Rabu, 12 Februari 2020

Saat Bintang Arsenal Juggling Bola di Bingkai Raksasa Dubai

Di Dubai, para pemain Arsenal menyempatkan datang ke sejumlah objek wisata. Mereka mengunjungi bangunan bingkai raksasa yang unik, dan juggling bola di sana.

Pemain Arsenal tengah berkunjung ke Dubai, UEA untuk pertandingan persahabatan melawan Al Nasr dan peresmian Stadion Al Maktoum. Sebelum pertandingan yang akan berlangsung besok (26/3), sejumlah pemain Arsenal itu jalan-jalan dulu di Dubai.

Dilihat detikcom dari situs resmi Arsenal, Senin (25/3/2019), baru-baru ini Mesut Ozil, Bernd Leno, Ainsley Maitland Niles dan Shkodran Mustafi diajak naik bus wisata ke aneka landmark di Dubai. Salah satunya Dubai Frame, landmark Dubai yang baru berupa bangunan berbentuk bingkai raksasa setinggi 150 meter.

Keempat bintang Arsenal itu tak hanya berfoto di depan bingkai raksasa, tapi juga menjelajahi isi bangunan. Sampai di dek observasi, mereka melihat keindahan pemandangan Dubai dari ketinggian dan merasakan berjalan di atas jembatan kaca sepanjang 93 meter.

Kalau menengok ke bawah jembatan kaca yang transparan, terlihat langsung pemandangan di bawahnya. Melintas di atas jembatan ini pastinya ngeri-ngeri seru. Asyiknya lagi, Ozil dan rekan-rekan satu timnya ini menunjukkan skill juggling bola di atas jembatan kaca transparan itu. Wah!

Fotonya telah diunggah ke akun Instagram Arsenal. Dalam foto tersebut terlihat Ozil dan Mustafi yang mengenakan seragam hijau, bercelana hitam dan bersepatu putih, tampak santai juggling bola berwarna merah. Foto juggling yang diunggah bersama tiga potret lainnya ini menarik perhatian netizen dan mendapat 86 ribu like serta dua ratusan komentar.

Usai main ke Dubai Frame, mereka berempat melanjutkan tur ke berbagai objek wisata lainnya di Dubai. Termasuk ke gedung tertinggi di dunia yaitu Burj Khalifa serta Dubai Canal.

300 Turis Mancanegara Yoga Bareng di Bali Spirit Festival

Sebanyak 300 volunteer dari berbagai negara dilibatkan dalam kegiatan event yoga, Bali Spirit Festival 2019. Event yang diikuti peserta dari berbagai negara ini akan berlangsung hingga 31 Maret di Yayasan Bali Purnati, Ubud, Bali.

Menurut Founder Bali Spirit Festival Made Gunarta, Bali Spirit Festival yang melibatkan volunteer dari berbagai negara ini juga selalu ditunggu para pelaku yoga mancanegara.

"Bali Spirit sudah menjadi event dunia. Banyak pelaku yoga dunia yang terlibat di dalamnya. Tidak pelaku yoga. Bahkan volunteer yang terlibat juga berasal dari berbagai negara. Tahun ini, volunteer yang terlibat sebanyak 300 orang," ujar Made, dalam keterangan tertulis, Senin (25/3/2019).

Made menambahkan, event yang telah dibuka sejak Minggu (24/3/2019) ini telah memasuki tahun pelaksanaan ke-12. Menurutnya, tidak mudah menjaga festival agar bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

"Tahun ini, menandakan 12 tahun pelaksanaan Bali Spirit. Tidak mudah untuk menjaga sebuah event selama itu. Dan kita bisa bertahan selama itu karena kerja keras. Benar-benar tidak mudah. Tapi, kita selalu mencoba buat survive. Dan kita mampu melakukannya. Bahkan event ini berkembang semakin besar," papar Made.

Meski demikian, Made menilai event Bali Spirit Festival bisa bertahan karena dukungan dari berbagai pihak.

"Festival ini bertahan selama ini bukan hanya karena kami. Tapi karena kalian semua yang telah mendukungnya, dan tim saya yang hebat. Mereka semua membuat saya selalu yakin untuk terus menggelar Bali Spirit setiap tahunnya," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty, yang meresmikan event tersebut di Yoga Barn, Ubud, memberikan apresiasi terhadap event ini.

"Bali Spirit sudah berlangsung selama 12 tahun dan tetap survive sampai saat ini. Sangat luar biasa. Apalagi mampu melibatkan volunteer hingga 300 orang. Dan ini berasal dari mancanegara. Tentu tidak mudah menggelar event sebesar ini. Tapi Bali Spirit terbukti mampu melakukannya," kata Esthy.

Wanita yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata ini berharap Bali Spirit bisa terus bertahan dan memberikan kontribusi positif buat pariwisata Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar