Sabtu, 20 Juni 2020

New Normal, Bagaimana Kondisi Restoran di Mal?

 Diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa Transisi oleh Pemprov DKI Jakarta sejak beberapa waktu lalu membawa angin segar bagi sejumlah sektor bisnis di Jakarta. Pelonggaran ini juga menjadi tambahan napas bagi restoran di mal-mal.
Berdasarkan pantauan detikcom di dua mal besar Jakarta yakni Kota Kasablanka, Jakarta Selatan dan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, restoran kedua mal tersebut dipadati pengunjung. Bahkan antreannya sampai mengular seperti Marugame Udon dan Ikkudo Ichi di mal Kota Kasablanka serta Yoshinoya dan Ban Ban di Grand Indonesia.

Restoran di mal membatasi pengunjung 50% dari total kapasitas normal. Jika kursi sudah terisi 50%, maka pengunjung lain diminta untuk menunggu di luar restoran.

Terkait protokol kesehatannya sendiri, seluruh resto di kedua mal tersebut sudah cukup disiplin menjalankannya. Mulai dari membatasi jumlah pengunjung, pengecekan suhu tubuh, jaga jarak di kasir dan tempat makan, hingga menganjurkan pengunjung melakukan pembayaran nontunai atau cashless.

Tak hanya itu, bila di dalam restoran tersebut ada pengunjung yang 'bandel' duduk berdempetan atau bertatap muka langsung, akan ditegur oleh pengawas masing-masing resto.

Sebagai informasi, sebelum memasuki mal, para pengunjung juga harus antre. Mereka juga diminta membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer dan diukur suhu tubuhnya.

Jika sudah masuk ke mal dan ingin berbelanja ke salah satu toko, pengunjung juga harus antre lagi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pengunjung di dalam toko.

Kenapa Gerhana Matahari Cincin Tak Tampak di Jakarta dan Jabar?

 Gerhana Matahari Cincin (GMC) jatuh pada 22 Juni 2020 mendatang. Diketahui, tidak seluruh wilayah Indonesia dapat melihat fenomena GMC, begitupun Pusat Observatory Bosscha tidak dapat melakukan pemantauan.
Dalam hal ini, peneliti observatory bosscha Yatny Yulianty mengatakan, kota besar di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta tidak terlewati jalur gerhana. Oleh sebab itu, masyarakat tidak dapat menyaksikan fenomena GMC di sana. Adapun penyebab wilayah ini tidak terlewati karena secara perhitungan perputaran ketiga benda tersebut yang berbeda setiap tahunnya.

"Kebetulan saja, konfigurasi Matahari, posisi Bulan terhadap Bumi yang akan menentukan di mana bayangan Bulan jatuh di permukaan Bumi," kata Yatny saat dihubungi detikcom, Jumat (19/6/2020).

Dia mengatakan, ketiga benda ini (Matahari, Bulan dan Bumi) gerakannya teratur. Peristiwa ini dapat dihitung dengan akurat kapan terjadi dan di mana terjadinya.

"Peristiwa gerhana juga merupakan peristiwa berulang, gerhana yang sama akan dapat diamati di lokasi yang sama dalam waktu sekitar 370 tahun," ujarnya.

Yatny menuturkan, peristiwa gerhana matahari atau bulan bukanlah peristiwa langka, ada musim gerhana yang terjadi setiap dua kali dalam setahun. Namun, beberapa faktor membuat gerhana menjadi 'terasa' langka untuk seorang pengamat di Bumi.

"Agar terjadi gerhana, posisi Matahari, Bumi, dan Bulan harus segaris. Selain itu, bayangan bulan yang jatuh di permukaan Bumi sangat kecil, sehingga sapuan jalur totalitas atau cincin gerhana sempit," jelasnya.

Kemudian, dia mengatakan, permukaan Bumi lebih banyak lautan dibandingkan daratan sehingga secara statistik lebih sering gerhana terjadi, jatuh di wilayah lautan atau tidak berpenghuni.

Gerhana matahari terjadi ketika bulan menutupi cahaya Matahari sehingga menghasilkan bayangan pada permukaan bumi. Jika bulan berada lebih dekat pada posisi apogee (bulan jauh dengan Bumi) Bulan akan terlihat lebih kecil akibatnya piringan matahari tidak tertutupi sepenuhnya oleh piringan bulan, inilah yang terjadi pada Gerhana Matahari Cincin.

"Gerhana nanti akan dapat diamati di sebagian wilayah Indonesia, seperti di Banda Aceh pada pukul 13.17 WIB, begitupun Kota Medan juga akan dilalui jalur gerhana sebagian dengan maksimum piringan matahari tertutupi 9,3 persen pada pukul 13.39 WIB dengan puncak gerhana 14.47 WIB berakhir pukul 15.46 WIB," jelasnya.
https://cinemamovie28.com/fairy-tail-episode-313-subtitle-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar