Baru-baru ini, Sinovac mengklaim vaksin COVID-19 mereka meningkatkan antibodi hingga 20 kali lipat dalam 15 hari. Meski begitu, analisis tersebut baru berdasarkan hasil awal uji klinis vaksin Fase II di China.
Hal ini memicu pertanyaan apakah vaksin Corona Sinovac dosis ketiga akan diterapkan di Indonesia. Ketua tim riset uji klinis vaksin COVID-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof Dr dr Kusnandi Rusmil SpA(K) pun angkat bicara.
"Belum mulai suntikan ketiga, baru akan dimajukan ke komite etik penelitian dulu," jelasnya saat dikonfirmasi detikcom Kamis (10/6/2021).
"Penelitian yang kemarin baru akan selesai Juli atau awal September pas satu tahun. Baru dievaluasi secara menyeluruh," sambungnya.
Hal senada disampaikan juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi. Pemberian vaksin booster disebut Nadia akan menunggu selesainya uji klinis tahap ketiga vaksin Corona Sinovac.
Hingga kini, dr Nadia menegaskan vaksinasi Corona di Indonesia masih akan fokus menyelesaikan sasaran atau cakupan vaksinasi di dosis pertama dan kedua.
"Belum. Kita tunggu uji klinis tahap 3 selesai ya. Kita fokus dulu penyelesaian vaksinasi sampai dosis kedua untuk seluruh sasaran," beber dr Nadia saat dihubungi detikcom secara terpisah, Kamis (10/6/2021).
China juga disebut belum mengetahui kapan dosis vaksin booster akan diberikan, meskipun uji klinis vaksin suntikan ketiga Sinovac menunjukkan hasil awal yang baik di Fase II. Hal tersebut masih memperhitungkan studi lebih lanjut, terlebih sebagian besar antibodi warganya dinilai masih memiliki antibodi yang cukup baik.
"Data dari orang yang divaksinasi enam bulan lalu sekarang sedang dianalisis, dan hasil awal menunjukkan bahwa tingkat antibodi untuk sekitar setengah dari mereka masih baik," jelas Shao Yiming, seorang dokter terkemuka dan ahli imunologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan kepada media, dikutip dari Global Times.
https://maymovie98.com/movies/cheetah-on-fire/
5 Obat Bisul Alami yang Ampuh, Bikin Cepat Sembuh
- Bisul yang mengganggu bisa membuat aktivitas sehari-hari jadi tidak nyaman. Bisul muncul biasanya karena ada infeksi pada folikel rambut sehingga akhirnya kulit membengkak, terisi oleh nanah, dan menimbulkan nyeri.
Dikutip dari MayoClinic, bisul bisa muncul di seluruh permukaan kulit. Hanya saja area yang sering jadi tempat munculnya bisul adalah wajah, leher belakang, ketiak, paha, pantat, dan tempat lainnya yang mudah berkeringat serta dipenuhi rambut.
Pada umumnya bisul akan sembuh sendiri dalam kurun waktu sekitar dua minggu. Jangan coba-coba memecahkan bisul dengan paksa karena malah bisa membuat infeksi jadi lebih parah.
Bila bisul tak kunjung sembuh setelah dua minggu, terjadi di wajah yang memengaruhi penglihatan, terasa nyeri semakin hebat, memicu demam, atau kerap kambuh, maka sebaiknya segera temui dokter.
Berikut beberapa cara mengobati bisul agar cepat kempes:
1. Kompres hangat
Kompres hangat bisa membantu meredakan peradangan pada area bisul. Gunakan kain bersih yang telah direndam dengan air hangat pada bisul. Lakukan hal ini beberapa kali dalam sehari selama sekitar 10 menit.
2. Minyak pohon teh
Minyak pohon teh atau populer disebut tea tree oil merupakan obat bisul alami supaya cepat sembuh. Ini karena minyak pohon teh memiliki sifat antiseptik dan antiradang yang akan membantu mengurangi pembengkakan serta bakteri penyebab infeksi.
Gunakan minyak pohon teh dengan terlebih dahulu melarutkannya dengan campuran minyak zaitun atau minyak kelapa. Jangan gunakan minyak pohon teh langsung ke kulit karena malah bisa mengiritasi, memberikan efek seperti terbakar.
Gunakan campuran minyak pohon teh pada bisul sebanyak dua atau tiga kali sehari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar