Kamis, 10 Juni 2021

Ciri-ciri HIV Tahap Awal yang Sering Tak Disadari

 - Ciri-ciri HIV (human immunodeficiency virus) tahap awal bisa berbeda-beda pada setiap orang. Karakteristik gejalanya yang tidak khas juga terkadang membuat banyak orang tak sadar sedang terkena penyakit tersebut.

Tahap awal infeksi HIV biasa disebut dengan sindrom retroviral akut (ARS). Dalam tahap ini, sistem kekebalan tubuh akan berjuang untuk melawan virus HIV.


Ketika awal menginfeksi, HIV menimbulkan gejala mirip seperti flu. Berikut beberapa gejalanya.


Sakit kepala

Sakit tenggorokan

Kelelahan

Panas dingin

Nyeri otot

Pembengkakan kelenjar getah bening.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), gejala ini muncul setelah 2-4 minggu terpapar HIV. Gejalanya pun bisa berlangsung hingga beberapa minggu.


Namun, bagi sebagian orang, ciri-ciri HIV tahap awal ini bisa hanya berlangsung dalam beberapa hari.


Dalam beberapa kasus, orang yang terkena HIV tidak mengalami gejala apa pun. Namun, mereka masih dapat menularkan virus ke orang lain.


Meski demikian, tak berarti orang yang tidak mengalami gejala pada tahap awal, HIV yang diidapnya 'kurang serius'. Justru tak sedikit orang yang baru menyadari mereka terkena HIV ketika kondisinya sudah parah.

Setelah gejala awal menghilang, kamu akan memasuki tahap infeksi kedua, yakni tahap tanpa gejala. Pada tahap ini, HIV tidak akan menimbulkan gejala apa pun dalam kurun waktu yang cukup lama, yakni sekitar 10-15 tahun.


Ini tidak berarti HIV hilang begitu saja, namun mereka sedang menyerang tubuh secara diam-diam. Apabila tak segera dideteksi dan ditangani, HIV akan memasuki tahap ketiga atau tahap akhir, yakni AIDS (acquired immune deficiency syndrome).


Saat HIV sudah menjadi AIDS, gejala yang timbul pun bisa semakin parah, di antaranya sebagai berikut.


Demam di atas 37,8 derajat celsius

Menggigil parah dan berkeringat di malam hari

Muncul bintik-bintik putih di mulut

Luka di dubur

Kelelahan parah

Batuk

Radang paru-paru

Berat badan menurun drastis

Sakit kepala terus-menerus.

Apabila tak segera diobati, setidaknya butuh waktu sekitar 10 tahun untuk HIV berkembang menjadi AIDS. CDC pun memperkirakan tingkat kelangsungan hidup seseorang yang sudah mengidap AIDS adalah rata-rata hanya tiga tahun.


Oleh karenanya penting bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri HIV sebagai langkah antisipasi. Namun, yang paling terpenting adalah hindari berbagai faktor risiko penyakit tersebut, seperti tidak melakukan seks bebas, dan rutin melakukan tes HIV di fasilitas kesehatan terdekat.

https://maymovie98.com/movies/marathon-the-patriots-day-bombing/


Syarat Penerima Vaksin AstraZeneca, Perlu Banget Dicatat!


Warga DKI berusia 18 tahun ke atas sudah bisa menerima vaksin COVID-19. Vaksinasi ini diberikan pada warga ber-KTP maupun masyarakat yang berdomisili di DKI Jakarta.

Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan di berbagai sentra vaksinasi di DKI dengan menggunakan vaksin AstraZeneca. Adapun syarat penerima vaksin COVID-19 AstraZeneca masih sama dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia), dengan beberapa ketentuan.


"Masih sama (dengan syarat terdahulu). Di atas usia 18 tahun yang ditunda yang ada riwayat kekentalan darah. Penyakit akut, demam, alergi berat, diminta vaksinnya di RS," kata juru bicara vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi detikcom, Kamis (10/6/2021).


Berikut syarat penerima vaksin COVID-19:

1. Jika pernah terpapar COVID-19 dan sudah sembuh lebih dari tiga bulan, bisa diberikan vaksinasi.


2. Berusia di atas 18 tahun. Kelompok lanjut usia (lansia), sudah bisa mendapatkan persetujuan untuk diberikan vaksin COVID-19.


3. Bagi ibu hamil vaksinasi masih harus ditunda. Jika ingin melakukan perencanaan kehamilan, bisa dilakukan setelah mendapat vaksinasi kedua COVID-19.


4. Tekanan darah harus di bawah 180/110 mmHg.


5. Ibu menyusui sudah bisa mendapat vaksinasi.

https://maymovie98.com/movies/patriots-day/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar