Rabu, 07 April 2021

4 Mutasi Corona Sudah Ada di Indonesia, Mana Paling Dominan?

 Kementerian Kesehatan baru saja melaporkan adanya mutasi varian baru virus Corona E484K di Indonesia. Mutasi ini dikhawatirkan berdampak pada efikasi atau kemanjuran vaksin.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Prof Amin Subandrio, mengatakan dengan ditemukannya varian E484K ini berarti sudah ada empat mutasi COVID-19 yang beredar di Indonesia. Apa saja?


"Sejauh ini ada empat. B117, tentunya kalau yang sudah lama D614G, kemudian N439 juga sejak November dan E484K," katanya saat dihubungi detikcom, Rabu (7/4/2021).


Untuk E484K, LBME Eijkman masih menemukan satu kasus terkait mutasi tersebut. Namun yang menjadi perhatian saat ini adalah 3 mutasi 'ganas' yakni B117 dari Inggris, B1151 asal Afrika Selatan, dan P1 dari Brasil.


"Sejauh ini yang ditemukan masih B117," ungkapnya.


Prof Amin mengatakan varian Corona yang masih mendominasi di Indonesia adalah jenis D614G. Varian yang telah ditemukan sejak awal tahun lalu ini juga sempat disebut akan mempengaruhi efektivitas vaksin Corona.


Meski ada kecurigaan dan kekhawatiran penurunan efikasi vaksin COVID-19 terhadap varian baru, namun peneliti tidak harus mengubah vaksin yang saat ini sudah dikembangkan. Organisasi Kesehatan Dunia juga menyatakan vaksin yang ada masih bisa digunakan untuk melawan varian baru Corona.

https://nonton08.com/movies/ultimate-fights-from-the-movies/


Update Corona 7 April: Tambah 4.860 Kasus Baru, Total Kasus Aktif 113.570


 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 4.860 kasus pada Rabu (7/4/2021). Total kasus positif menjadi 1.547.376, sembuh 1.391.742, dan meninggal 42.064.

Spesimen yang diperiksa mencapai 77.496 dan ada 59.524 suspek. Total kasus aktif hari ini 113.570, berkurang 996 dibandingkan kemarin.


Detail penambahan kasus Corona di Indonesia adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 4.860 menjadi 1.547.376

Pasien sembuh bertambah 5.769 menjadi 1.391.742

Pasien meninggal bertambah 87 menjadi 42.064

Sebelumnya, pada Selasa (6/4/2021), tercatat total sebanyak 1.542.516 kasus positif virus Corona COVID-19, 1.385.973 pasien sembuh, dan 41.977 kasus meninggal dunia.


DKI Sumbang 862 Kasus, Ini Sebaran 4.860 Kasus Baru COVID-19 RI 7 April


 Pada Rabu (7/4/2021), Indonesia melaporkan penambahan 4.860 kasus baru COVID-19. Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.547.376 kasus COVID-19.

DKI Jakarta menduduki status provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi dengan angka 862 kasus, disusul Jawa Barat dengan 811 kasus, dan Jawa Tengah dengan 535 kasus.


Detail perkembangan virus Corona Rabu (7/4/2021), adalah sebagai berikut:


Kasus positif bertambah 4.860 menjadi 1.547.376

Pasien sembuh bertambah 5.769 menjadi 1.391.742

Pasien meninggal bertambah 87 menjadi 42.064.

Tercatat sebanyak 77.496 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 59.524.


Sebaran 4.860 kasus baru Corona di Indonesia pada Rabu (7/4/2021), sebagai berikut:


DKI Jakarta: 862 kasus

Jawa Barat: 811 kasus

Jawa Tengah: 535 kasus

Jawa Timur: 346 kasus

DI Yogyakarta: 272 kasus

Sulawesi Selatan: 227 kasus

Riau:222 kasus

Bali: 210 kasus

Banten: 163 kasus

Kalimantan Timur: 163 kasus

Kalimantan Selatan: 140 kasus

Sumatera Barat: 129 kasus

Kalimantan Tengah: 81 kasus

Sumatera Utara: 76 kasus

Bangka Belitung: 72 kasus

Sumatera Selatan: 70 kasus

Papua: 60 kasus

Sulawesi Tengah: 57 kasus

Jambi: 47 kasus

Lampung: 44 kasus

Bengkulu: 42 kasus

Kalimantan Barat: 40 kasus

Aceh: 39 kasus

Kepulauan Riau: 34 kasus

Nusa Tenggara Barat: 26 kasus

Papua Barat: 26 kasus

Gorontalo: 16 kasus

Nusa Tenggara Timur: 15 kasus

Maluku Utara: 11 kasus

Kalimantan Utara: 6 kasus

Sulawesi Utara: 6 kasus

Maluku: 6 kasus

Sulawesi Tenggara: 5 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus.

https://nonton08.com/movies/reign-of-assassins/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar