Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi selama 14 hari. Alasannya karena data menunjukkan ada risiko wabah virus Corona COVID-19 kembali memburuk bila PSBB transisi dilonggarkan atau bahkan diakhiri.
Anies menjelaskan tingkat kasus positif (positivity rate) di DKI Jakarta sebelumnya sudah di bawah lima persen. Namun belakangan angka tersebut naik menjadi 5,9 persen.
"Jadi selama 5 minggu kita berada di dalam zona aman secara rekomendasi WHO, di bawah 5 persen. Tapi di pekan terakhir ini, positivity rate kita meningkat menjadi 5,9 persen. Artinya, kita harus lebih waspada," kata Anies dalam siaran di kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (16/7/2020).
Anies juga menyebut data melihat ada peningkatan angka penggunaan tempat tidur di rumah sakit dan tingkat penularan virus Corona di DKI Jakarta
"Jadi berdasarkan 3 komponen ini, berdasarkan data tadi, maka akan amat berisiko apabila kita melonggarkan fase I PSBB transisi ini dan masuk ke fase II. Karena itu, kami di DKI Jakarta, Gugus Tugas memutuskan untuk kembali memperpanjang fase I PSBB transisi ini sampai 2 pekan ke depan sebelum beralih ke fase II," ungkap Anies.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sempat memberikan pedoman bagi wilayah-wilayah yang sedang mempertimbangkan kapan saat yang tepat melonggarkan atau mengakhiri upaya pembatasan sosial. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut ada 6 syarat yang harus dipenuhi.
Berikut penjelasannya:
1. Kondisi penularan penyakit sudah bisa dikendalikan.
2. Sistem kesehatan sudah mampu mendeteksi, mengetes, mengisolasi, dan melakukan pelacakan terhadap semua kontak dekat kasus positif.
3. Risiko di lokasi rawan seperti panti jompo bisa diminimalisir.
4. Sekolah, kantor, dan lokasi penting lainnya bisa dan sudah menerapkan upaya pencegahan.
5. Bisa menghadapi risiko kasus impor.
6. Masyarakat benar-benar sudah teredukasi, terlibat, dan disiplin untuk hidup dalam kondisi normal yang baru.
Omas Meninggal Dunia, Ini 4 Artis yang Juga Berpulang dengan Riwayat Diabetes
Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Pelawak Omaswati atau biasa dikenal dengan sebutan Mpok Omas meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020).
Menurut Ernie keponakannya, Omas mengidap penyakit gula atau diabetes sebelum meninggal. "Iya penyakit gula," jelas Ernie.
Penyakit gula atau kerap disebut diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika tubuh tak lagi mampu mengontrol kadar gula atau glukosa dalam darah. Jika tidak dikontrol, diabetes dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi penyakit di kemudian hari.
Selain Omas, ada sederet nama artis yang juga pernah berjuang melawan diabetes sebelum akhirnya tutup usia. Dirangkum detikcom, berikut 4 artis yang meninggal dengan riwayat penyakit tersebut.
1. Papa T Bob
Pekan lalu, Jumat (10/7/2020), pengarang lagu anak-anak, Papa T Bob meninggal dunia di usia 59 tahun.
Sebelumnya, Papa T Bob dikabarkan memiliki riwayat penyakit diabetes. Kondisi ini disampaikan oleh Tina Toon pada April lalu.
"Diabetes. Aku dikabarin sudah minggu-minggu ini. Sekitar Rabu atau Kamis gitu kan masuk rumah sakit pas hari Kamis," kata Tina Toon kepada detikcom, April silam.
2. Pelawak Djudjuk Srimulat
Salah satu pelawak legendaris 'Srimulat', Djudjuk, meninggal dunia pada Februari 2015. Dikabarkan sebelum meninggal, Djudjuk memiliki riwayat berbagai macam penyakit dan salah satunya adalah diabetes.
"Beliau komplikasi penyakit diabetes dan kanker," ucap Polo, rekan Djudjuk di Srimulat.
Djudjuk meninggal di usia 67 tahun di Rumah Sakit dr Sardjito, Yogyakarta.
3. Presenter Tata Dado
Presenter Safei Salifan Dado atau lebih dikenal dengan nama Tata Dado meninggal dunia di usia 47 tahun pada Maret 2013.
Sebelum meninggal, Tata Dado mengalami komplikasi diabetes yang membuatnya terkena stroke pada 2011.
4. Oon Project Pop
Muhammad Fachroni atau dikenal dengan nama panggilan Oon 'Project Pop' tutup usia pada Jumat (13/1/2017) pagi di kediamannya. Ia meninggal di usia 44 tahun.
Diketahui Oon mengidap diabetes sejak usia 28 tahun. Ia pun meninggal akibat komplikasi diabetes yang diidapnya.
Kondisi yang dialami Oon diperparah dengan adanya vonis komplikasi jantung, liver, ginjal, dan diabetes.
https://cinemamovie28.com/cast/nathanael-saleh/feed/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar