Dalam 2 bulan ke depan, Trans Studio Themepark akan buka di Cibubur. Indoor themepark ini ditargetkan bisa menarik 1,5 juta pengunjung di tahun pertamanya buka.
Tak hanya Trans Studio Mall, komplek wisata terpadu Transpark Cibubur juga akan diisi oleh kehadiran Trans Studio Themepark Cibubur. Indoor themepark terbaik di Tanah Air ini akan hadir dengan 18 wahana dengan teknologi terkini. Taman rekreasi ini pun ditarget meraup 1,5 juta orang pengunjung di tahun pertamanya buka.
"Target pengunjung kita harapkan tentu kurang lebih 1,5 juta sampai 2 juta orang dalam setahun, lokal maupun internasional," ungkap Dony Oskaria, CEO Hospitality and Entertainment Group CT Corps di Trans Studio Mall Cibubur, Jumat (4/4/2019).
Trans Studio Themepark Cibubur ini nantinya akan memiliki 18 wahana. Semuanya jadi unggulan untuk dicoba oleh para pengunjung. Salah satunya adalah wahana Boomerang Rollercoaster, Pacific Rim, hingga Air Flight yang kabarnya hanya dimiliki oleh beberapa negara saja di dunia.
"Kita punya Pacific Rim, ada Jurrasic Islands ada Superman, Wonder Woman, dan beragam lagi mainan luar biasa. Ini termasuk Boomerang Rollercoaster, Airflight, Airflight ini kita merasakan sensasi terbang, cuma ada di beberapa negara saja, salah satunya ada di Indonesia. Hampir semuanya unggulan," jelas Dony.
Hadirnya Trans Studio Themepark Cibubur ini diharapkan bisa jadi magnet baru agar wisatawan tidak melulu liburan ke luar negeri, melainkan cukup liburan di dalam negeri saja.
"Harapan utamanya tentu ini akan memberikan kesenangan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga kita tidak perlu berwisata ke luar negeri, cukup di Indonesia saja, semua fasilitasnya jauh lebih baik daripada yang ada di luar sana," pungkas Dony.
Serunya Memberi Makan Ikan Patin di Sungai Thailand
Di dalam negeri, memberi makan ikan di empang sudah biasa. Namun, bagaimana rasanya memberi makan ikan di Thailand?
Menyusuri sungai Chao Phraya yg membelah kota Bangkok, adalah salah satu dari tujuan utama wisatawan yg datang ke Thailand. Memang untuk lebih puasnya, kita bisa menyewa tiket terusan yg berlaku sepanjang hari untuk menyeberang dari satu dermaga ke dermaga lainnya.
Hanya saja memang memerlukan waktu seharian untuk menyusuri Sungai Chao Phraya dan mengeksplore aneka objek wisata di sepanjang sungai Chao Phraya. Namun jika waktu yg kamu miliki terbatas, masih ada kegiatan seru yg bisa dilakukan di Sungai Chao Phraya, yaitu memberi makan ikan patin.
Dari dermaga penyeberangan Tha Chang, kita bisa menyewa perahu untuk menuju ke ke Wat Srisudaramyang berada tepat di pinggir sungai Chao Phraya, tempat penangkaran ikan-ikan patin.
Biaya untuk menyewa satu perahu motor lebih kurang sekitar Rp.598.000 atau 1.300 Baht. Satu perahu motor sebetulnya bisa menampung sampai sekitar 30 - 40 orang. Karena pada saat itu, saya bersama delapan teman, maka jika dibagi rata, biaya sewa perahu menjadi tidak terasa mahal.
Saat berada tepat di kawasan perairan Wat Srisudaram, pengemudi perahu motor akan mematikan mesin, dan memberi kesempatan pengunjung untuk memberi makan ikan patin selama beberapa saat. Biasanya di perahu menyediakan roti tawar yang cukup tebal seharga 20 Baht atau sekitar Rp.9.200 untuk pakan patin.
Saat diberi makan, ikan patin berukuran besar akan mendekat ke sekitar perahu. Ikan patin disini tidak takut dengan manusia, sebab tidak ada satupun warga yang berani menangkap dan mengganggu ikan yang ada di sungai Chao Phraya, karena ikan patin di sungai ini cukup dikeramatkan oleh warga sekitar.
Tertarik untuk mencoba traveller? Tetap utamakan keselamatan ya saat mengambil foto atau video dari perahu, jangan sampai kamera atau kamu yang terjatuh ke sungai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar