Kondisi cuaca dan lingkungan yang kurang sehat bisa menjadi sebagian faktor yang menyebabkan munculnya rasa gatal di bagian tubuh. Terkadang gatal-gatal tersebut bisa menimbulkan ruam kulit yang tidak enak untuk dilihat.
Ruam merupakan perubahan di bagian kulit yang terlihat menonjol dan biasanya memiliki warna kemerahan. Namun ternyata banyak faktor lain yang bisa menyebabkan gatal-gatal dan munculnya ruam di kulit lho.
Apa saja sih sebenarnya faktor-faktor penyebab ruam kulit? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Medical News Today:
Penyakit Eczema
Merupakan penyakit yang menjadi faktor utama dari ruam kulit pada kebanyakan balita dan anak-anak. Penyakit ini bisa disebabkan oleh alergi rhintis, alergi makanan, asma, dan kelainan genetik.
Alergi Kontak
Barang, tanaman, dan berbagai produk sehari-hari yang kita temui bisa menjadi faktor penyebab ruam. Biasanya benda-benda tersebut memiliki kandungan kimia, yang menyebabkan orang-orang dengan kulit sensitif mengalami gatal. Nama kedokteran dari alergi ini adalah allergic contact dermatitis.
Panas
Panas juga bisa menjadi faktor penyebab ruam kulit, hal ini terjadi karena kelenjar keringat tertutup akibat panas. Hal itu menyebabkan inflamasi dan tonjolan merah yang muncul menjadi ruam.
Gigitan Kutu dan Infeksi Cacing
Kutu Kasur (Bedbug) dan Tungau (Scabies Mite) dapat menggigit kulit serta menyebabkan ruam jika kita berada di lingkungan yang tidak bersih. Beberapa orang juga bisa terinfeksi dengan cacing cincin (Ringworm) dan menyebabkan ruam kulit yang cukup parah.
Itulah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab ruam kulit. Jika ingin tahu lebih lanjut apakah ruam di kulit hanya diakibatkan oleh terik matahari atau infeksi serius dari cacing, bisa bertanya langsung lewat layanan GrabHealth di aplikasi Grab.
Di aplikasi Grab kamu bisa konsultasi langsung dengan dokter-dokter profesional untuk tahu penyebab ruam tersebut.
Selain konsultasi, Anda juga bisa membeli obat dan produk kesehatan yang berasal dari 300 lebih apotek resmi berlisensi. Apalagi, saat ini ada promo 30 persen untuk beli produk kesehatan yang bisa langsung diantar oleh pengemudi Grab ke tempat Anda.
Rp 72 Miliar untuk 'Influencer' Vs Anggaran untuk Menemukan Virus Corona
Rencana pemerintah menganggarkan Rp 72 miliar untuk menyelamatkan pariwisata dari dampak virus corona menuai pro dan kontra. Dana tersebut antara lain untuk menyewa jasa influencer.
Di satu sisi, sektor pariwisata memang perlu diselamatkan setelah babak belur terdampak wabah virus corona. Namun di sisi lain, Indonesia belum menemukan satupun kasus positif virus corona COVID-19.
Menurut Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Prof Ascobat Gani, memperkuat skrining untuk menemukan kasus virus corona di 135 titik masuk Indonesia tidak kalah pentingnya dibanding memperkuat pariwisata.
"Surveilans dulu deh kalau ada kasus cepat kita temukan, kita isolasi supaya tidak menyebar. Fokus ke sana dulu," kata Prof Ascobat kepada detikcom, Rabu (26/2/2020).
Namun Prof Ascobat mengingatkan bahwa menemukan kasus dan menyelamatkan pariwisata adalah dua hal yang berbeda. Pencarian kasus dananya dari Kementerian Kesehatan, sedangkan untuk pariwisata lebih bersifat investasi.
Pendapat senada juga disampaikan pakar biologi molekuler dari Eijkman Institute, Prof Amin Soebandrio. Menurutnya, memperkuat pariwisata maupun surveilans sama-sama penting dan harus dilakukan.
"Di satu sisi surveilans penting untuk meyakinkan internasional termasuk para wisatawan bahwa Indonesia memang aman," jelasnya.
https://indomovie28.net/astro-boy-tetsuwan-atom-episode-1/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar