Rabu, 17 Juni 2020

Roket 'Kecil-kecil Cabai Rawit' Milik Startup Ini Sukses Meluncur

 Roket satu ini memang tidak semegah dan secanggih Falcon 9 milik SpaceX. Akan tetapi, roket kepunyaan Skyrora, startup yang berbasis di Edinburgh, Skotlandia, baru saja sukses menguji roketnya.
Dengan tinggi 6,5 kaki atau 2 meter, roket yang diberi nama Skylark Nano itu meluncur dari semenanjung Fethaland di North Roe, Shetland, Skotlandia. Tidak mencapai luar angkasa memang, karena roket ini ditarget mencapai ketinggian 20 ribu kaki atau 6,1 km dan itu berhasil.

"Peluncuran ini menandakan langkah penting menuju ambisi Skyrora. Kami sangat gembira dan benar-benar bangga," ucap Robin Hague yang memimpin peluncuran dilansir dari BBC, Rabu (17/6/2020).

Shetland sendiri masih jadi opsi bagi Skyrora. Sebab, ada dua tempat peluncuran lainnya yang jadi pilihan yang dinilai oke untuk menerbangkan roket ke angkasa, yaitu semenanjung A'Mhoine di Sutherland dan North Uist.

Dalam meluncurkan wahana ini, Skyrora memiliki misi untuk mengumpulkan data meteorologi dan mengukur profil angin. Adapun peluncuran di Shetland untuk membantu menganalisis lintasan dan pelatihan peluncuran berikut yang menentukan masa depan Skyrora.

"Untuk memahami kondisi peluncuran lokal, mempelajari lebih lanjut tentang profil angin di Shetland, sangat penting," ungkapnya.

Skyrora sendiri tengah mengembangkan sistem peluncuran untuk kendaraan muatan kecil ke angkasa. Skyrora juga mengembangkan Skylark-L dan Skyrora XL untuk peluncuran komersial di orbit.

3 Fakta Obat Dexamethasone yang Diklaim Ampuh Sembuhkan Pasien Kritis Corona

Para peneliti di Universitas Oxford, Inggris, menyebut memiliki bukti obat dexamethasone bisa mengurangi risiko kematian pasien Corona bergejala berat. Mengutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), manfaat dari obat ini hanya terlihat pada pasien yang sakit parah dengan virus Corona COVID-19.
"Ini adalah pengobatan pertama yang ditunjukkan untuk mengurangi angka kematian pada pasien dengan virus Corona COVID-19 yang membutuhkan dukungan oksigen atau ventilator," kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

Berikut 3 fakta terkait dexamethasone yang dirangkum oleh detikcom.

1. Apa itu dexamethasone?
Obat dexamethasone merupakan obat steroid yang biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan. Menurut National Health Security, obat steroid yang biasa disebut kortikosteroid adalah jenis obat anti-inflamasi yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti alergi, asma, eksim, penyakit radang usus dan radang sendi.

Dikutip dari RX List, obat ini juga bisa digunakan untuk mengobati kolitis ulserativa, lupus, psoriasis, dan gangguan pernapasan. Selain itu, dexamethasone bisa digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan obat tersebut.

2. Apa ada efek sampingnya?
Setiap obat memiliki efek samping yang ditimbulkan pada penggunanya, termasuk dexamethasone. Obat dexamethasone ini bisa menimbulkan efek samping seperti reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Jika efek samping itu disertai dengan gejala lain, misalnya otot kejang, lemas, penglihatan kabur, sakit mata, sesak napas karena kegiatan ringan, bengkak, berat badan meningkat cepat, dan sakit kepala langsung konsultasikan ke dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar