Meski beberapa hari ke belakang Corona DKI di bawah dua ribu kasus, masih ada beberapa kelurahan yang menyumbang kasus aktif COVID-19 cukup tinggi.
Per Sabtu (6/3/2021), total ada 7.226 kasus aktif COVID-19, naik 53 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Kebanyakan di antaranya berada di wilayah Jakarta Timur.
Tak seperti pekan sebelumnya, total kasus aktif Corona di beberapa wilayah DKI sudah menurun. Tak ada lagi wilayah yang mencatat kasus aktif Corona di atas 100.
Berikut 25 wilayah DKI dengan penyumbang kasus aktif Corona tertinggi per Sabtu (6/3/2021).
Pejagalan (Jakarta Utara): 66 kasus
Kebon Bawang (Jakarta Utara: 65 kasus
Makasar (Jakarta Timur): 63 kasus
Cijantung (Jakarta Timur): 62 kasus
Cibubur (Jakarta Timur): 60 kasus
Pluit (Jakarta Utara): 59 kasus
Duri Kosambi (Jakarta Barat): 57 kasus
Palmerah (Jakarta Barat): 57 kasus
Pondok Bambu (Jakarta Timur): 57 kasus
Pisangan Timur (Jakarta Timur): 56 kasus
Bintaro (Jakarta Selatan): 55 kasus
Duren Sawit (Jakarta Timur): 55 kasus
Srengseng Sawah (Jakarta Selatan): 55 kasus
Sunter Agung (Jakarta Utara): 55 kasus
Lubang Buaya (Jakarta Timur): 54 kasus
Lenteng Agung (Jakarta Selatan): 52 kasus
Sunter Jaya (Jakarta Utara): 51 kasus
Jagakarsa (Jakarta Selatan): 50 kasus
Pademangan Barat (Jakarta Utara): 50 kasus
Warakas (Jakarta Utara): 49 kasus
Penggilingan (Jakarta Timur): 48 kasus
Kapuk (Jakarta Barat): 47 kasus
Cengkareng Timur (Jakarta Barat): 46 kasus
Cilandak Barat (Jakarta Selatan): 46 kasus
Kalisari (Pasar Rebo): 45 kasus
https://indomovie28.net/movies/haunted-hotel/
Sosok-sosok Lansia RI yang Suntik Vaksin COVID-19 di Atas Umur 90 Tahun
Tahap kedua vaksinasi COVID-19 di Indonesia mulai menyasar para lansia atau lanjut usia. Beberapa di antaranya sudah berusia di atas 90 tahun, bahkan ada yang mendekati seabad.
Lansia masuk ke dalam prioritas vaksinasi setelah petugas kesehatan karena dinilai termasuk kelompok yang rentan terinfeksi maupun rentan mengalami dampak fatal. Kematian tertinggi pada infeksi COVID-19 terjadi di kelompok ini.
Di awal-awal vaksinasi, penyuntikan vaksin COVID-19 pada lansia sempat menjadi kontroversi. Ketika itu, belum ada satupun vaksin yang diujikan pada lansia, sehingga keamanannya belum terjamin.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada awal Februari 2021 akhirnya menyetujui pemberian vaksin Coronavax buatan Sinovac pada usia 60 tahun ke atas. Persetujuan ini didasarkan pada hasil analisis interim uji klinis di China.
Meski demikian, BPOM memberi catatan untuk berhati-hati pada usia 70 tahun ke atas. Dibutuhkan pendampingan khusus saat screening di usia tersebut.
"Data yang kami terima berdasarkan hasil uji klinis di Brasil untuk fase 3 adalah sampai usia 70 tahun," jelas Kepala BPOM RI Penny K Lukito, Minggu (7/2/2021).
Sosok-sosok yang sudah mendapat vaksin COVID-19 di atas usia 90 tahun antara lain sebagai berikut:
1. Eks Mentamben Dr Soebroto, 98 tahun
Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) era Soeharto, Prof Dr Subroto, mendapatkan suntikan pertama vaksin Sinovac di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK), Kampus hang Jebat, Jakarta Selatan, Jumat (5/3/2021).
"Tidak sakit, terasa normal. Sekarang malah tambah semangat," katanya seusai penyuntikan.
Prof Subroto yang menjabat sebagai Mentamben pada periode 1978-1988 ini mendapat suntikan vaksin COVID-19 di usia 98 tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar