Minggu, 12 Juli 2020

Sebaran 1.681 Kasus Baru Corona di Indonesia Per 12 Juli

 Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Hari ini ada 1.681 kasus baru positif sehingga total sudah 75.699 kasus. Hingga Minggu (12/7/2020), ada sebanyak 35.638 pasien sembuh dan 3.606 meninggal dunia.
"Kita dapatkan hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.681 orang, sehingga akumulasi totalnya menjadi 75.699," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Minggu (12/7/2020).

Berikut detail sebaran virus Corona di Indonesia per 12 Juli:

Jawa Timur: 518
DKI Jakarta: 404
Sulawesi Selatan: 173
Kalimantan Selatan: 77
Jawa Tengah: 70
Papua: 63
Jawa Barat: 50
Sumatera Selatan: 49
Bali: 48
Kalimantan Tengah: 39
Sumatera Utara: 39
Nusa Tenggara Barat: 30
Sulawesi Utara: 23
Kalimantan Timur: 17
Gorontalo: 14
Banten: 12
Maluku: 10
Maluku Utara: 8
Aceh: 7
Sumatera Barat: 6
Kepulauan Riau: 5
Papua Barat: 4
Sulawesi Barat: 4
Kalimantan Barat: 3
Lampung: 3
Sulawesi Tenggara: 2
Bengkulu: 1
DI Yogyakarta: 1
Riau: 1

Tambah 1.681 Kasus Baru, Ini 5 Provinsi Nihil Kasus Baru Corona Per 12 Juli

 Indonesia kembali mencatatkan penambahan kasus virus Corona COVID-19. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus.
Hingga Minggu (12/7/2020) sudah ada 75.699 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, ada 35.638 pasien yang sembuh sementara 3.606 lainnya meninggal dunia.

Berikut wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 12 Juli.

Bangka Belitung

Jambi

kalimantan Utara

Sulawesi Tengah

Nusa Tenggara Timur

Sedangkan wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

1. Jawa Timur = 518 kasus

2. DKI Jakarta = 404 kasus

3. Sulawesi Selatan = 173 kasus

4. Kalimantan Selatan = 77 kasus

5. Jawa Tengah = 70 kasus

Kasus Baru Virus Corona Tambah 1.681 Per 12 Juli, Total 75.699

 Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia terus meningkat. Hingga Minggu (12/7/2020), akumulasi kasus positif bertambah 1.681 orang sehingga totalnya 75.699.
Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 35.638 dan yang meninggal menjadi 3.606.

Berikut ini detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada Minggu (12/7/2020):

1. Jumlah kasus positif bertambah 1.681 menjadi 75.699.
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 919 menjadi 35.638.
3. Jumlah pasien meninggal dunia bertambah 71 menjadi 3.606.

Data tersebut merupakan akumulasi yang tercatat hingga pukul 12.00 WIB hari ini.

Sebelumnya pada Sabtu (11/7/2020), jumlah akumulatif kasus positif corona di Indonesia berada di angka 74.018, dengan 34.719 di antaranya sembuh dan 3.535 meninggal.

Bioskop Dibuka Tanggal 29 Juli, Dokter Singgung Risiko Corona di Udara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperbarui informasi mode transmisi atau penularan virus Corona COVID-19. Transmisi lewat udara atau airborne disebut kemungkinan dapat terjadi di ruangan yang tertutup dan ramai.
Transmisi lewat udara virus corona ini melibatkan droplet atau percikan liur dengan ukuran kecil (mikrodroplet) yang bisa keluar dari mulut saat berbicara, bersin, batuk, atau bernyanyi. Droplet dengan ukuran kecil tidak langsung jatuh ke tanah, bisa bertahan lebih lama di udara lalu terhirup oleh orang lain.

Terkait hal tersebut, beberapa ahli menyoroti rencana bioskop di Indonesia yang akan mulai buka tanggal 29 Juli.

Dr dr Erlina Burhan, MSc, SpP(K), dari Satgas Waspada dan Siaga NcoV, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), mengatakan bioskop jadi salah tempat berisiko terjadinya penularan Corona lewat jalur airborne. Ia berpesan agar rencana pembukaan bioskop di tengah pandemi ditunda dulu.

"Harus ditunda. Bioskop kan ruangan yang tertutup, menonton bioskop 2 jam, kalau ada satu orang terinfeksi Corona dan mengeluarkan droplet akan menular ke orang lain. Saat ini risiko peneluran virus Corona melalui airbone sangat tinggi." ucap dr Erlina saat dihubungi detikcom pada Minggu (12/7/2020).

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Agus Dwi Susanto SpP (K),FISR,FAPSR, juga mengutarakan hal serupa. Ia berharap agar pengelola bioskop dapat berkoordinasi untuk mencegah korban COVID-19 semakin bertambah banyak.

"Tempat yang tertutup sangat risiko penularan COVID. Saya khawatir risiko penularan bisa terjadi di bioskop, apalagi bioskop ruangan tertutup," ujarnya saat dihubungi terpisah.

Para pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) diketahui menggelar rapat penentuan pembukaan bioskop pada Jumat (10/7/2020), bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Hasilnya bioskop akan tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Betul (tetap buka) tanggal 29/7/2020," kata Ketua GBPSI Djonny Syafruddin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar