Gelombang tinggi di Pantai Selatan Jawa beberapa hari ini, tidak berdampak pada kunjungan wisata di kawasan Pantai Parangtritis. Suasananya masih ramai.
Tercatat hari ini ada ribuan wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut. Pantauan detikcom di Pantai Parangtritis, gelombang air laut tampak tidak begitu tinggi. Akan tetapi, hembusan angin di Pantai yang berlokasi di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul ini sangatlah kencang.
"Jika dibanding hari biasa, ombak hari ini cukup tinggi, tapi kalau dibandingkan kemarin (Selasa 11/6/2019) ketinggiannya cenderung menurun. Karena kemarin itu (ketinggian ombak di Pantai Parangtritis) mencapai 5 sampai 6 meter," ucap anggota tim SAR Satlinmas wilayah III Parangtritis, Catur Wibowo, saat ditemui detikcom di Posko SAR Pantai Parangtritis, Rabu (12/6/2019).
Kendati demikian, Tim SAR tetap mengimbau kepada wisatawan agar tidak bermain air di Pantai Parangtritis. Mengingat terdapat beberapa titik palung di Pantai tersebut.
Salah seorang wisatawan, Kusminingsih (48), mengatakan bahwa ia telah mendengar kabar gelombang tinggi yang menerjang Pantai Selatan Jawa. Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk mengunjungi Pantai Parangtritis.
"Sudah dengar kabar itu (adanya gelombang tinggi), tapi karena saudara terlanjur mengajak ke sini (Pantai Parangtritis) mau gimana lagi, kan yang penting tidak bermain air sampai ke tengah," katanya.
Lanjut warga Kota Yogyakarta ini, sebetulnya ia berencana untuk mengunjungi Pantai-pantai di Gunungkidul. Namun, karena jaraknya yang terbilang jauh, Kusminingsih memilih untuk mengunjungi Pantai Parangtritis.
"Karena kalau ke Parangtritis kan tidak terlalu jauh dari rumah. Selain itu pemandangan pantainya juga lumayan," ucapnya.
Terpisah, Koordinator TPR Parangtritis, Rokhmad Ridwanto mengatakan, bahwa hingga siang ini tercatat ada sekitar 4 ribu wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis. Bahkan, saat gelombang pasang kemarin, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis mencapai belasan ribu orang.
"Kemarin (Selasa 12/6/2019) memang ada kabar gelombang pasang, tapi untuk jumlah wisatawan mencapai 16.650 orang dan sampai siang ini sekitar 4 ribu orang," ucapnya saat saat ditemui detikcom di TPR Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Rabu (12/6/2019).
Menurutnya, penurunan jumlah kunjungan wisata hari ini karena sebagian besar pemudik telah kembali ke perantauan. Akan tetapi, ia menilai semakin sore jumlah wisatawan yang datang akan semakin bertambah karena saat ini masih masuk libur sekolah.
Primadona Baru di Raja Ampat, Pulau Bonbedar
Raja Ampat bukan cuma Waisai atau Wayag. Di Distrik Wawarbomi ada sebuah pulau tak berpenghuni yang jadi calon primadona baru Raja Ampat, Pulau Bonbedar.
Potensi Pariwisata Raja Ampat seolah tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Beberapa spot wisata baru, kini mulai bermunculan di beberapa pulau tak berpenghuni.
Ini semua berkat inisiasi masyarakat lokal untuk mengembangkan pulau-pulau tersebut menjadi kawasan wisata baru. Salah satunya yakni Pulau Bonbedar.
Pulau mungil nan indah tanpa penghuni itu, terletak di Distrik Wawarbomi Kabupaten Raja Ampat. Letaknya memang agak jauh ke wilayah Pantai Utara.
Traveler yang berangkat dari Waisai bisa menggunakan speedboat dengan jarak tempuh 3 jam pelayaran. Memang cukup lama.
Namun saat tiba di pulau ini, traveler akan disuguhkan dengan suasana dan pemandangan yang menawan. Masih enggak percaya?
Ada hamparan pasir putih yang menyelimuti seluruh pulau. Warna toska biru lautnya menggetarkan. Sepoi angin membelai lembut. Oh, indahnya alam Raja Ampat.
Aktivitas menarik yang bisa dilakukan ditempat ini adalah mancing. Traveler bisa treking mengitari seluruh pulau dengan berjalan kaki. Traveler yang mau diving, menikmati mentari pagi, dan senja yang merona serta surfing bisa bermain di sisi timur pulau.
Bagaimana traveler, kamu sudah tergoda belum?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar