Jumat, 10 Januari 2020

Tampilkan Wajah Baru, AirAsia Tunjuk Gamaliel Jadi Brand Ambassador

Maskapai berbiaya Hemat AirAsia mengumumkan kerja samanya dengan musisi muda Indonesia, Gamaliel. Gamaliel akan menjadi brand ambassador dalam kampanye terbaru AirAsia, yaitu #BahagiaBersamaAirAsia yang fokus pada komitmen maskapai dalam menjaga kualitas pelayanan dalam setiap fase perjalanan pelanggan.

CEO Grup AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan mengatakan sebelumnya kampanye AirAsia mengajak masyarakat untuk mewujudkan mimpinya, #BikinJadiNyata namun kini hadir dengan kampanye terbaru yaitu #BahagiaBersamaAirAsia.

"Kampanye ini sesungguhnya merupakan perwujudan semangat kami untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik agar setiap pelanggan
mendapatkan pengalaman terbang yang menyenangkan. Kami dengan senang hati menyambut Gamaliel bergabung dengan keluarga besar AirAsia," kata Dendy dalam keterangan tertulis, Rabu (24/7/2019).

Menurut Dendy, sosok Gamaliel sebagai insan muda berbakat Tanah Air mewakili spirit yang sama dengan AirAsia yang tidak pernah patah semangat mewujudkan mimpi walaupun penuh tantangan, selalu tampil dinamis dan kreatif, serta hadir dengan layanan yang inovatif.

"Bersama dengan Gamaliel, kami akan menebar kebahagiaan bagi siapapun yang telah mempercayakan perjalanannya dengan AirAsia,
menjelajahi dunia dengan konektivitas yang kami miliki," lanjut Dendy.

Sementara itu, Brand Ambassador AirAsia Indonesia Gamaliel menyatakan kebahagiaannya bergabung dengan keluarga besar AirAsia. Dia menilai AirAsia selalu inovatif dan berani melakukan terobosan.

"Saya sudah tidak sabar untuk segera bekerja sama dengan Allstars, terbang lebih tinggi lagi bersama AirAsia dan berbagi kebahagiaan dengan seluruh pelanggan setianya," terangnya.

Kolaborasi Gamaliel dengan AirAsia untuk kampanye #BahagiaBersamaAirAsia ini diwujudkan dalam lagu berjudul "Bahagia Bersama", sebuah karya yang khusus ditulis oleh Gamaliel sendiri.

Lagu hasil kolaborasi GamaliƩl dan AirAsia ini dapat dinikmati mulai 26 Juli 2019 pada platform musik digital seperti Spotify, Joox, dan Apple Music, jaringan radio di Indonesia serta dalam seluruh penerbangan AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ).

Pesona Bunga Abadi di Gunung Papandayan

Siapa yang tak kenal dengan edelweiss? Bunga abadi ini selalu mencuri perhatian para pendaki, tak terkecuali di Gunung Papandayan.

Jumat malam, kami pun mulai membelah padat lalu lintas Jakarta menuju Garut. Gunung Papandayan setinggi 2.665 mdpl adalah tujuan kami untuk kembali menyapa alam, menghilangkan penat bekerja dan suasana perkotaan.

Setelah semalaman tertidur dalam kondisi duduk di mobil elf, maka suasana pagi hari ketika sampai di meeting point sebelum mulai treking sangat melegakan kami. Bisa menghirup segarnya udara bebas polusi, langit biru yang cerah dan semilir dingin angin pegunungan menyambut kedatangan kami.

Tidak jauh dari meeting point, kontur tebing dan jalanan berbatu serta kawah yang mengepulkan asap belerang menjadi tempat yang bagus untuk berfoto. Jangan khawatir kalau kamu merasa lelah dan butuh tempat untuk beristirahat dan butuh asupan energi, ada warung yang menyediakan aneka makanan dan camilan.

Meskipun konturnya tidak terlalu terjal namun berhubung jaraknya yang lumayan jauh dan udara yang semakin tipis maka dibutuhkan stamina yang kuat. Perjalanan semakin berat karena harus mengikuti jalan setapak yang semakn terjal, namun dijamin meski lelah namun mata dimanjakan dengan panorama alamnya yang indah.

Disarankan agar kamu dapat mengatur ritme berjalan sesuai kemampuan fisik kamu, yang penting jangan terlalu memaksakan karena ingin cepat sampai ke camping ground. Sesekali beristirahat sambil makan camilan ringan seperti coklat atau pisang untuk menambah stamina dan minum air mineral.

Akhirnya kami pun sampai di base camp Ghober Hoet, tempat untuk mendirikan tenda menginap. Lokasi ini memang dipakai untuk perkemahan karena memiliki pepohonan yang dapat melindungi dari panas terik matahari ketika siang serta hembusan angin.

Fasilitas toilet, warung serta mushola tersedia disini. Saatnya mendirikan tenda, kami mencari view terbaik agar kami bisa menikmati matahari terbit esok hari. Berhubung masih ada waktu menjelang malam, kami memanfaatkan waktu untuk eksplorasi area sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar