurut dr Andreas, respons tubuh terhadap vaksin akan lebih baik dan efektif pada mereka yang tidur cukup sebelum pelaksanaan vaksinasi daripada mereka yang kurang tidur. Sebab, seseorang yang tidur cukup memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat.


"Sekarang kan lagi vaksin, ya, kalau sebelum vaksinasi tidurnya cukup, responsnya akan baik, daya tahan tubuhnya akan baik dibanding yang kurang tidur," kata dr Andreas.


Disebutkan oleh dr Andreas, kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres yang tidak baik bagi tubuh, seperti dapat menyebabkan inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Oleh sebab itu, penting bagi seluruh masyarakat untuk memastikan kecukupan tidurnya sebelum melakukan vaksinasi COVID-19.


"Yang tidur cukup (sebelum vaksinasi) daya tahan tubuhnya tinggi sekali, dibanding yang kurang tidur. Nah, kurang tidur ini akan berakibat pada tingginya stress hormone yang akan meningkatkan sel-sel inflamasi atau peradangan di dalam tubuh," jelasnya.

https://kamumovie28.com/movies/matthew-bournes-swan-lake/


Varian Baru COVID-19 Bermunculan, Mana yang Lebih Mengkhawatirkan?


Meski program vaksinasi di seluruh dunia telah dilakukan, vaksinasi terbukti mengurangi tingkat penularan dan tingkat perawatan di rumah sakit.

Namun, varian-varian baru COVID-19 yang muncul beberapa bulan terakhir dan dikatakan menyebar lebih cepat dan masih menjadi kekhawatiran.


Virus-virus yang bermutasi ini telah diperkirakan, ketika virus Corona menyebar dan menginfeksi lebih banyak orang, virus akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk bermutasi, khususnya pada negara yang lambat dalam penerapan lockdown, penerapan jarak sosial, dan menutup perbatasannya.


Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada DNA virus yang dapat mengubah bentuk dan perilakunya. Ketika virus menginfeksi sel manusia, tugas utamanya adalah untuk melipatgandakan diri dan kemudian menyebar.


Virus menginstruksikan sel yang terinfeksi untuk memperbanyak dirinya dan kemudian menyebar menginfeksi sel lainnya dan pada akhirnya terjadi batuk, bersih, atau bernapas, membuat mereka menular ke orang lain.


Dikutip dari laman Al Jazeera, berikut varian baru yang perlu diawasi para ahli. Manakah yang paling berbahaya di antara ketiga varian ini?


1. Varian Brasil (varian P1)

Varian virus Corona yang ditemukan di Brasil, atau dikenal dengan varian P1 pertama kali teridentifikasi di kota Manaus, negara bagian Amazon, pada Desember 2020 lalu. Varian ini disebut berkontribusi dalam lonjakan kasus di Brasil, salah satu negara yang paling parah terdampak pandemi di dunia.


Varian P1 dinilai lebih menular daripada virus versi asli, menjadi varian paling dominan dalam lonjakan kasus baru-baru ini. Tetapi, tak ada bukti apapun bahwa varian ini bisa membuat lebih sakit parah, tapi ketika virus mampu menginfeksi lebih banyak orang, bisa menyebabkan lebih banyak kematian. Lebih dari 2.000 kematian per hari telah tercatat di Brasil, sebagian besar karena varian baru ini.


Varian ini menular lebih cepat. Sejak Desember lalu, WHO telah mengidentifikasi P1 di negara lain seperti Kanada, Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, India, Meksiko, Jepang, Italia, dan Korea Selatan.


Varian ini baru berdampak pada lonjakan pasien di rumah sakit. Dalam beberapa pekan setelah varian baru ini teridentifikasi, Manaus melihat lonjakan kasus, termasuk orang-orang yang sebelumnya pernah terinfeksi virus Corona varian asli.

https://kamumovie28.com/movies/down-swan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar