Kamis, 16 Januari 2020

Butuh Uang Berapa Jika Ingin Liburan ke Trans Snow World Bekasi?

Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, main salju tinggal pergi ke Bekasi. Trans Snow World Bekasi merupakan destinasi wisata baru yang bisa traveler kunjungi saat liburan.

Namun butuh bawa uang berapa jika ingin liburan ke Trans Snow World Bekasi? Sebagai informasi, tiket masuk pada hari biasa atau weekdays dibanderol Rp 200 ribu per orang. Sedangkan pada hari libur, akhir pekan, dan musim liburan dibanderol Rp 275 ribu per orang. Tiket ini sudah termasuk penukaran kaus kaki dan sepatu boots.

Jika ingin mencoba naik wahana lainnya, traveler bisa menyiapkan uang lebih. Misalnya untuk naik Basic Sledge, traveler bisa membayar Rp 30 ribu untuk bermain sepuasnya. Basic Sledge merupakan wahana papan seluncur yang bisa dimainkan dengan kecepatan tinggi di atas salju.

Sementara untuk naik wahana Snow Tube, traveler harus membayar Rp 30 ribu untuk main sepuasnya dan merogoh kocek Rp 80 ribu untuk naik wahana Snow Tube Double sepuasnya. Kedua wahana ini merupakan balon donat seluncur yang cukup memacu adrenalin.

Ada juga wahana Racer Sledge For 2, yaitu kereta luncur khusus salju berkapasitas 2 orang yang bisa memberikan pengalaman yang berbeda saat berseluncur bersama teman atau keluarga. Harga sewanya Rp 80 ribu tanpa batasan jam.

Traveler juga bisa mencoba Braker Sledge. Wahana ini hampir sama dengan Basic Sledge, hanya saja papan seluncur yang satu ini lebih mudah dikendalikan dalam kecepatan tinggi. Dengan Rp 50 ribu, traveler bisa berseluncur di atas salju dengan aman. Untuk main ski, traveler perlu membayar Rp 100 ribu lagi untuk menyewa peralatannya.

Seru bukan liburan di Trans Snow World Bekasi? Yuk, liburan ke Trans Snow World Bekasi yang terletak di lantai 5 Transpark Juanda. Lokasinya mudah dijangkau karena dekat dengan pintu Tol Bekasi dan hanya berjarak 100 meter dari Stasiun Bekasi Timur.

Kini tak perlu ke Eropa untuk bermain salju, pilih jam bermain di www.transsnowworld.com.

Paris Larang Bus Wisata di Pusat Kota

 Paris melarang bus wisata untuk melintas di pusat kota. Hal ini untuk mengurangi gangguan dan menanggapi keluhan masyarakat.

Paris merupakan salah satu kota dengan kunjungan wisatawan tertinggi di dunia. Mudahnya sarana transportasi dan banyaknya jasa tur yang mempermudah turis, membuatnya selalu ramai oleh wisatawan.

Namun, sekarang Paris melarang bus wisata melintas di pusat kota. Dilansir detikcom dari Reuters, Kamis (4/7/2019) Wakil Walikota Paris, Emmanuel Gregoire membenarkan bahwa bus wisata dilarang melintas di pusat kota.

Hal ini untuk menyikapi kekhawatiran semakin banyaknya turis yang datang ke Paris. Warga Paris merasa khawatir dengan adanya bus wisata di pusat kota. Mereka tidak ingin adalagi anarki bus wisata di kota mereka.

Paris dipenuhi oleh puluhan bus wisata bertingkat yang mengantar wisatawan ke beragam monumen di Paris. Juga semakin ramainya jasa tur yang mengantar wisatawan berkeliling dengan budget murah.

Gregoire juga mengatakan bahwa mereka sedang menunggu Undang-undang baru untuk mengurangi jumlah bus yang melintas dan menempatkan parkiran bus wisata di luar pusat kota.

Undang-undang baru nantinya akan memberikan otoritas lokal untuk mengatur lalu lintas dan opsi transportasi yang diberlakukan di wilayahnya.

Dan untuk wisatawan, Gregoire memberikan opsi pada turis untuk mengikuti mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Seperti berkeliling dengan sepeda, skuter listrik ataupun berjalan kaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar