Bank Sentral di Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) telah mengeluarkan triliunan dolar untuk memberikan stimulus fiskal pada sektor keuangan negeri Paman Sam.
Secara penuh mereka telah melawan kondisi yang disebut-sebut menjadi penurunan ekonomi terburuk dalam 100 tahun. Pemerintah AS pun telah mengikuti langkah The Fed dengan menggelontorkan triliunan dolar tambahan dana penanganan COVID-19.
Melansir CNN, Senin (22/6/2020), ternyata masih ada opsi yang tersisa bagi The Fed untuk menyelamatkan sektor keuangan AS. Cara tersebut adalah menerapkan suku bunga negatif. taktik kontroversial yang telah digunakan di Eropa dan Jepang.
"Kebutuhan untuk terus mendukung perekonomian tidak diragukan lagi akan memicu diskusi lebih lanjut tentang apakah suku bunga negatif akan menjadi opsi," kata James Smith, ekonom dari lembaga ING.
Apabila suku bunga menjadi negatif, maka semua pinjaman di bank bukan mendapatkan tambahan dari bunga namun harus membayar bunganya kepada bank. Para kritikus menilai kebijakan ini justru akan menyusahkan nasabah dan bank.
Sementara itu, Josh Bivens dari Economic Policy Institute menilai The Fed dapat menurunkan suku bunga pinjaman yang ditawarkan kepada pemerintah negara bagian dan lokal. Josh juga mengatakan lebih baik stimulus fiskal tetap diperbanyak.
"Mereka bisa memperpanjang jatuh tempo pinjaman ini, dan membuatnya lebih luas tersedia untuk semua kota," kata Josh.
Asuransi Perjalanan Ini Tanggung Biaya Medis Corona, Tertarik?
Salah satu perusahaan asuransi perjalanan Seven Corners membuat produk baru yang dirancang untuk para traveller yang ingin bepergian di masa pandemi COVID-19 ini.
Mengutip CNBC salah satu polisnya menyebutkan jika perusahaan tersebut menanggung biaya medis yang ditimbulkan akibat infeksi COVID-19 saat bepergian ke luar negeri dan luar kota.
Presiden Direktur Seven Corners Jeremy Murchland mengungkapkan selain itu perusahaan juga menanggung biaya penggantian pesawat atau kapal yang digunakan selama perjalanan.
"Untuk tren perjalanan wisata secara umum telah berubah. Banyak orang yang memilih menggunakan perjalanan darat untuk musim panas," kata dia dikutip dari CNBC, Senin (22/6/2020).
Karena itu perusahaannya berupaya mengembangkan produk asuransi perjalanan 'plus' yang mengcover kasus COVID-19.
Dia menjelaskan lockdown yang terjadi di berbagai wilayah membuat industri pariwisata ini berhenti total. Banyak traveller yang membatalkan rencana perjalanan, rencana medis dan banyak yang tidak mendapatkan penggantian akibat COVID-19 ini.
Murchland mengungkapkan sejumlah orang mulai membeli asuransi namun sebagian dari mereka menyadari jika tidak memiliki pertanggungan.
Dia menyebut berdasarkan data Squaremouth.com banyak penyedia perjalanan menderita kerugian akibat Corona. Karena itu Seven Corners menjual produk pertanggungan medis dan klaim biaya pembatalan akomodasi perjalanan.
Holding Pertambangan Tambah Lagi 20% Saham Vale Rp 5,5 T
Mining Industry Indonesia (MIND ID) atau Holding Industri Pertambangan, pada Jumat (19/6) kemarin telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (Shares Purchase Agreement) untuk membeli 20% saham divestasi PT Vale Indonesia Tbk (PTVI).
Dalam penjualan 20% saham divestasi ini, pemegang saham mayoritas PTVI yaitu Vale Canada Limited (VCL) akan melepas sahamnya sebesar 14.9% dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM) sebesar 5.1% seharga Rp 2.780 per lembar saham atau senilai total Rp 5,52 triliun. Transaksi penjualan ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2020.
Setelah selesainya transaksi, kepemilikan saham di PTVI akan berubah menjadi VCL 44.3%, MIND ID 20%, SMM 15%, dan publik 20.7%. Divestasi 20% saham PTVI ini merupakan kewajiban dari amandemen Kontrak Karya (KK) di tahun 2014 antara PTVI dan Pemerintah Republik Indonesia.
"Transaksi ini menegaskan kepercayaan perusahaan-perusahaan tambang dunia terhadap MIND ID dan Indonesia secara keseluruhan. Kerjasama MIND ID dan PTVI akan menjadi sinergi yang saling menguntungkan dan saling melengkapi untuk memajukan industri pertambangan," ujar Group CEO MIND ID Orias Petrus Moedak dalam keterangan resminya, Sabtu (19/6/2020).
Pembelian saham ini dilakukan sesuai dengan mandat MIND ID untuk mengelola cadangan mineral strategis Indonesia dan mendorong hilirisasi industri pertambangan nasional.
Langkah ini dinilai akan mengamankan pasokan bahan baku untuk industri hilir berbasis nikel di Indonesia; baik hilirisasi industri nikel menjadi stainless steel, maupun hilirisasi industri nikel menjadi baterai kendaraan listrik.
Akses ini juga diharapkan dapat mempercepat program hilirisasi industri nikel domestik, yang akan menghasilkan produk hilir dengan nilai ekonomis hingga 4-5 kali lipat lebih tinggi dari produk hulu.
https://nonton08.com/detektif-conan-episode-952/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar