Minggu, 22 Desember 2019

Air Terjun Tertinggi di Jawa Memesona Netizen Dunia

 Air Terjun Madakaripura tengah viral setelah seorang pembuat film asing mengambil gambar air terjun itu pakai drone, sekaligus memperlihatkan pesonanya.

Andres Aguilera Morillas, demikian nama pembuat konten itu. Pria asal Spanyol ini mengabadikan keindahan Air Terjun Madakaripura dengan memainkan perangkat drone-nya.

Diintip detikcom dari Twitternya, Selasa (24/9/2019), Andres mengabadikan air terjun dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Dia menggunakan drone dan menerbangkannya menelusuri aliran air terjun setinggi hampir 200 meter ini.

Awalnya drone terbang dari bawah menuju puncak air terjun. Kemudian drone pun menukik 90 derajat ke arah bawah mengikuti aliran air terjun. Hampir sampai di dasar, Andres pun membelokkan drone menelusuri lembah air terjun. Video yang dihasilkan pun sangat indah.

Video yang dia bagikan di Twitter ini pun menjadi perhatian netizen. Banyak yang kagum akan keindahan Air Terjun Bahkan banyak akun yang me-reply dan mencuitkan ulang video epik ini. Netizen, baik asing maupun Indonesia, mengomentari keindahan karya drone Andres Aguilera Morillas yang dianggap mampu menangkap pesona Air Terjun Madakaripura seutuhnya.

Perlu traveler ketahui, Air Terjun Madakaripura merupakan air terjun setinggi hampir 200 meter yang tersembunyi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ini adalah air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan nomor 2 tertinggi di Indonesia.

Keindahan Air Terjun Madakaripura bukanlah rahasia lagi. Mengalir di lembah yang sangat hijau dengan lereng tebing, membuat foto yang dihasilkan di sana sangat instagramable.

Air Terjun Madakaripura berada di antara perbatasan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan. Warga lokal menyebutnya juga sebagai 'air terjun abadi', karena air di alirannya tak pernah kering walaupun di musim kemarau.

Kamu sudah ke sini?

Pulau 'Topeng Monyet' Vietnam Dikritik Aktivis

Di Nha Trang, Vietnam, ada satu tempat yang dijuluki Pulau Monyet karena atraksi "Topeng Monyet" yang hadir di sana. Tapi ada yang menilai aksi itu kejam.

Pulau Monyet alias Monkey Island ini merupakan salah satu spot wisata yang dapat ditemukan di Nha Trang. Di sini dapat ditemui ragam aksi yang mengetengahkan para monyet, bagaikan "Topeng Monyet" yang dikenal di Indonesia.

Dalam tur tersebut para primata di Pulau Monyet biasanya akan menaiki sepeda motor, mengangkat beban, dan memasukkan bola basket ke keranjang. Pertunjukan diakhiri dengan aksi kera mengumpulkan uang dari penonton.

Nah, atraksi tersebut rupanya juga dapat kecaman dari aktivis perlindungan hewan PETA, seperti dilansir AFP. Mereka menyebut ada nuansa kekejaman terhadap aktivitas tersebut. Apalagi di tempat lain pada pulau itu pengunjung bisa bertaruh pada lomba renang monyet. Dia juga mengimbau para turis agar berhenti membeli tiket untuk melihat aksi "Topeng Monyet" di Nha Trang.

"Monyet tidak bisa memilih untuk berjalan dengan kaki belakangnya, mengendarai sepeda, atau melakukan trik yang tidak berarti dan memalukan - mereka hanya belajar untuk takut apa yang akan terjadi jika mereka tidak melakukannya," kata Jason Baker dari PETA.

Truong Nguyen Phuoc An, selaku manajer Pulau Monyet, menegaskan bahwa hewan-hewan yanh ada di sana tidak pernah dipukuli. Para satwa ini pun dirawat dengan baik berkat uang tiket dari turis.

"Kami memiliki uang untuk memelihara pulau itu dan membeli lebih banyak makanan untuk monyet-monyet," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar