Fenomena turis gembel dinilai meresahkan. Apalagi kalau sampai berbuat masalah, itu sama saja menjelekkan negara asalnya.
Fenomena turis pura-pura gembel di Bali bermodus meminta belas kasihan karena kehabisan ongkos perjalanan. Beberapa kasusnya berujung pada kericuhan lalu akhirnya meresahkan masyarakat Bali. Serta, mengganggu kenyamanan turis lain.
Pihak Imigrasi Bali pun tidak mau lagi mengurus turis gembel. Mereka akan menyerahkannya ke kedutaan masing-masing, untuk diurus lebih lanjut.
Turis gembel di Bali pun nyatanya juga mengganggu kenyamanan turis lain. Tasmin (26) bule asal Inggris berpendapat, turis gembel di Bali sebenarnya mencoreng citra negaranya sendiri.
"Itu bakal berdampak buruk bagi negaranya, padahal tidak semua orang melakukan hal yang sama," katanya kepada detikcom saat ditemui di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (8/7/2019).
Wanita yang pernah mengajar bahasa Inggris di salah satu bimbingan belajar ini pun menyarankan para turis-turis bandel itu diberi hukuman denda. Supaya ada efek jera.
"Menurutku mereka harus dideportasi dan diberi denda supaya jera," kata wanita yang jatuh cinta dengan keindahan pantai di Bali ini.
Tiket Pesawat LCC Mulai Turun Harga Per 11 Juli 2019
Problematika tiket pesawat yang menjadi momok kini memiliki secercah harapan. Mulai 11 Juli mendatang, tarifnya akan turun untuk maskapai bujet.
Harga tiket pesawat maskapai bujet rencananya akan turun dengan alokasi 30 persen dari total keseluruhan. Harga ini, akan berlaku pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Hal ini pun dibenarkan oleh Kemenko Perekonomian.
"Kita akan berikan penurunan tarif 50% dari batas atas LCC untuk alokasi seat sejumlah 30% dari total kapasitas pesawat," kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (8/7/2019).
Dua maskapai bujet asal Indonesia Citilink (Garuda Indonesia Group) dan Lion Air akan memiliki sejumlah kuota. Total 30 persen dari jumlah kursi bergantung pada kondisi dan kapasitas pesawat yang disediakan.
"Total kursinya 3.348 tapi tergantung kondisi pesawat," tambah Susi.
Secara jumlah, Citilink diminta menyiapkan 62 penerbangan murah. Sementara Lion Air Group memiliki 146 per hari, dengan total kapasitas 8.278 kursi namun bersifat fleksibel. Rute penerbangan yang disasar pun akan dijelaskan pada Kamis mendatang.
"Kita akan mulai efektif pemberlakuan sejak 11 Juli 2019," imbuh Susi.
Parade Budaya dan Mobil Hias Pukau Ribuan Orang di Kediri
Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 yang mengusung konsep 'Panji Balik Kampung' digelar 7-13 Juli 2019. Parade ini diramaikan dengan parade budaya dan pawai mobil hias yang berhasil menyedot perhatian masyarakat hingga rela tumpah ruah di acara tersebut.
Bupati Kediri Haryanti Sutrisno pun menyambut antusias Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias tersebut. Menurutnya, sepanjang jalan yang yang dilalui rombongan peserta tampak bersuka cita, bukan hanya milenial yang sibuk mengabadikan momen tetapi hadir pula orang tua dan anak-anak.
"Ini acara kita. Dari kita, oleh kita, untuk kita. Termasuk untuk para wisatawan dari luar daerah dan mancanegara. Kami bersyukur acara berlangsung meriah. Inilah yang kita harapkan. Selamat datang juga para konsulat asing yang hadir di acara ini. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang telah mendukung acara ini," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (8/7/2019).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri Suwignyo menjelaskan, Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 ini sudah dipersiapkan sejak lama. Panitia sudah merencanakan sejak jauh-jauh hari agar acara berlangsung meriah dan sukses. Terlebih, kegiatan ini akan diusulkan untuk masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar 2020. Prinsipnya, kata Suwignyo, jangan sampai mengecewakan.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Kemenpar. Segenap panitia dan pengisi acara akan berupaya maksimal agar kegiatan ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Dari event ini, kami berharap budaya dan pariwisata Kediri lebih dikenal masyarakat luas," ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar