Rabu, 22 Januari 2020

Tersihir Magis Harry Potter di Inggris

Magis Harry Potter berhasil menyihir jutaan penggemarnya dari berbagai negara di dunia. Traveler bisa langsung menyelami Dunia Harry Potter di Inggris.

Harry, i'm coming!! Berasa seperti mimpi akhirnya bisa menyelami keajaiban dunia sihir Harry Potter setelah sekian lama membaca dan menonton filmnya.

Hampir 20 tahun yang lalu (oh yes, i'm that old!) pertama kali baca buku Harry Potter. Itu juga dapet minjem dan entah dapet giliran orang ke berapa yang dipinjamkan buku oleh Wisda, teman saya waktu di SMA.

Saya langsung jatuh cinta dengan karakter dan cerita yang dibuat sama tante Joanne ini. Baru bisa koleksi buku secara lengkap di jaman kuliah, itu juga nyicil dan sempet ikutan pre order buku Harry Potter 7 yang antre malam-malam di Gramedia Matraman.

Sekarang bisa main ke sini tuh beneran berasa mimpi jadi nyata. Satu hal yang pasti, ngeliat semua detail yang dibuat saat memproduksi film ini bisa dibilang bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan yang nggak main-main, dibuat dengan penuh dedikasi dan penuh cinta.

Apalagi pas dengerin semua yang terlibat dari mulai produser, script writers, make-up artist, sampai para casts dll itu memang mereka semua senang bisa terlibat di sebuah produksi besar yang panjang ini. Dan tentunya saya sangat senang juga bisa jadi bagian kecil dari jutaan orang yang tersihir baik dari buku maupun filmnya.

Makasih yah tante Jo, udah bikin cerita yang sangat luar biasa ini dan membagikannya kepada kita semua.

Kuil Meiji Jingu & Perayaan Panen di Tengah Ramainya Tokyo

Meiji Jingu merupakan Kuil Shinto yang didedikasikan untuk arwah Kaisar Meiji dan sang istri, Permaisuri Shoken. Inilah kuil perayaan panen di tengah ramainya Tokyo.

Meiji adalah kaisar pertama Jepang modern. Kuil Meiji Jingu dibangun 8 tahun setelah wafatnya sang kaisar dan 6 tahun setelah wafatnya sang permaisuri pada tahun 1920.

Selama periode Meiji, Jepang menjadi salah satu kekuatan utama dunia setelah melakukan modernisasi dan westernisasi di negaranya.

Saat saya berkunjung ke sini, pengunjung sedang ramai-ramainya. Ternyata hari itu ada perayaan nasi merah, sehingga pengunjung bisa mengantri untuk mendapatkan nasi merah secara gratis.

Tak terlalu jauh dari gerbang masuk, kita bisa menemukan gentong-gentong berisi wine. Pada saat jaman Meiji, Jepang mengadopsi budaya barat tanpa meninggalkan budaya Jepang. Salah satu yang dilakukan kaisar adalah dengan makan masakan barat juga meminum wine.

Wine atau anggur yang terdapat di sini merupakan anggur yang disucikan dan ditawarkan oleh kilang anggur terkenal di Perancis, Bourgogne atas prakarsa Mr Yasuhiko Sata perwakilan House of Burgundy di Tokyo.

Rasa terima kasih diberikan kepada pembuat anggur yang telah memberikan hadiah ini dengan semangat kedamaian dengan harapan terjalinnya persahabatan yang baik antara Jepang dan Perancis.

Memasuki kawasan kuil, kita akan disambut oleh torii gate, dimana kita akan menemukan hutan. Tidak kurang dari 100,000 pohon ada di Meiji Jingu.

Sebelum memasuki kuil, terdapat semacam bak berisi air tempat orang membersihkan diri. Mungkin semacam berwudhu dulu bagi muslim. Dan tentu saja ada tata caranya yang diletakkan pada papan di dinding atas agar mudah terlihat.

Hari itu memang istimewa karena sedang dipamerkan persembahan untuk upacara panen. Berbagai sayuran, buah dipamerkan dan dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi karya seni yang indah. Sayuran kol berwarna warni mulai dari hijau muda, hijau tua, kuning, putih hingga ungu tersedia disana. Banyak juga hasil panen lain seperti wortel, kentang, jeruk dan banyak lainnya dengan ukuran yang besar-besar!

Memasuki kawasan kuil, banyak orang sudah memadati bagian depan. Sedang ada acara di kuil jadi kita hanya bisa melihat dari jauh. Di depan kuil, para pengunjung bisa berdoa. Tak jauh dari kuil, ada tempat untuk menuliskan doa dan permohonan. Caranya, tulis permohonan atau doa kita di kertas yang sudah disediakan kemudian dimasukkan ke amplop sambil menyelipkan uang seikhlas kita.

Jadi Meiji Jingu ini tidak hanya sekedar kuil, namun banyak yang bisa kita lihat dan nikmati disini. Kuil ini bisa dicapai dengan naik metro dan turun di stasiun Harajuku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar