Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Trans Studio Jakarta di Cibubur dibuka untuk wisatawan hari ini. Yuk berangkat!
Trans Studio Theme Park Cibubur siap untuk menyambut kunjungan wisatawan, Jumat (12/7/2019). Taman rekreasi indoor ini beralamat di Jl Alternatif Cibubur No 230, Depok di dalam kawasan Trans Studio Mall Cibubur.
Trans Studio Cibubur mengusung slogan, Bringing Imagination to Life. Sesuai semangatnya, taman rekreasi indoor ini akan memanjakan imajinasi wisatawan. Trans Studio Cibubur memiliki belasan wahana dari untuk anak-anak yang edukatif sampai pengunjung dewasa yang menyukai adrenalin. Taman rekreasi indoor ini juga dilengkapi dengan tempat belanja dan makan, serta fasilitas yang mumpuni untuk kenyamanan wisatawan.
Trans Studio Cibubur memiliki 2 wahana paling canggih dan pertama jenisnya di dunia, yaitu Pacific Rim dan Jurassic Island. Pacific Rim mengawinkan wahana jenis dark ride 4D dengan konsep walkthrough. Jurassic Island mengawinkan wahana jenis flume ride dengan immersive 4D.
Selain itu juga ada pertunjukan kelas dunia di Trans Studio Cibubur. Ada teater Rusia berupa Spectacular Multimedia Show yang digelar dua kali sehari. Lalu ada juga Stunt Show SWAT Raid yang seru dan penuh aksi, dua kali sehari. Ada juga parade yang tidak boleh dilewatkan pengunjung.
Wahana-wahana canggih dan keren tersebar di 4 zona permainan yaitu Beach Walk, Lagoon, Sci Fi City dan Adventure Zone. Sementara fasilitas untuk wisatawan terkumpul di kawasan Trans Central Station.
Kamis kemarin pun Trans Studio Jakarta di Cibubur kebanjiran kunjungan 1.029 anak yatim piatu se-Jakarta. Mereka menjadi tamu istimewa sebelum taman rekreasi indoor seluas 4 hektar ini dibuka untuk umum. Mereka menikmati semua wahana dan pertunjukan yang ada. Anda sekeluarga jangan mau ketinggalan.
Ayo! Jadilah yang pertama mengunjungi Trans Studio Jakarta di Cibubur. Tiketnya sudah bisa dibeli secara online di aplikasi detikcom atau website transstudiocibubur.com. Untuk harga tiket Trans Studio Cibubur adalah Rp 400.000 saat weekend, hari libur atau libur sekolah. Sedangkan untuk hari biasa harga tiketnya Rp 300 ribu.
Domba Ciamis Bergaya di Karpet Merah
Di Ciamis, yang bergaya di karpet merak bukanlah model cantik, melainkan hewan ternak. Mereka didandan seapik mungkin untuk meramaikan festival.
Festival Ternak atau Pesta Patok Kabupaten Ciamis kembali digelar. kali ini digelar di Lapang Wirabaya Kecamatan Rajadesa, Dalam festival ini ada 'Sheep show' yang ditunggu-tunggu dan menjadi perhatian warga.
Pantauan detikcom, Rabu (10/7/2019) layaknya model, puluhan domba peserta kontes didandani oleh peternaknya dengan kostum dan aksesoris. Kemudian berjalan di catwalk dengan karpet merah tapi sambil dituntun pemiliknya. Festival ternak ini digelar oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis.
Di hadapan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan para pejabat yang hadir, domba diharuskan berputar atau menunjukan kegagahannya untuk kemudian dinilai oleh juri dari Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI).
Aksi para domba ini menjadi daya tarik tersendiri bagi ratusan masyarakat dan wisatawan yang hadir. Beberapa domba memiliki nama-nama unik seperti Si Angker, Si Zaki, Si Bonar, Si Kapas, Si Pasar, Si Kasep, Sangkuriang dan lainnya.
Ada momen lucu dari 'Sheep show' ini, beberapa domba diantaranya ada yang tak menurut dan ingin diam di tengah catwalk, bahkan ada juga yang berlari, sehinga membuat gelak tawa warga yang hadir. Kontes domba ini bisa dikatakan sebagai pengganti ketangkasan domba yang saat ini tak lagi digelar di Pesta Patok Ciamis.
"Kontes domba ini kita ingin memperlihatkan kepada masyarakat, domba garut yang dihasilkan peternak di Ciamis. Juga sebagai salah satu daya tarik di festival ternak ini," ujar Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Ciamis Otong Bustomi.
Menurutnya, dengan kontes domba ini juga sebagai salah satu upaya untuk mengevaluasi, sejauh mana kemampuan dan keterampilan dalam mengurus ternaknya. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan harga jual atau nilai tambah, terutama bagi pemenang kontes.
"Peserta ada puluhan, dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari ratu bibit, petetan, pejantan dan lainnya. Yang dinilai dari umur, pertumbuhannya, bentuk tubuh, kekompakan tubuh dan kesehatan juga keserasian bulu," terangnya.
Otong menyebut harapan ke depan festival ternak atau pesta patok ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Ciamis, khususnya untuk dunia peternakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar