Beberapa waktu lalu publik sempat mempertanyakan pesawat jet pribadi yang kerap dipakai Syahrini untuk bepergian. Ini dia pesawatnya.
Tak sedikit warganet yang dibuat bertanya-tanya perihal jenis pesawat jet pribadi yang dipakai Syahrini untuk bepergian. Belakangan terkuak, kalau pesawat jet itu adalah sewaan dan bukan milik pribadinya.
Mengikuti gerak-gerik Syahrini, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikutan menyewa pesawat jet pribadi dari pihak dan perusahaan yang biasa dipakai oleh Syahrini.
Diunggah dalam laman Youtube Hotman Paris pada 20 Maret 2019 lalu, pengacara kondang itu membuat video bertajuk grebek jet pribadi sejenis yang dipakai Syahrini.
Diketahui, ia terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Singapura naik jet bersama asisten pribadinya. Persis mengikuti yang dilakukan Syahrini.
Dalam kesempatan itu, Hotman Paris sempat melihat invoice bertuliskan nama jenis pesawat jet yang dipakai oleh Syahrini. Dilihat detikcom dari laman Youtubenya, Kamis (21/3/2019), diketahui kalau Syahrini pergi dengan pesawat jet jenis Hawker Beechcraft Premier 1A PK-ASB.
Ditelusuri detikcom, pesawat jet jenis jenis Hawker Beechcraft Premier 1A PK-ASB merupakan pabrikan dari perusahaan British Aerospace yang berasal dari Inggris.
Tercatat di situs resminya, pesawat jenis tersebut dirilis oleh British Aerospace pertama kali tahun 2006 silam. Jenisnya pun terbilang pesawat kecil, dengan hanya 6 kapasitas penumpang saja.
Untuk pengoperasian, pesawat tersebut hanya dikomandoi oleh satu pilot tanpa co-pilot atau single pilot operation. Kokpitnya memang dibuat sedemikian rupa.
Soal interior, pesawat tersebut dilengkapi dengan 6 bangku penumpang, meja beralaskan kulit (leather) serta ukiran kayu dan kulit. kabin cenderung kecil, tapi lega dan elegan.
Sedangkan untuk eksterior, didominasi oleh warna putih dengan aksen garis biru. Rating yang diberikan adalah 7 dari 10. Itu spesifikasinya.
Di Indonesia, jasa penyewaan jet pribadi memang telah tersedia bagi orang-orang yang punya dana lebih. Salah satu hub-nya adalah di Bandara Halim Perdanakusuma.
Jurus Kemenpar Gaet Turis Malaysia ke Banyuwangi
Branding Majestic Banyuwangi digulirkan masif di Kuala Lumpur, Malaysia. Untuk optimalisasi market Negeri Jiran, Banyuwangi Cultural Week 2019 pun resmi dirilis di Gedung Terminal Utama, Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Kuala Lumpur, Malaysia.
Untuk memicu turis Malaysia datang ke Banyuwangi, Citilink berkontribusi lewat penyediaan direct flight Kuala Lumpur-Banyuwangi.
"Banyuwangi Cultural Week 2019 ini event yang luar biasa. Sangat menginspirasi. Ada banyak warna eksotis Banyuwangi yang ditampilkan. Hal ini sangat bagus untuk mendukung pergerakan wisatawan dari Kuala Lumpur ke Banyuwangi. Sebab, potensi pasar di sini sangat kompetitif," ungkap Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Aksesibilitas Judi Rifajantoro, Rabu (20/3).
Potret keindahan Banyuwangi disajikan masif di paviliun utama. Bumi The Sun Rise of Java ini terkenal dengan warna eksotis bentang alamnya, arsitektur, budaya, hingga kuliner. Spot promosi yang dipilih sangat strategis, apalagi KLIA menjadi transit wisatawan 170 ribu orang per hari pada 2018. Judi pun menambahkan, potensi ini diuntungkan dengan posisi direct flight Citilink.
"Potensi yang ditawarkan sangat besar di KLIA. Ini bagus bagi pariwisata Banyuwangi. Daya tarik dari Banyuwangi juga luar biasa. Peluang untuk mengeksplorasi pasar ini lebih maksimal terbuka lebar, sebab ada direct fight melalui Citilink, silahkan datang Indonesia dan nikmati keindahan Banyuwangi,"terang Judi lagi.
Poros Kuala Lumpur-Banyuwangi dihubungkan Citilink mulai 19 Desember 2018. Citilink juga punya rute Kuala Lumpur-Surabaya yang diaktivasi 30 Januari 2019. Rute lainnya Kuala Lumpur-Jakarta yang beroperasi 26 Februari 2019. Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi M Bramuda menjelaskan, ada beragam keindahan yang ditampilkan di Banyuwangi Cultural Week 2019.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar