Selasa, 21 Januari 2020

Saat Burj Khalifa Dipasangi Iklan Bernilai Triliunan Rupiah

Siapa yang tak tahu Burj Khalifa? Gedung tertinggi dunia ini kini tampilkan iklan Huawei dengan harga fantastis, Triliunan.

Dubai begitu mentereng dengan kehadiran Burj Khalifa. Kali ini, Burj Khalifa tampil menyala karena sebuah iklan, seperti yang diintip detikcom dari berbagai sumber, Sabtu (15/6/2019).

Burj Khalifa rupanya berkolaborasi dengan perusahaan Huawei. Huawei dapat menampilkan series-serius unggulannya di dinding Burj Khalifa. Sebut saja Huawei P30 dan Mate20.

Layaknya pertunjukkan cahaya, Burj Khalifa tampak makin cantik dan mempersona. Iklan ini memberikan informasi tentang berbagai keunggulan produk Huawei dengan tampilan yang mempercantik Burj Khalifa.

China mmg gokil, semua negara antri ngajakin kerja sama 👊🏼

Salah satunya Raja Dubai yg sdh mnanda tangani kontrak dgn perush.Huawei 5G China, utk 5 th sbsr hmpr USD 500 Juta. Raja Dubai pun mberikan fasilitas free pemakaian Menara Burj Khalifa utk iklan Huawei slama 3 menit

Banyak traveler yang berdiri di depan gedung ini hanya untuk merekam iklan Huawei ini. Video iklan ini pun viral di Media Sosial.

Bukan cuma luar biasa indah, iklan ini juga menyita perhatian karena harganya. Iklan yang berdurasi 3 menit ini punya harga yang bikin merem melek.

Huawei rela membayar YUAN 50 milyar atau sekitar Rp 103 T. Lama kontraknya selama 5 tahun.

Kerja sama ini juga menjadi proyek pertama dari 5G di Dubai. Wah, keren banget ya!

Kemenpar Ajak Para Guru di Surabaya Tingkatkan Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak para guru di Surabaya mengikuti Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Bagi Guru. Acara ini digelar Kemenpar untuk menyamakan persepsi mengenai sektor masa depan Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan pelatihan yang akan digelar pada Rabu, 19 Juni 2019 di Harris Hotel & Convention Gubeng, Surabaya, ini sangat strategis. Terutama untuk menyatukan pemahaman tentang pariwisata yang baik dan benar.

"Oleh karena itu, kita bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Jawa Timur, juga dengan Dinas Pendidikan Jatim. Ini bentuk sinergitas di lapangan. Karena kalau bicara pariwisata, sangat panjang, lebar, dan melibatkan banyak hal," kata Giri dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/6/2019).

Terkait hal itu, ia menyebut tahun ini adalah tahunnya Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh sebab itu pelatihan yang digelar Kemenpar sangatlah penting.

"Pariwisata itu multiplier effect-nya besar. Terutama secara ekonomi, karena pariwisata menyentuh siapa saja dan semua bisa di-create sebagai pariwisata. Hal ini sejalan dengan Jawa Timur yang sudah menjadi provinsi pariwisata," paparnya.

Giri juga menilai pariwisata itu unik dan bisa mengatasi pengangguran.

"Sebagai provinsi pariwisata, Jawa Timur punya sesuatu. Teman-teman tolong perhatikan pelatihan ini. Bagaimana fungsi guru meningkatkan pariwisata. Apalagi pariwisata bisa masuk dalam berbagai sektor," katanya.

Adapun pelibatan guru dalam pariwisata menurutnya untuk memberi pemahaman utuh kepada siswanya, khususnya mengenai pariwisata.

"Kita sampaikan jika pariwisata adalah sektor yang sangat menjanjikan di masa depan. Sektor yang bisa merangkul siapa saja dan sektor mana saja. Namun, kita ingin ada persepsi yang sama soal pariwisata. Dan guru bisa menjadi penyambung informasi itu," ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memberikan apresiasi atas keterlibatan para guru. Sebab, informasi yang mereka terima bisa langsung disampaikan ke para siswa.

"Sampaikan jika pariwisata adalah masa depan bangsa. Pariwisata adalah core economy yang akan menjadi penyumbang devisa nomor satu di Indonesia. Kita membutuhkan SDM-SDM andal untuk menanganinya. Dan kita membutuhkan guru untuk memberikan informasi itu," kata Arief.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar