Seorang mantan narapidana dibawa ke rumah sakit setelah penisnya membengkak. Dokter di New York yang merawatnya berasumsi bahwa pembengkakan itu disebabkan karena penisnya patah.
Namun, anehnya pria yang tidak disebutkan namanya tersebut tidak merasakan sakit yang biasanya dirasakan saat terjadi cedera penis patah. Petugas medis yang menanganinya pun merasakan ada benda asing yang ada di dalam penisnya sepanjang 1,5 sentimeter.
Sampai akhirnya, pria tersebut mengaku benda asing apa yang ada di dalam penisnya. Selama dirinya di penjara, ia pernah memasukkan domino yang dibentuk seperti panah ke dalam penisnya dengan tujuan untuk meningkatkan rangsangan seksualnya.
Akibatnya, dokter mengatakan penis pria itu mengalami memar dan infeksi parah. Untuk mengatasi infeksi bakterinya itu, pria tersebut diberikan antibiotik.
Dikutip dari Daily Mail, Dr Jason Elyaguov dan rekannya mengatakan 18 bulan kemudian pria itu kembali ke rumah sakit untuk mengecek kondisinya lagi. Pria itu mengklaim bahwa dirinya bisa berhubungan seks dan buang air kecil tanpa masalah.
Namun, anehnya pria itu menolak dioperasi untuk mengeluarkan pecahan domino dari penisnya. Kasus ini pun telah dipublikasi Dr Elyaguov dan timnya di jurnal Urology Case Reports.
Dalam laporan tersebut, Dr Elyaguov dan rekannya mengatakan praktik memasukkan benda asing ke dalam penis untuk meningkatkan rangsangan seksual umumnya terjadi di negara-negara Asia. Sementara di Amerika, kasus serupa sering ditemukan pada orang-orang yang dipenjara di sana.
Mereka mengatakan, biasanya masalah baru muncul beberapa minggu kemudian pasca benda asing itu dimasukkan ke dalam penis. Akibatnya terjadi infeksi bakteri karena benda asing yang tidak steril tersebut.
https://movieon28.com/movies/demon-slayer-kimetsu-no-yaiba-the-movie-mugen-train/
Suami Joanna Alexandra Meninggal, Terpapar COVID-19 dengan Komorbid Asma
Berita duka kembali datang dari dunia hiburan Indonesia. Suami Joanna Alexandra, Raditya Oloan, meninggal dunia. Kabar ini diketahui lewat postingan kerabat hingga teman Radit dan Joanna Alexandra.
"Till we meet again my friend @radityaoloan. Kenangan orang baik seperti lo selalu jadi berkat and berbekas di hati banyak orang.. Pray for @joannaalexandra And Family to stay strong," jelas akun Pascal Lasmana dalam Instagram miliknya.
Tepat 2 hari lalu, Joanna dalam akun Instagramnya memposting kondisi terkini mendiang suami. Disebutnya, Radit tengah berjuang melawan COVID-19 di ICU dengan bantuan ventilator.
"Kondisinya post covid dengan komorbid asma, and he is going through a cytokine storm yang menyebabkan hyper-inflammation in his whole body," cuitnya di akun Instagram pribadi, Selasa (4/5/2021).
Seberapa fatal sih komorbid COVID-19 asma?
Menurut Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), infeksi COVID-19 pada pengidap asma bisa menyebabkan pneumonia hingga penyakit pernapasan akut. Kondisi bisa berakhir kritis jika pasien mengalami perburukan gejala terus menerus.
"Asma adalah penyakit radang, dengan infeksi pernapasan menjadi salah satu penyebab paling umum, ini berarti pasien dengan asma dapat mengalami eksaserbasi (perburukan gejala) asma mereka, efek virus corona COVID-19," kata Jack Stewart, MD, ahli paru di Rumah Sakit St Joseph di Orange County, California, Amerika Serikat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar