Sabtu, 19 Desember 2020

Jeff Bezos, Orang Terkaya Dunia yang Diramal Akan Bangkrut

 Jeff Bezos saat ini merupakan orang terkaya di dunia berkat Amazon. Perusahaan penjualan online terkemuka ini berhasil membuat Jeff Bezos memiliki kekayaan US$ 182 miliar. Kekayaan Bezos diramal bisa habis atau bangkrut dalam beberapa dekade yang akan datang.

Melansir Entrepreneur, Sabtu (19/12/2020), khususnya di halaman korporat Business of Fashion, seorang pendiri dan penasehat Retail Prophet untuk beberapa merek paling dihormati di dunia meramal akhir dari Amazon.


"Saya pikir dalam 10 tahun Amazon akan menurun dan hanya ada beberapa alasannya," tulis Stephens.


Para ahli menilai langkah Amazon yang mengikuti jejak perusahaan lain menjadi penyebab utama Jeff Bezos bangkrut. Stephens mencontohkan seperti yang dilakukan Walmart.


"Antara 1962 dan awal 2000-1n, Walmart memimpin bisnis ritel mengalahkan lusinan pesaingnya baik yang besar maupun kecil. Pada tahun 2010, Walmart telah membuka 4.393 toko yang mengejutkan lebih dari 3.000 di antaranya dibuka setelah tahun 1990," Stephens menjelaskan.


Setelah berhasil membuka banyak toko, Walmart pun akhirnya mengalami penurunan besar dalam kinerja penjualan di tahun 2015. Penurunan penjualan itu dikarenakan Walmart terlambat dalam menerapkan bisnis secara online.


"Penurunan itu menunjukkan bahwa perusahaan paling besar pun bisa jatuh," kata Stephens.


Dengan hal tersebut, Stephens pun menilai bisa terjadi bahkan bisa merugikan Jeff Bezos jika orang terkaya di dunia ini tetap mempertahankan model bisnis yang sama dalam jangka panjang.

Stephens menilai kebanyakan para pelanggan sekarang membeli suatu produk karena ingin produknya sampai dengan cepat, pelanggan juga saat ini membutuhkan pengalaman baru yaitu datang langsung ke toko dan menyentuh barang yang ingin dibelinya.


Selain itu alasan lain yang bisa membuat Amazon bangkrut adalah lingkungan kerjanya yang toxic dan migrasi mitra yang saat ini ke platform pengiriman lebih ramah.


Kombinasi faktor-faktor ii dapat menyebabkan Amazon menderita kerugian selama satu dekade berikutnya dan digantikan oleh perusahaan serupa lainnya yang menawarkan kondisi lebih baik bagi mitra, pekerja, dan pelanggannya.

https://cinemamovie28.com/movies/the-choice/


Dimodali Rp 15 T, Ini Nama Lembaga Dana Abadi RI


 Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah No.74 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi yang baru diteken per 14 Desember 2020 lalu. Dengan begitu, Indonesia siap punya lembaga khusus buat tampung dana asing secara mandiri.

Lembaga itu disebut Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF).


"Lembaga Pengelola Investasi akan mengelola dana investasi dari luar negeri dan dalam negeri sebagai sumber pembiayaan alternatif dan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dana jangka pendek," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis (17/12/2020).


LPI ini nantinya berfungsi mengelola investasi, dan bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang untuk mendukung pembangunan secara berkelanjutan.


Pemerintah juga telah memberi nama untuk lembaga ini. Terungkap bahwa lembaga ini telah diberi nama Indonesia Investment Authority.


Lembaga yang sepenuhnya dimiliki pemerintah Indonesia itu juga telah memperoleh dukungan modal awal sebesar Rp 15 triliun atau setara US$ 1 miliar.


"Pemerintah akan memberikan dukungan berupa penyertaan modal awal dari APBN Tahun 2020 sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Airlangga.


Pemenuhan modal LPI secara bertahap akan dilakukan hingga mencapai Rp 75 triliun atau setara dengan US$ 5 miliar di tahun 2021.


Dukungan modal ini diharapkan dapat membantu LPI dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, sesuai dengan 6 kewenangan yang diberikan, yakni:


1. Melakukan penempatan dana dalam instrumen keuangan;

2. Menjalankan kegiatan pengelolaan aset;

3. Melakukan kerja sama dengan pihak lain, termasuk entitas dana perwalian (trust fund);

4. Menentukan calon mitra investasi;

5. Memberikan dan menerima pinjaman; dan

6. Menatausahakan aset.


"LPI diharapkan memiliki fleksibilitas dalam melakukan investasi, manajemen yang profesional dan independen, serta mampu meng-capture appetite investor," tegasnya.

https://cinemamovie28.com/movies/jane/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar