Jumat, 12 Juni 2020

Jalani Transplantasi, Ini Potret Kerusakan Paru-paru Wanita karena Corona

Seorang wanita di Chicago sampai harus menerima transplantasi paru-paru di Rumah Sakit Northwestern saat berjuang melawan virus Corona COVID-19. Wanita berusia 20 tahun yang sebelumnya dinyatakan sehat, paru-parunya memburuk karena Corona.
Potret paru-parunya tampak berwarna coklat dan kuning. Menurut siaran pers dari Northwestern Hospital pada Kamis (11/6/2020) paru-paru wanita tersebut mengalami kerusakan parah karena Corona sehingga sulit ditangani.

"Virus Corona COVID-19 membuat paru-paru wanita itu benar-benar buruk. Efeknya bahkan sampai ke jaringan di sekitar paru seperti jantung, dinding dada, dan diafragma," jelas direktur bedah rumah sakit, Dr Ankit Bharat, kepada The New York Times.

Operasi transplantasi paru-paru pada wanita tersebut dilakukan minggu lalu dan wanita itu kini sedang dalam pemulihan. Wanita yang tidak disebutkan namanya ini dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit selama enam minggu dengan ventilator.

"Dia adalah orang yang kondisinya paling parah mungkin di seluruh rumah sakit selama beberapa hari. Transplantasi paru-paru adalah satu-satunya kesempatannya untuk bertahan hidup," kata Bharat.

"Ada begitu banyak siang dan malam saat tim kami harus bereaksi dengan cepat untuk membantu mengatasi kondisi serius pada paru-parunya, dan memastikan organ-organ lain cukup sehat untuk mendukung transplantasi," lanjut Bharat.

Wanita itu harus dinyatakan negatif virus Corona sebelum dia bisa mendapatkan transplantasi. Beruntung ia akhirnya dinyatakan negatif Corona dan bisa melakukan transplantasi.

"Salah satu saat yang paling menyenangkan," kata Bharat dalam siaran pers.

"Kami ingin pusat transplantasi lain mengetahui bahwa walaupun prosedur transplantasi pada pasien ini cukup sulit secara teknis, itu dapat dilakukan dengan aman, dan itu menawarkan pasien COVID-19 yang sakit parah pilihan lain untuk bertahan hidup," kata Bharat dalam siaran pers.

Spesialis transplantasi organ Dr Michael Ison, menyebut transplantasi paru dapat mendukung pemulihan pasien Corona yang parah. "Membuka pintu bagi pasien yang telah pulih dari infeksi hingga transplantasi paru-paru menawarkan jalan potensial menuju pemulihan," kata Ison.

Pedagang Positif Corona, Pasar Bisa Jadi Klaster Penyebaran COVID-19

 Tercatat sebanyak 52 pedagang yang tersebar di lima pasar tradisional DKI Jakarta terpapar virus Corona. Direktur Utama Perumda (PD) Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya akan menutup pasar yang pedagangnya positif COVID-19.
Sebelumnya, beberapa daerah yang juga melakukan tes masif virus Corona di pasar tradisional menemukan adanya pedagang yang terpapar COVID-19, seperti di Padang dengan 113 kasus yang terjadi di Pasar Raya Padang.

Pasar tradisional memang menjadi tempat yang cukup rawan dalam kaitannya dengan potensi penyebaran virus Corona. Pakar kesehatan sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menyebut pasar tradisional bisa menjadi kluster penyebaran COVID-19.

"Benar (bisa jadi kluster) kan sudah terjadi. Saya rasa di beberapa tempat sudah terbukti bahwa pasar bisa jadi kluster karena ditemukan pedagang-pedagang yang positif," kata dr Ari saat dihubungi detikcom, Jumat (12/6/2020).

Berbeda dengan pusat perbelanjaan modern, arus keluar masuk di pasar tradisional tidak bisa dikontrol dan tidak semua pasar telah menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung seperti pengecekan suhu tubuh.

"Pasar tradisional kan situasi dan kondisinya tidak memungkinkan walaupun sebenarnya bisa untuk melaksanakan protokol kesehatan. Agak susah memang kalau dibandingkan dengan mal," jelasnya.

"Ada juga beberapa pasar tradisional yang menerapklan ganjil genap dan berjarak. Masalahnya rapih apa nggak tempat jualannya," sambungnya.

Untuk itu dr Ari berharap agar pemerintah daerah setempat melakukan mitigasi dan pengecekan di pasar tradisional yang dianggap berpotensi menjadi kluster baru penyebaran Corona. Melakukan skrining masal ke pedagang dan memaksimalkan pelaksanaan protokol pencegahan COVID-19.

Diusahakan disediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir di lokasi pasar.

"Untuk para penjual dan pembeli harus menyiapkan handsanitizer jadi setiap waktu bisa dipakai. Kalau memungkinkan, petugas kebersihan juga harus ditambah untuk mendisinfektan di tempat yang sering terjamah baik oleh pedagang maupun pembeli," pungkas dr Ari.
https://cinemamovie28.com/black-clover-episode-19-subtitle-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar