Beberapa waktu lalu, vaksin COVID-19 telah tiba di Indonesia. Hal ini kembali memberikan harapan bagi masyarakat dalam mengendalikan pandemi virus Corona.
Saat ini di Indonesia jumlah kasus baru positif pada Kamis (10/12/2020) adalah 6.033 kasus, sehingga total kasus mencapai 598.933. Kasus sembuh mencapai 491.975, sedangkan kasus kematian tercatat 18.336 kasus.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa vaksinasi COVID-19 ini sangat penting. Hal ini bertujuan agar bisa terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok untuk mengatasi pandemi ini.
"Meskipun vaksinasi pada individu menciptakan kekebalan pada individu tersebut. terciptanya herd immunity merupakan hal yang penting karena terdapat beberapa anggota masyarakat yang tidak dapat memperoleh vaksin karena alasan tertentu," kata Prof Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/12/2020).
Herd immunity merupakan konsep dalam epidemiologi yang menggambarkan bagaimana orang secara kolektif bisa mencegah infeksi, jika beberapa persen populasi memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit.
"Kekebalan kelompok atau herd immunity itu bisa dicapai jika masyarakat yang sehat dan memenuhi kriteria melakukan vaksinasi. Sehingga dengan jumlah yang memadai, maka akan tercipta herd immunity sekaligus melindungi kelompok-kelompok yang tidak dapat vaksinasi," jelasnya.
https://movieon28.com/movies/lolita/
Deretan Kasus Pesta Seks yang Berujung Ledakan Penularan COVID-19
Lagi-lagi pesta seks dicurigai sebagai super-spreader COVID-19. Sebanyak 158 orang di California, Amerika Serikat diamankan polisi setelah diketahui menyelenggarakan pesta seks yang berujung pada peningkatan infeksi COVID-19.
Pesta tersebut dihadiri remaja yang berusia antara 16-22 tahun. Hampir 160 orang yang ditangkap di lokasi tanpa menggunakan masker.
Sebelumnya, acara ilegal ini telah diiklankan di media sosial Instagram dengan nama "Project Wet ND 'Wild'". Bahkan penyelenggara acara pun ikut ditangkap tepat di lokasi kejadian.
Penggerebekan pesta seks ini terjadi setelah Sheriff Alex Villanueva bersumpah untuk menindak acara yang berpotensi sebagai super spreader COVID-19. Pesta ini dilakukan di salah satu rumah kosong di lingkungan perumahan dan tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Pesta seks juga beberapa kali dikaitkan dengan terjadinya lonjakan kasus di sebuah wilayah. Beberapa kasus serupa sudah pernah terjadi dan menularkan virus ke banyak orang.
Dirangkum detikcom, berikut deretan kasus pesta seks yang berujung terjadinya lonjakan kasus penularan COVID-19.
1. Klaster pesta seks di Australia
Pada akhir September 2020, lonjakan kasus terjadi di Victoria, Australia, yang diduga terkait dengan klaster pesta seks di Kota Colac yang terletak sekitar 150 km barat daya Melbourne.
Pihak kepolisian Victoria baru diberitahu setelah pesta seks selesai diadakan pada 29 Agustus 2020. Para warga di sekitar wilayah tersebut dilaporkan emosi karena pesta seks tersebut, yang telah melanggar aturan perbatasan saat adanya lonjakan kasus.
Selengkapnya baca DI SINI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar