Minggu, 19 Juli 2020

Penting untuk Cegah Corona, Ini Aturan Pakai Masker Saat Olahraga

Olahraga termasuk aerosol generated procedure (AGP) sehingga rentan menularkan virus Corona COVID-19. Terlebih jika dilakukan di dalam ruangan dengan sirkulasi udara terbatas.
Salah satu pencegahan paling utama adalah dengan menggunakan masker. Namun perlu diingat, pakai masker saat olahraga juga ada aturannya.

"Masker mengganggu metabolisme tubuh saat intensitas 80-85 persen denyut nadi maksimal. Artinya intensitas tinggi," jelas dr Anita Suryani, SpKO, seorang praktisi kesehatan olahraga, dalam perbincangan di channel YouTube BNPB, baru-baru ini.

Dijelaskan dr Anita, secara umum intensitas olahraga dibagi menjadi 3 kategori yakni rendah, sedang, dan tinggi. Secara subjektif, intensitas olahraga bisa dikenali sendiri dengan tanda-tanda sebagai berikut:

Sedangkan secara objektif, dokter menilai intensitas olahraga berdasarkan persentase denyut nadi maksimal. Pada tiap orang, denyut nadi masksimal berbeda-beda berdasarkan usia.

"Misal aku usianya 30 (tahun). Denyut nadi maksimal aku 220 kurang 30. 190 (beat per minute atau bpm)," jelas dr Anita.

Intensitas sedang, menurut dr Anita, berada pada rentang 60-80 persen denyut nadi maksimal. "Kalau di buku, exact-nya 65-75 persen (denyut nadi maksimal)," tegasnya.

Pada rentang ini, masker AMAN digunakan. Sedangkan pada intensitas tinggi, yakni 80-85 persen denyut nadi maksimal, penggunaan masker bisa mengganggu metabolisme.

"Kalau gowes, biasanya pas tanjakan," kata dr Anita.

Saran dr Anita, sebaiknya berolahraga pada intensitas ringan-sedang agar tetap aman pakai masker dan bermanfaat bagi sistem imun. Olahraga dengan intensitas berat kurang dianjurkan untuk tujuan menjaga kebugaran.

9 Cara Membersihkan Karang Gigi Sendiri di Rumah

Pernahkah memperhatikan gigi Anda tampak lebih kusam dan kuning? Warna kekuningan itu berasal dari karang gigi. Karang gigi adalah plak yang telah mengeras pada gigi.
Kalau tak dibersihkan, lama-kelamaan karang gigi menumpuk di gigi atas dan di bawah gusi. Kondisi ini bisa merusak gigi dan sangat tidak enak dilihat. Mau ke dokter gigi namun khawatir COVID-19. Dalam kondisi seperti ini Anda bisa membersihkan karang gigi sendiri di rumah.

Berikut cara membersihkan karang gigi sendiri di rumah dilansir Webmd dan Healthline:

1. Sikat gigi secara teratur, dua kali sehari masing-masing selama 2 menit.
Gunakan sikat dengan bulu lembut yang cukup kecil untuk masuk ke mulut Anda. Pastikan untuk memasukkan permukaan yang sulit dijangkau di belakang gigi Anda dan pada geraham belakang Anda.

2. Pakai Sikat Gigi Elektrik
Studi telah menemukan bahwa sikat gigi elektrik, dapat menghilangkan karang gigi lebih baik daripada model manual. Namun pakai sikat gigi elektrik yang telah menjalani uji kontrol kualitas dan keselamatan yang ketat.

3. Pilih Pasta Gigi Fluoride
Fluoride akan membantu memperbaiki kerusakan email atau lapisan luar gigi. Beberapa produk memiliki zat yang disebut triclosan yang melawan bakteri dalam plak.

4. Benang Khusus Gigi
Seberapa keras kamu menyikat gigi, benang gigi adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan karang gigi di antara gigi Anda dan menjaga tartar keluar dari area yang sulit dijangkau ini. Tartar adalah lapisan plak yang mengeras.

5. Kumur Setiap Hari
Gunakan obat kumur antiseptik setiap hari untuk membantu membunuh bakteri yang menyebabkan karang gigi.

6. Perhatikan Asupan Makanan
Bakteri di mulut Anda tumbuh subur pada makanan manis dan bertepung. Saat mereka terpapar pada makanan itu, mereka melepaskan asam berbahaya. Cobalah makan makanan yang sehat dan batasi jumlah makanan manis dan makanan ringan yang Anda makan. Setiap kali Anda makan, Anda juga memberi makan bakteri di mulut Anda.

Anda tidak harus berhati-hati dengan permen atau camilan di antara waktu makan. Sikat dan minum banyak air selama dan setelah makan.
https://kamumovie28.com/cast/pawel-hajnos/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar