Senin, 08 Maret 2021

WHO Bakal Umumkan Asal-usul COVID-19 pada 15 Maret

  Tim ahli dari organisasi kesehatan dunia WHO telah menyelesaikan investigasi di Wuhan untuk mengungkap asal usul virus Corona COVID-19. Hasilnya akan dipublikasikan dalam waktu dekat.

"Saat ini dijadwalkan pada 14-15 Maret," kata Peter Ben Embarek, kepala misi investigasi, dalam temu media di Jenewa, dikutip dari Reuters, Minggu (7/2/2021).


Ben Embarek yang merupakan pakar penularan penyakit dari hewan ke manusia mengatakan pada akhir misi bilan lalu, bahwa virus kemungkinan berasal dari kelelawar. Namun belum diketahui bagaimana bisa meloncat ke manusia.


Kemungkinan virus bocor dari laboratorium telah dibantahnya.


Semula, tim WHO sempat menjadwalkan untuk mengumumkan hasil awal investigasi yang dilakukan. Namun rencana ini batal.


"Apa yang dilakukan tim adalah bekerja sangat keras untuk menyelesaikan laporan utuh sehingga kita bisa menyampaikan diskusi yang layak seputar laporan tersebut," kata Mike Ryan, pakar kedaruratan WHO.

https://indomovie28.net/movies/swapping-wives/


Corona B117 yang Sudah Masuk RI Diprediksi Akan Mendominasi, Ini Risikonya


Heboh soal dua kasus Corona B117 yang ditemukan di Indonesia. Varian ini mulanya merebak di Inggris dan terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Desember lalu.

Dijelaskan Riza Arief Putranto, peneliti genomik molekuler dan anggota Konsorsium COVID-19 Genomics UK, data terakhir menunjukkan peningkatan gejala dan meningkatnya angka mortalitas dari varian Corona B117.


"Data terakhir dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG), jadi grup yang memberikan nasihat kepada pemerintah Inggris terkait dengan varian baru, secara umum menunjukkan peningkatan gejala dan peningkatan mortalitas, tapi ini potensinya sebanyak maksimal 35 persen," sebut Riza dalam diskusi online CISDI Sabtu (6/3/2021).


Meski begitu, Riza menyebut data ini masih menjadi perdebatan para ahli lantaran belum bisa dipastikan apa penyebab peningkatan gejala dan angka kematian terkait hubungan dengan varian Corona B117.


"Tetapi ini menjadi indikasi kita bersama untuk hati-hati," lanjutnya mewanti-wanti.


Awal mula varian Corona B117

Lebih lanjut, Riza menyebut varian Corona B117 mulanya dinamakan VUI-202012/01. Kode tersebut diartikan varian under investigation, yang ditemukan pada Desember.


Artinya, varian ini masih dalam investigasi atau pemeriksaan lebih lanjut. Namun, setelah beberapa data dari saintis di dunia muncul, Riza menyebut penularan dari varian Corona B117 terbukti meningkat hingga 50-70 persen dan nama varian berubah dari VUI menjadi (varian of concern) VOC.


"Varian yang menjadi perhatian karena penularannya lebih cepat. Ada potensi membuat orang lebih banyak ke RS, menimbulkan potensi kematian, meskipun risetnya masih terus berjalan," kata Riza.


Diprediksi akan mendominasi

Menurut Riza, sejumlah peneliti besar di dunia sudah memprediksi varian Corona B117 ini akan menggantikan varian dominan saat ini. Jika varian Corona B117 terus mendominasi, ada kemungkinan siklus pandemi akan seperti di awal merebak.


"B117 itu lebih cepat, kemungkinan besar hampir peneliti-peneliti besar di dunia memprediksi varian ini akan menggantikan varian yang dominan saat ini," bebernya.


"Kalau dia dominan, lebih cepat, risikonya apa, akan lebih banyak orang ke rumah sakit, akan berulang lagi siklus yang kita alami di awal dulu pandemi," pungkasnya

https://indomovie28.net/movies/serendipity-3/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar