Musibah juga bisa mendatangkan berkah, seperti di California. Ada retakan jalan karena gempa, tempat ini jadi ramai turis.
Akhir pekan lalu, bukan cuma Indonesia yang dilanda gempa. California pun merasakan hal yang sama, seperti yang diintip detikcom dari Fox News, Rabu (10/7/2019).
Gempa susulan terjadi dan menghasilkan retakan besar jalan raya. Retakan tersebut ternyata sampai melintasi Gurun Mojave.
Menurut warga sekitar, mereka merasakan tanah bergetar. Tanah bergerak di bawah kaki dan suara gemuruh datang layaknya kereta barang dari bawah tanah, seperti yang diberitakan oleh Emily Guerin.
Retakan-retakan besar jadi perhatian. Banyak warga yang datang untuk melihat kemana retakan ini akan berujung.
Sampai di Gurun Mojave, retakan ini malah menjadi daya tarik. Warga lokal dan wisatawan datang hanya karena penasaran. Mereka bukan cuma melihat tapi juga foto-foto.
Jadi budaya pamer di Media Sosial, ada turis yang datang bermil-mil hanya untuk melihat retakan di Gurun Mojave. Mereka berfoto narsis dengan berbagai pose.
Bukan cuma berfoto biasa. Wisatawan ini juga penasaran dengan isi celah yang diakibatkan oleh gempa tersebut. Ada yang rela untuk memasukkan tangan untuk tahu seberapa dalam retakan gempa.
Kalau tidak tangan, mereka memasukkan kaki untuk mencoba sensasi retakan gempa. Kini retakan ini menjadi salah satu spot wisata baru di Gurun Mojave, California.
Viral! Turis Ditampar Gajah Saat Ambil Foto
Seorang siswi tak menyangka akan viral karena perjalanan safari ke Zambia. Saat hendak mengambil dokumentasi, siswi ini ditampar gajah.
Rombongan siswa dari Pennsylvania, AS tur safari ke Zambia, Afrika Selatan. Zambia sendiri memang terkenal dengan wisata safari liarnya yang menakjubkan.
Seperti yang diintip detikcom dari berbagai sumber, Kamis (11/7/2019) siswa SMP Grace Preparatory Academy melakukan studi tur selama 12 hari ke Zambia.
Setelah hampir 30 jam perjalanan, mereka mencoba merenggangkan kaki dengan berjalan-jalan sebelum makan malam. Pilihan mereka adalah bersafari sebentar dan melihat gajah.
Masih dalam kawasan konservasi, gajah-gajah dibiarkan bebas di tanah seluas 10.000 hektar. Gajah-gajah ini akan kembali ke kandang tiap malam untuk makan dan mandi.
Saat itu, gajah betina muncul di pinggir kandang yang dibeton. Namun, pengunjung masih bisa berinteraksi dengan gajah karena dindingnya hanya sampai batas leher gajah.
Melihat ada seekor gajah, beberapa siswa datang mendekat dan membelai gajah tersebut. Seorang siswi yang berada di depan gajah tersebut mencoba untuk mendokumentasikannya.
Begitu siswi tersebut mengeluarkan ponsel, hal yang tak diharapkan terjadi. Gajah betina tersebut langsung mengayunkan belalainya, menampar siswi tersebut tepat di wajahnya.
Siswi tersebut kaget dan terdorong ke belakang. Untung saja, ada siswa lain dibelakangnya yang sigap menangkap siswi tersebut.
Ponsel siswi tersebut jatuh ke tanah. Siswa lain mundur perlahan karena takut gajah tersebut kembali menyerang. Rupanya si gajah malah tertarik untuk mengambil ponsel yang jatuh.
"Ya, saya terdorong, tapi tidak sakit, ya aku baik-baik saja, dan ya aku masih suka gajah!" ungkap siswi tersebut, dilansir dari Fox News.
Video tersebut viral di Media Sosial dengan lebih dari 10 juta penayangan. Rekaman ini juga mendapat banyak komentar.
Kebanyakan dari komentar malah setuju dengan aksi si gajah. Karena ternyata gajah sangat benci dengan lampu flash. Sehingga mereka trauma tiap kali melihat ponsel dan akan merasa terganggu karenanya.
Hal ini bukan cuma jadi gangguan buat gajah, tapi juga hewan liar lainnya. Mau bagaimana pun mereka tetaplah hewan liar yang tinggal ddi alam bebas, jadi selalu berhati-hati ya traveler.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar