Pria memang dikenal lebih agresif dan mudah bergairah saat bercinta dibandingkan wanita. Namun ada kalanya, wanita atau para istri kerap mengeluh ketika suami orgasme lebih dulu.
Ada beberapa faktor yang bisa membuat suami orgasme lebih dulu atau ejakulasi dini. Bisa faktor fisik, bisa juga faktor kejiwaan.
Hal-hal berikut seringnya tak disadari para wanita. Dikutip dari berbagai sumber, berikut 4 penyebabnya.
1. Rasa cemas berlebihan
Kecemasan tentang kinerja seksual atau tentang masalah kehidupan lainnya berpengaruh pada ejakulasi dini. Mengapa begitu?
"Kecemasan ini dapat membuat stimulasi berlebihan yang mengarah pada ejakulasi dini," sebut pakar dari Everyday Health.
2. Terburu-buru ingin 'menyenangkan pasangan'
Pria umumnya ingin menunjukkan kemampuan mereka saat bercinta. Tak jarang beberapa di antaranya menjadi terburu-buru dan berakhir ejakulasi dini.
3. Stres
Kondisi psikologis juga mempengaruhi ejakulasi dini. Stres menjadi salah satu faktor psikologis pria mengalami ejakulasi dini.
"Situasi stres membuat mereka ejakulasi lebih cepat," ujar ahli seks dari Amerika Serikat, Kerner, dikutip dari WebMD.
"Merasa tertekan dan frustrasi, dan cenderung menghindari keintiman seksual juga bisa menjadi salah satu penyebab ejakulasi dini," demikian dikutip dari WebMD.
4. Cekcok dengan pasangan
Pertengkaran yang dialami pasangan dapat menyebabkan rasa percaya diri menurun dan berkurangnya gairah dalam melakukan bercinta.
Jika dibiarkan berlarut larut, maka akan menjadi penyebab ejakulasi dini yang berkepanjangan.
Maka jika ada masalah, akan lebih baik untuk diselesaikan terlebih dahulu supaya tidak ada perasaan tertekan antara satu sama lain.
https://nonton08.com/movies/indecent-proposal/
Wabah Misterius Landa India, 300 Terinfeksi, 1 Tewas, Ini Gejalanya
- Baru-baru ini, ratusan orang dilaporkan terinfeksi dari penyakit 'misterius' di India. Hingga kini ada lebih dari 300 orang yang dinyatakan terinfeksi karena penyakit tersebut dan 1 orang meninggal dunia.
Dikutip dari New York Post, ratusan orang tersebut berakhir dirawat di RS. Namun, 180 orang di antaranya kondisinya membaik dan cukup sehat untuk pulang dari RS pada Senin kemarin.
Wabah penyakit tak dikenal ini melanda Eluru, India. Apa saja gejala yang dirasakan pasien-pasien tersebut?
Epilepsi, kejang
Kehilangan kesadaran
Mual dan muntah
Meski angka kasus positif Corona cukup tinggi di India, seluruh pasien yang terinfeksi penyakit ini dinyatakan negatif COVID-19. Selain itu, tes darah yang dilakukan sejauh ini tak menemukan bukti adanya infeksi virus lain seperti demam berdarah atau chikungunya.
"Setidaknya satu orang telah meninggal dan lebih dari 200 lainnya telah dirawat di rumah sakit karena penyakit misterius di negara bagian Andhra Pradesh, India selatan," menurut laporan setempat.
Bagaimana awal mulanya?
Penyakit misterius ini awalnya terdeteksi Sabtu malam di Eluru, Andhra Pradesh, India, pasien ditemukan mengalami gejala mual hingga kehilangan kesadaran. Salah satu pasien berusia 45 tahun dirawat di RS dengan mengidap gejala yang mirip epilepsi dan mengeluh gejala mual, meninggal dunia pada Minggu malam, demikian lapor kantor berita Press Trust of India.
Dikutip dari CNN, pasien yang meninggal dunia disebut karena serangan jantung, para pejabat mengatakan kematian tersebut tampaknya tidak terkait dengan penyakit tak dikenal ini.
Awalnya, petugas mencurigai adanya kontaminasi air, karena semua pasien ditemukan memiliki sumber air yang sama. Namun, pejabat setempat mengesampingkan kemungkinan tersebut.
"Kami mengesampingkan pencemaran air atau polusi udara sebagai penyebabnya setelah petugas mengunjungi daerah-daerah di mana orang jatuh sakit," kata Menteri Kesehatan negara bagian Andhra Pradesh.
"Ini adalah penyakit misterius dan hanya analisis laboratorium yang akan mengungkapkan apa itu," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar