Minggu, 14 Juni 2020

Weekend Kedua Masa Transisi PSBB, GBK Masih Ramai Pengunjung

Akhir pekan kedua di masa transisi pembatasan sosial berkala besar (PSBB) warga masih padati fasilitas olahraga Gelora Bung Karno (GBK). Berdasarkan pantauan detikcom, ada warga yang memakai masker saat berolahraga adapula yang memakai face shield.

Meskipun telah dibuka, pengelola GBK tetap membatasi waktu kunjungan pengunjung hanya dari pukul 05.00 hingga 18.00 WIB. Norce (30) salah satu pengunjung yang berolahraga di GBK tidak menyangka warga masih ramai mengunjungi kawasan ini.

"Sebenarnya nggak nyangka sih, tadi pas datang itu mikirnya bisa longgar, tapi tiba-tiba sampai sini aduh. Tadinya niatnya mau lari, udah liat kaya gini yaudah jalan aja lebih nyari tempat yang agak longgar," katanya saat ditemui detikcom, Minggu (14/6/2020).

Sementara itu, Putra (29) mengatakan sudah memperkirakan kepadatan yang terjadi di GBK di weekend kedua ini. Meskipun terdapat keramaian, dia mengaku tidak cemas selama mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

"Sempat kepikiran sih (keramaian di GBK), karena sekarang kan PSBB udah masa transisi jadi udah ketebak sih bakal ramai banget. Makanya tadi masuk aja lumayan ngantre kan," kata Putra kepada detikcom di GBK.

"Yang penting kita harus ngejalanin protokol kan, seperti pakai masker, pakai handsanitizer atau cuci tangan, mungkin sama jaga kebersihan," tutupnya.

Hindari Risiko Terkena Corona, Perlukah Disinfeksi Belanjaan dari Pasar?

Beberapa waktu lalu, puluhan pedagang di sebuah pasar tradisional di Jakarta, diketahui positif terinfeksi virus Corona COVID-19. Pasar tradisional pun kini menjadi tempat yang sangat rentan untuk terjadinya penularan virus tersebut.

Kondisi ini membuat masyarakat mulai khawatir dan bertanya perlukah mendisinfeksi belanjaan setelah pulang dari pasar?

"Belanjaan masih aman karena (penularan) virusnya bukan dari situ. Justru terjadinya penularan pas kontak dengan penjual atau dari pembeli," tutur pakar kesehatan sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB saat diwawancarai detikcom, Jumat (12/6/2020).

Jika merasa takut barang belanjaan terkontaminasi virus Corona, disarankan untuk mencuci tangan sebelum dan setelah mengeluarkan bahan-bahan makanan yang dibeli dari pasar. Namun tak perlu mencuci bahan makanan dengan sabun atau mendisinfeksinya cukup dengan air mengalir.

"Kalau mau dibersihkan oke lah melakukan kebersihan dengan tata laksana umum saja. Cuman pada saat dia di pasar tangannya pegang ke mana saja, itu yang jadi masalah," tambahnya.

dr Ari mengatakan, penularan bisa terjadi saat pembeli atau penjual memegang sesuatu yang terkontaminasi virus, kemudian menyentuh area wajah. Untuk mencegahnya, hindari menyentuh area wajah, mata, hidung, mulut, dan selalu cuci tangan dengan sabun serta memakai masker. Akan lebih baik lagi jika langsung mandi sepulang dari pasar.

Tak hanya protokol kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah mengeluarkan panduan berbelanja aman di pasar selama pandemi virus Corona. Di antaranya:

1. Jika memungkinkan, utamakan menggunakan layanan antar atau online.

2. Pasar grosir, pasar basah, supermarket, dan toko kelontong tetap buka dengan waktu yang terbatas.

3. Pengelola pasar dan swalayan harus menyediakan sarana untuk physical distancing yang layak dan nyaman. Terutama bagi lansia, anak-anak dan individu yang berkebutuhan khusus.

4. Gunakan masker, serta handsanitizer saat masuk dan keluar toko.

5. Jangan menyentuh wajah setelah memegang barang belanjaan.

6. Usahakan belanja di jam sepi dan tetap menjaga jarak saat berbelanja.

7. Tidak perlu mengajak keluarga saat berbelanja.

Selain itu ditegaskan bahwa pengelola pasar atau swalayan wajib menyediakan APD sesuai pedoman penggunaan. Di samping itu, menjaga kebersihan diri selama dan setelah berbelanja juga perlu diperhatikan.

Cukup habiskan 15-20 menit di dalam pasar, tetap memakai masker dan usahakan yang berbelanja adalah orang berusia muda dan memiliki tubuh yang sehat.
https://kamumovie28.com/the-gigolo-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar