Per 8 Maret 2021, vaksin COVID-19 dosis 1 telah diberikan ke 3.098.025 orang, setara 7,68 persen dari total target vaksinasi di Indonesia hingga tahap kedua.
Total angka tersebut terdiri dari 2.114.655 SDM kesehatan (143,98 persen dari total target SDM Kesehatan), 715.767 petugas publik (4,13 persen dari total target petugas publik), dan 267.603 lansia (1,24 persen dari total target lansia).
Sedangkan vaksin COVID-19 dosis 2 telah diberikan kepada total 1.158.432 orang, setara 2,87 persen dari total target vaksinasi di Indonesia hingga tahap kedua.
Angka ini mencakup 1.149.547 SDM kesehatan (78,27 persen), 8.800 petugas publik, dan 5 lansia.
Mengacu pada laporan akun resmi Kemenkes, berikut rincian update vaksinasi COVID-19 di Indonesia pada Senin (8/3/2021) hingga pukul 14.00 WIB:
Total Sasaran Vaksinasi: 181.554.465
Total SDM Kesehatan, Petugas Publik dan Lansia: 40.349.051
Total Penerima Vaksinasi-1: 3.098.025
Total Penerima Vaksinasi-2: 1.158.432
Target SDM Kesehatan: 1.468.764
Vaksinasi-1 SDM Kesehatan: 2.114.655
Vaksinasi-2 SDM Kesehatan: 1.149.547
Target Petugas Publik: 17.327.169
Vaksinasi-1 Petugas Publik: 715.767
Vaksinasi-2 Petugas Publik: 8.880
Target Lansia: 21.553.118
Vaksinasi-1 Lansia: 267.603
Vaksinasi-2 Lansia: 5
https://nonton08.com/movies/saur-sepuh-ii-the-sacred-resting-place/
Vaksin COVID-19 AstraZeneca Pakai Adenovirus, Virus Apa Itu?
Indonesia pada hari Senin (8/3/2021), menerima 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca. Vaksin ini rencananya akan jadi vaksin COVID-19 kedua yang digunakan dalam program vaksinasi di Indonesia.
Vaksin COVID-19 AstraZeneca diketahui dikembangkan dengan metode yang berbeda dari vaksin COVID-19 Sinovac. Vaksin AstraZeneca tidak mengandung virus SARS-COV-2 yang dimatikan, melainkan virus lain yang dimodifikasi untuk memicu respons imun (viral vector).
Dikutip dari BBC, AstraZeneca bersama Oxford University mengembangkan vaksin COVID-19 dengan memanfaatkan adenovirus dari simpanse. Virus ini menyebabkan pilek ringan dan tidak berbahaya bagi manusia.
"Pada vaksin viral vector, virus yang tidak berbahaya ini akan masuk ke dalam sel di tubuh kita lalu mengirim instruksi pembuatan sebagian kecil virus penyebab COVID-19. Bagian tersebut merupakan protein mirip paku (spike protein) yang ditemukan pada permukaan virus COVID-19," tulis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).
"Sel kemudian menampilkan protein ini, lalu sistem imun kita mengenalinya sebagai benda asing. Ini akan memicu sistem imun menghasilkan antibodi dan sel-sel imun lainnya untuk melawan apa yang dianggap sebagai infeksi," lanjut CDC seperti dikutip dari situs resminya pada Senin (8/3/2021).
Adenovirus dijelaskan tidak akan membuat seseorang terinfeksi oleh COVID-19. Virus juga tidak akan mengubah DNA (deoxyribonucleic acid) seseorang.
Teknologi yang sama diterapkan juga saat peneliti dunia mengembangkan vaksin untuk wabah Ebola.
Kiriman dari COVAX, Vaksin Corona AstraZeneca Asal Inggris Tiba di Indonesia
Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca tiba sore ini di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kedatangan vaksin asal Inggris ini merupakan skema kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility.
"Hari ini Indonesia menerima pengiriman pertama 1.113.600 vaksin jadi dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Senin (8/3/2021).
Menurut Menlu Retno, pengiriman kali ini merupakan bagian awal dari batch pertama yang totalnya 11.704.800 vaksin jadi. Pengiriman untuk batch pertama akan dilakukan secara bertahap hingga Mei 2021.
Vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca bekerja sama dengan Oxford University mendapatkan emergency use listing (EUL) dari organisasi kesehatan dunia WHO pada Februari 2021. Dalam uji klinis, vaksin ini dinyatakan aman untuk diberikan pada lansia.
Efektivitas berdasarkan analisis interim uji klinis mencapai 70,4 persen. Salah satu kelebihan vaksin AstraZeneca yang mengusung platform vektor adenovirus ini adalah penyimpanan yang lebih fleksibel karena bertahan pada suhu lemari pendingin pada umumnya yakni 2-7 derajat celcius.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar