Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengusulkan agar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menunda pencairan tunjangan kinerja (tukin) bagi PNS/ASN yang instansinya belum melakukan reformasi birokrasi.
"Mohon maaf bagi kementerian/lembaga maupun daerah yang belum selesai untuk reformasi birokrasi ini kami sudah koordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menunda dulu tunjangan kinerjanya bagi teman-teman ASN di kementerian/lembaga instansi yang ada," kata Tjahjo dalam Webinar di saluran YouTube Kementerian PANRB, Senin (22/6/2020).
Reformasi yang dimaksud adalah penyederhanaan birokrasi, meliputi pemangkasan struktur organisasi dan pengalihan jabatan.
"Ini dalam konteks arahan Bapak Presiden (Jokowi) yang berkaitan dengan penyederhanaan birokrasi, pengalihan jabatan struktural setingkat eselon 3, eselon 4, dan jabatan fungsional. Saya kira ini juga harus kita cermati secara bersama," sebutnya.
Pemerintah, lanjut dia sudah sejak November 2019 memulai proses penyederhanaan birokrasi, dengan mempelajari kegiatan serupa di negara lain seperti Singapura dan Korea Selatan (Korsel).
Dia menjelaskan penyederhanaan birokrasi dilakukan untuk mempercepat perizinan agar investasi berjalan dengan baik dan mempercepat pertumbuhan di daerah maupun pusat.
"Juga yang kedua adalah mempercepat memberikan pelayanan publik di semua kementerian lembaga yang ada," tambahnya.
Ini Tanda-tanda Ekonomi RI Bakal Negatif
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi pertumbuhan ekonomi nasional akan negatif 3,8% pada kuartal II-2020. Angka proyeksi tersebut semakin dalam jika dibandingkan proyeksi sebelumnya yang negatif 3,1%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan negatifnya ekonomi di kuartal II-2020 terlihat dari beberapa indikator, salah satunya adalah penjualan mobil yang terjun bebas 93,21%, sementara motor turun 79,31%.
"Jadi dalam sekali, demikian juga dengan impor bahan baku," kata Suhariyanto di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (22/6/2020).
Selain itu, sinyal lainnya juga bisa dilihat dari jumlah penumpang angkutan transportasi. Di sektor udara terjadi penurunan 87,91% di kuartal II-2020.
"Ini semua perlu di antisipasi baik dari permintaan, penawaran, dan pada akhirnya investasi," tegas dia.
Sebelumnya, kondisi perekonomian Indonesia diprediksi semakin menurun di kuartal II-2020, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi nasional akan negatif 3,8% pada kuartal II tahun ini.
Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara kunci pada acara Townhall Meeting Kementerian Keuangan secara virtual, Jumat (19/6/2020).
Dia mengatakan merosotnya perekonomian Indonesia diakibatkan oleh kebijakan pembatasan sosial. Kemerosotan ekonomi tidak hanya dialami Indonesia, melainkan seluruh dunia, bahkan ekonomi global diprediksi negatif hingga 7%.
"Kita beruntung pada kuartal I bertahan di 2,97%. Namun kuartal II kita alami tekanan kemungkinan dalam kondisi negatif, BKF (Badan Kebijakan Fiskal) bilang -3,8%," kata Sri Mulyani.
https://nonton08.com/the-wolfpack/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar