Sabtu, 20 Juni 2020

Objek Misterius di Langit Jepang Bikin Penasaran

 Penampakan objek misterius berwarna putih di langit Jepang bikin heboh. Netizen pun sampai saat ini masih mengeluarkan berbagai macam spekulasi mulai dari UFO sampai propaganda dari Korea Utara.
Dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (20/6/2020) objek tersebut terlihat di langit kota Sendai, Jepang pada Rabu (17/6) lalu. Rekaman video memperlihatkan objek berwarna putih yang mirip seperti balon dengan baling-baling yang berputar di bawahnya.

Otoritas Sendai Weather Bureau mengatakan objek tersebut muncul saat fajar, melayang di langit selama beberapa jam dan tidak bergerak. Objek tersebut kemudian tidak lagi terlihat setelah tertutup awan dan terbang ke arah Samudera Pasifik.

Penampakan ini langsung membuat heboh netizen Jepang, sampai menempati trending topic di Twitter Jepang. Mereka melontarkan segala jenis teori tentang objek ini mulai dari UFO hingga balon dari Korea Utara yang digunakan untuk menyebarkan leaflet propaganda.

Salah satu netizen mengatakan objek ini bisa jadi digunakan untuk menyebarkan virus Corona, dan menambahkan, "Ini memberiku perasaan buruk, seakan Godzilla bisa tiba-tiba muncul."

Hingga saat ini belum diketahui apa objek misterius tersebut. Salah satu kemungkinan adalah objek ini merupakan balon cuaca yang memang bisa dibeli di mana saja.

Otoritas pemerintah Sendai juga masih mencari tahu asal-usul objek tersebut. Mereka juga membantah bahwa objek tersebut merupakan peralatan milik pemerintah.

"Kami benar-benar tidak tahu apa itu. Itu bisa saja semacam peralatan untuk memonitor cuaca, tapi itu bukan milik kami," kata juru bicara badan cuaca Sendai yang enggan menyebutkan namanya.

Bagaimana detikers, setelah melihat videonya menurut kalian itu objek apa?

Puluhan Aplikasi China Dilarang Pemerintah India?

Di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara India dan China, membuat pejabat intelijen India dilaporkan merilis daftar aplikasi yang berpotensi menimbulkan resiko keamanan.
Dilansir detiKINET dari Android Authority, kabarnya total ada lebih dari 52 daftar aplikasi yang dibuat termasuk beberapa aplikasi yang sedang populer seperti TikTok dan game Clash of Kings.

Selain itu ada juga aplikasi milik Xiaomi yakni Mi Community dan Mi Store yang masuk daftar larangan pemerintahan India.

Sebelumnya pemerintah India telah menyerukan larangan konferensi video Zoom seperti diketahui aplikasi Zoom saat ini memang dalam pengawasan ketat di AS dan berbagai negara lainnya karena soal keamanan privasi penggunanya.

Meski demikian Zoom akan segera menyediakan layanan enkripsi end-to-end untuk semua pengguna baik yang berbayar maupun gratis.

Dengan total lebih dari 52 daftar aplikasi terlarang yang telah telah didukung oleh Dewan Keamanan Nasional dan akan diteliti lebih lanjut untuk menilai risiko dari setiap aplikasi. Hal ini ini untuk menghindari hal buruk dari aplikasi yang dapat membocorkan data.

Badan-badan intelijen dikabarkan telah menyarankan pemerintah untuk memblokir atau melarang aplikasi tetapi belum ada pengumuman resmi langkah apa yang akan diambil pemerintah di India.

Tapi kabar ini kemudian dibantah oleh pemerintah India. "Pesan viral perintah untuk melarang beberapa aplikasi adalah palsu. Tidak ada instruksi semacam itu diberikan," demikian klarifisi dari Press Bureau Information India.

Berikut daftar lengkap aplikasi yang dilarang di India yang ramai beredar di media sosial, tapi ternyata kemudian disanggah:

TikTok
Mi Store
Mi Community
Weibo
WeChat
SHAREit
Clash of Kings
DU recorder
YouCam Makeup
360 Security
DU Battery Saver
DU Browser
DU Cleaner
DU Privacy
Clean Master - Cheetah
CacheClear
DU apps studio
Baidu Translate
Baidu Map
QQ Launcher
QQ Security Centre
QQ Player
QQ Music
QQ Mail
QQ NewsFeed
WeSync
QQ International
ES File Explorer
Mi Video call-Xiaomi
Parallel Space
SelfieCity
Mail Master
Vault-Hide
Vigo Video
Bigo Live
UC News
UC Browser
BeautyPlus
Xender
ClubFactory
Helo
LIKE
Kwai
ROMWE
SHEIN
NewsDog
Wonder Camera
Photo Wonder
APUS Browser
VivaVideo- QU Video Inc
Perfect Corp
CM Browser
Virus Cleaner (Hi Security Lab)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar