Sabtu, 06 Maret 2021

Roket SpaceX Starship Berhasil Mendarat, Tapi Langsung Meledak

 Prototipe roket Starship milik SpaceX berhasil mendarat untuk pertama kalinya dalam uji terbang ketinggian di Texas, Amerika Serikat. Tapi hanya beberapa menit setelah mendarat roket tersebut langsung meledak di landasan.

Setelah sempat dibatalkan di menit-menit terakhir, SpaceX menguji coba prototipe roket Starship SN10 di fasilitasnya di Boca Chica, Texas pada hari Rabu (3/3) pukul 18.14 waktu setempat. Dalam uji coba kali ini, roket Starship berhasil mencapai ketinggian sekitar 10 km.


Setelah mencapai ketinggian tersebut, Starship mematikan ketiga mesin Raptor-nya satu persatu agar bisa jatuh bebas dan mengambil posisi horizontal dengan bagian 'perutnya' menghadap permukaan tanah.


Setelah itu roket memulai manuver 'belly flop' di mana tiga mesin tadi kembali dinyalakan untuk mengubah posisi roket menjadi vertikal untuk persiapan pendaratan.


Starship SN10 berhasil turun secara perlahan dan mendarat dengan mulus meski agak sedikit miring ke samping. Teknisi SpaceX John Insprucker yang memandu siaran langsung peluncuran ini menyatakan misi kali ini berjalan sukses.


"Tiga kali baru beruntung, seperti kata pepatah. Kami berhasil melakukan soft touchdown di landasan pendaratan," kata Insprucker seperti dikutip dari The Verge, Kamis (4/3/2021).


"Sebagai pengingat, poin penting dari uji terbang hari ini adalah mengumpulkan data tentang pengendalian kendaraan saat reentering, dan kami berhasil menyelesaikannya," sambungnya.


Tapi beberapa menit setelah Starship berhasil mendarat, roket setinggi 45 meter itu langsung meledak di dekat landasan peluncuran. Tidak diketahui penyebab ledakan ini karena siaran langsung dari SpaceX langsung terputus sebelum ledakan.


Meski tetap berakhir dengan ledakan, hasil uji coba kali ini merupakan pencapaian yang mengagumkan untuk SpaceX. Dua uji coba sebelumnya, prototipe SN8 dan SN9, tidak berhasil mendarat dan meledak karena tidak berhasil mengurangi kecepatan.


Insprucker mengatakan SpaceX sudah membangun beberapa prototipe roket Starship lainnya, dan prototipe SN11 sudah siap untuk diuji coba dalam waktu dekat.


SpaceX merancang Starship sebagai roket yang bisa dipakai ulang sepenuhnya. Roket raksasa ini bisa mengangkut awak astronaut dan kargo seberat 100 ton untuk misi luar angkasa di orbit Bumi, Bulan dan kemudian Mars.


CEO SpaceX Elon Musk optimis Starship bisa melakukan penerbangan ke orbit pada akhir tahun ini, dan mulai melakukan penerbangan berawak pada tahun 2023. Roket ini juga akan digunakan miliarder Jepang Yusaku Maezawa untuk terbang ke Bulan bersama delapan orang terpilih lainnya.

https://kamumovie28.com/movies/the-poet-3/


Bakal Ada HP Redmi Khusus Gaming Lho...


Setelah merilis lini Redmi K40, Lu Weibing, Presiden Xiaomi dan CEO Redmi memastikan kalau Redmi akan merilis ponsel gaming pertamanya dalam waktu dekat.

Ponsel gaming Redmi yang dimaksudnya itu akan menggunakan system on a chip (SoC) flagship Dimensity 1200, dan ponselnya sendiri akan dirilis pada bulan Maret ini, demikian dikutip detikINET dari Gizchina, Kamis (4/3/2021).


Menurut Lu Weibing, ponsel gaming Redmi itu akan memakai layar AMOLED Samsung E4. Ia pun menambahkan dalam pengujian awal terlihat kalau penggunaan Dimensity 1200 ini menghasilkan performa dan efisiensi daya yang bagus. Ia pun menegaskan kalau ponsel gaming Flagship Redmi itu akan dijual dengan harga yang sangat menarik.


Dimensity 1200 ini baru dirilis pada Januari lalu, dan dibuat dengan proses 6nm. Tak lama setelah peluncuran itu Xiaomi mengkonfirmasi kalau mereka akan menjadi salah satu pabrikan pertama yang membuat ponsel dengan chip tersebut.


Dimensity 1200 punya delapan core dengan konfigurasi 1+3+4, yaitu satu core Cortex-A78 dengan kecepatan 3 GHz, tiga core Cortex-A78 dengan kecepatan 2,6GHz, dan empat core hemat daya Cortex-A55 dengan kecepatan 2 GHz.


Lalu MediaTek melengkapi chip ini dengan HyperEngine 3.0, yang ditujukan untuk meningkatkan performa game tersebut saat dipakai bermain game.


Dimensity 1200 dirilis bersama dengan Dimensity 1100, yang pada dasarnya adalah chip yang sama. Hanya saja Dimensity 1100 yang tak punya 'core utama'. Semua core A78-nya berjalan di kecepatan 2,6GHz.


Meski begitu, jika dibandingkan dengan core A77 yang ada di Dimensity 1000+, core di 1100 ini tetap punya keunggulan dari segi arsitektur, jadi performanya tetap lebih tinggi baik untuk single core maupun multi core.


Sebelumnya, Xiaomi juga menjadi perusahaan pertama yang merilis ponsel pertama dengan chip flagship Snapdragon 888. Yaitu dipakai di Mi 11 yang dirilis pada Desember lalu.


Setelah itu pun Xiaomi, tepatnya Redmi, merilis jajaran K40 yang salah satunya juga menggunakan chip Snapdragon 888.

https://kamumovie28.com/movies/the-poet-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar