Satu lagi tempat wisata di Bandung yang keren. Namanya Kota Mini, di Floating Market, Lembang. Si kecil bisa menjajal aneka profesi di sini.
Sesuai namanya, Kota Mini merupakan miniatur kota, lengkap dengan kantor polisi, salon, museum, pasar sayur, cafe, rumah sakit dan lainnya yang serba mini.
Kota Mini menjawab pertanyaan apa cita-cita anak-anak kelak. Sebab, di sini anak-anak bisa menjadi polisi, bartender, penyiar radio, perawat, pemadam kebakaran hingga pedagang sayur.
Selain menggunakan kostum, anak-anak juga akan diberikan peran dalam setiap set wahana. Polisi cilik akan mengejar 'tahanan' yang kabur di sekitar Kota Mini, pemadam akan memadamkan api hingga bartender yang meracik minuman.
Anak-anak pun bisa belajar menanam sayuran dan memasak. Tentunya, hasil kegiatan anak-anak bisa dibawa pulang.
Humas Floating Market, Intania Setiati mengatakan Kota Mini merupakan wahana wisata sekaligus edukasi bagi anak. Ia mengatakan ada sekitar 21 set wahana di Kota Mini yang memiliki fitur yang berbeda-beda.
"Memang selain edukasi, ada juga unsur wisatanya. Untuk orang dewasa juga bisa karena tempat di sini semuanya instagramable," kata Intan kepada detikcom di Bandung, belum lama ini.
Salah satu yang menarik di Kota Mini adalah wahana Rumah Gempa. Di sana pengunjung bisa merasakan sensasi diguncang gempa dari magnitudo 4 hingga 9.
Untuk masuk ke area wisata Kota Mini, pengunjung dibanderol Rp 25 ribu untuk tiket masuk. Pengunjung pun harus membayar lagi untuk setiap wahana yang dijajal, mulai dari Rp 25 ribu - 50 ribu.
"Ada juga tiket terusan untuk menjajal lima wahana sekaligus," katanya.
Keseruan Liburan Keluarga di BYMS 2019 Lapangan Merdeka Binjai
Selama dua hari penuh pada akhir pekan 13-14 Juli 2019, Lapangan Merdeka Kota Binjai tampak lebih meriah dibandingkan hari-hari biasanya. Ruang terbuka yang biasanya jadi tempat bercengkerama dan rekreasi warga Kota Rambutan ini disulap jadi lokasi gelaran Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2019.
Sejak awal, BYMS memang sengaja mengusung konsep pesta rakyat yang bisa jadi alternatif liburan bersama keluarga dari pagi hingga petang. Sepanjang pagi hingga sore, lusinan acara sengaja digelar untuk menghibur warga Binjai dan sekitarnya.
Ada arena bermain anak, lomba mewarnai, pesta es krim, demo kuis tebak irit bensin, test ride, perang macan airasoft gun, lomba memasak, Mio S challenge, costplayer, kuliner, kompetisi dance, futsal, hingga hijab fashion models.
Di Binjai, kelompok seni Jaran Kepang dari kelompok seni Wahyu Setia Putra berpartisipasi menghibur pengunjung BYMS 2019. Atraksi para pemain Jaran Kepang yang kesurupan jadi hiburan tersendiri bagi warga Binjai. Aroma kemenyan menyeruak di tengah lapangan.
Sebanyak 7 orang pemain Jaran Kepang langsung meronta-ronta kesurupan, mata melotot, dengan ekspresi suram, bahkan beberapa di antara harus dipegangi erat supaya lebih tenang.
Suara tabuhan gamelan mengiringi pemain Jarang Kepang yang memulai pertunjukan sejak pukul 14.30 ini. Sebagian pemain yang masih kesurupan bahkan secara tak sadar memakan beling dari lampu neon di depannya.
Sejak pagi, Lapangan Merdeka di jantung kota sudah dipadati oleh peserta fun walk. Keikutsertaan fun walk tidak dipungut biaya. Di kota-kota selanjutnya, pendaftaran jalan santai sudah bisa dibuka sejak hari pertama BYMS 2019 yang digelar selama 2 hari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar