Sabtu, 08 Februari 2020

Bukan Kampanye, Ngabalin Ajak Traveler Menyelami Bawah Laut Indonesia

Kepala Staf Ahli Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin turut hadir di acara Deep and Extreme 2019. Di sana, ia mengajak traveler untuk menyelami indahnya laut Indonesia.

Dalam acara press conference Deep and Extreme 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (4/4/2019), kehadiran Kepala Staf Ahli Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin cukup mencuri perhatian. Namun, kehadirannya dalam acara ini bukan untuk kampanye melainkan bicara wisata bahari.

Di luar tugas utamanya di pemerintahan, mungkin tak banyak yang tahu kalau Ngabalin merupakan Ketum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) DKI Jakarta dua periode. Faktanya, Ngabalin merupakan seorang Dive Master dan pemegang lisensi A4 POSSI. Dunia selam bukanlah hal baru baginya.

"Diving ini bukan olahraga mahal. Bukan menyeramkan ekstrem, tapi dia punya unsur yang penting itu fun dive. Menyenangkan, segar, dari pernapasan adrenalin orang terpacu. Keindahan darat ini nggak lebih indah dari yang di laut," ujar Ngabalin.

Besar di Fakfak, Papua yang berada di tepi laut, Ngabalin sudah tak asing dengan keindahan bahari Indonesia. Diungkapkan olehnya, diving bisa bikin orang lupa daratan dan terpesona.

"Kenapa orang pakai buddy untuk mengingatkan? Karena di bawah laut dia terpesona. Menyelam 10-15 menit lupa naik. Banyak orang kehabisan oksigen dan mati bukan karena tidak cerdas, tapi terpesona di bawah laut," ujar Ngabalin.

Memegang posisi sebagai Ketum Possi DKI Jakarta, Ngabalin juga mempromosikan pesona keindahan bawah laut Kepulauan Seribu. Dikatakan oleh Ngabalin, Kepulauan Seribu yang tak jauh dari Jakarta cukup indah dan bisa jadi pilihan traveler untuk menyelam.

"Pulau Seribu top deh visibility-nya. Apalagi kalau malam, Masha Allah!" ujar Ngabalin.

Baru dua minggu lalu menyelam di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Ngabalin bercerita kalau visibility di sana cukup jelas, yakni antara 5-7 meter. Akhir kata, Ngabalin mengajak traveler sekalian untuk menyelam dan menikmati indahnya alam bawah laut Indonesia.

"Kalau antum penyelam yang mantap, selam itu oke banget lho," tutup Ngabalin.

Ini Jadinya Kalau Karyawan Disneyland Unjuk Rasa

Ini amat jarang terjadi. Para karyawan taman rekreasi Disneyland di Paris melakukan aksi demo. Tisu-tisu toilet pun bertebaran.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Kamis (4/4/2019) baru-baru ini para pengunjung taman rekreasi Disneyland Paris di Paris, Prancis dikejutkan oleh tisu-tisu toilet dan berbagai sampah di depan pintu masuknya. Jumlahnya sangat banyak!

Rupanya, itu merupakan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para karyawan Disneyland Paris. Tepatnya, aksi itu dilakukan oleh petugas kebersihan yang merasa gaji mereka terlalu kecil.

Untungnya, pihak taman rekreasi Disneyland Paris langsung bergerak cepat untuk membersihkan tisu-tisu toilet yang bertebaran dan mengarahkan turis. Aksi demonstrasi itu pun ramai dibicarakan di media sosial.

Beberapa netizen menyayangkan hal tersebut. Mereka menilai, aksi yang dilakukan karyawan Disneyland Paris tidak tepat karena dilakukan di kawasan taman rekreasinya dan mengganggu turis.

Lain sisi, tak sedikit juga netizen yang mendukung aksi demonstrasi itu. Mereka menilai, itu merupakan hak asasi setiap orang.

"Mereka adalah pekerja yang memperjuangkan gaji mereka untuk mendapat yang lebih baik," tulis salah satu komentar netizen di Twitter.

Pihak Disneyland Paris meminta maaf kepada turis atas ketidaknyamanan. Kabarnya, demonstrasi tersebut juga sudah diselesaikan dengan baik-baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar