Senin, 08 Februari 2021

Ukuran Mr P yang Bisa Bikin Pasangan 'Menggelinjang' saat Bercinta

 Perdebatan soal ukuran penis demi kepuasan pasangan di atas ranjang seolah tidak ada habisnya. Namun, sebuah perusahaan kencan 'Big One Dating' mensurvei beberapa wanita untuk menunjukkan adanya kemungkinan wanita orgasme berdasarkan ukuran penis tertentu.

Dikutip dari laman New York Post, perusahaan tersebut mensurvei sekitar 4.761 wanita dan bertanya kepada peserta kapan terakhir kali mereka berhubungan seksual. Mereka kemudian kembali bertanya apakah peserta mencapai klimaks atau tidak, sebelum mengumpulkan data untuk mengetahui ukuran penis mana yang paling mungkin menyebabkan wanita orgasme klimaks.


Hasil survei pun menunjukkan, ukuran penis delapan inci atau sekitar 20 cm adalah yang paling menyenangkan, yang memicu orgasme wanita dalam 44 persen partisipan. Sementara untuk penis dengan ukuran tujuh inci atau sekitar 17 cm dan untuk ukuran penis sembilan inci atau sekitar 23 cm juga dianggap lebih 'sukses' karena mereka memicu klimaks, dan masing-masing dalam 38 persen partisipan.


Kemudian untuk penis yang paling tidak memuaskan secara seksual adalah ukuran satu inci. Namun, meski banyak pria khawatir tentang ukuran alat vital mereka, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan lho, bagi banyak kasus mereka dengan ukuran penis lebih kecil tetap bisa 'menyenangkan' wanita di ranjang.


Sebuah studi berdasarkan hasil survei berbasis internet terhadap lebih dari 50.000 pria dan wanita mengungkapkan bahwa 45 persen pria menginginkan penis yang lebih besar.


Laporan oleh Profesor Kevan Wylie, seorang konsultan dalam pengobatan seksual di Universitas Sheffield, menyimpulkan bahwa kekhawatiran yang berlebihan tentang ukuran penis lebih tinggi di antara pria dengan penis berukuran rata-rata daripada pria dengan penis kecil.

https://indomovie28.net/movies/polaroid/


Menyesal Tak Percaya Corona, Wanita Ini Kena Batunya Tertular Saat Hamil


Meski pandemi Corona telah berjalan lebih dari setahun, masih ada saja yang tak percaya COVID-19. Seperti wanita ini yang mulanya begitu percaya Corona hanyalah 'omong-kosong'.

Tori Howell menarik kembali ucapannya tersebut saat ia tertular Corona di masa kehamilannya. Di usia kehamilan memasuki 22 minggu, ia dinyatakan positif Corona dan kini harus terbaring di rumah sakit.


Pasalnya, wanita asal Inggris ini juga mengidap asma dan berisiko kritis akibat COVID-19. Ia mengaku tak percaya COVID-19 karena lingkungan terdekatnya tak ada yang tertular.


Namun, ia kini berusaha mengingatkan orang-orang kalau COVID-19 bukan 'tipuan' dan setiap orang harus waspada.


"Saya dulu mendengarkan setiap teori konspirasi dan percaya begitu saja, ternyata segalanya bertentangan dengan kenyataan yang akhirnya saya ketahui sekarang," kenang ibu hamil berusia 28 tahun itu.


"Kondisi saya sangat buruk sejak dinyatakan positif Corona, saya kehilangan indra perasa dan penciuman saya. Awalnya saya hanya merasa seperti sedang flu dan sakit kepala, lalu memburuk," katanya, dikutip dari Daily Star.


Belakangan, ia pun kerap merasa sesak napas, tetapi Tori hanya bisa terus berharap kondisinya membaik dan tak pernah melewatkan obat-obatan termasuk bagi penyakit asma yang diidapnya.


"Sekarang saya benar-benar sesak. Saya menggunakan steroid dan antibiotik karena saya pengidap asma. Saya harus mengatakan ini adalah hari terburuk saya," bebernya.


Bersyukur, sang anak tampaknya baik-baik saja dalam kandungan meski dirinya sedang dalam perawatan intensif. Lagi-lagi ia mengingatkan agar orang tak menganggap sepele bahaya COVID-19.


Ia mengaku salah karena selalu menilai berita COVID-19 selama ini hoax.


"Saya membaca begitu banyak hal secara daring tentang virus itu dan sejujurnya saya mengira itu hanya sampah karena selama berbulan-bulan saya tidak mengenal siapa pun yang mengidapnya," tuturnya.


"Virus ini nyata. Saya menarik kembali semua yang pernah saya katakan sebelumnya," sesalnya.

https://indomovie28.net/movies/last-knights/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar